
Bab 14.
Kinara yang baru sampai didepan rumah nya langsung bergegas masuk beristrahat sejenak badan nya sunguh lelah bukan cuman badan nya saja tapi juga batin nya.
Kinara yang melihat tawa bahagia keluarga nya berhenti sesaat, dia melihat tawa yang begitu bahagiaa " emm seperti nya apa yang ku lakukan dengan kalian , tetap saja tidak berarti bagi kalian." Gumam kinara tidak terasa air mata nya jatuh saat mengatakan hal itu.
Kinara melangkah menaiki tangga tiba tiba langkah nya terhenti karena belaa memanggil nya, kinara menoleh kearah kakak nya itu.
" ada apa kak ?" Tanya kinara yang sudah berada didepan keluarga nya itu.
" emm apa bisa kau mengambilkan ku air aku sangat haus." Pintah bella
" mengapa harus aku ? Dirumah ini memiliki pembantu kenapa kakak menyuruhku ?." Tanya kinara
" mareka sibuk, tinggal kau ambilkan saja kan,kau mengambil kan air kakakmu tidak membuat tanganmu patah kan ?, jadi pergilah mengambil air untuk kakakmu." Sahut sinta ibu kinara.
" emm baiklah tunggu disini." Jawab kinara
Dia tidak bisa membanth perkataan ibu nya , jika dia melawan tanganlah yang langsung melayang dipipi nya, jadi dia lebih memilih mengalah dari pada harus berdebat dengan ibu nya.
Kinara yang hendak pergi mengambilkan minum tiba tiba bella memanggil nya lagi " Ada apa lagi kak?." Tanya kinara
" emm seklian kau buatkan makan untuk ku aku sangat lapar dari tadi aku belum makan." Ucap bella dengan nada lemas
Sinta yang mendegar anak kesayangn nya belum makan langsung mendekatin bella " kenapa kau belum makan sayang jika kau sakit ibu lebih sakit jika harus melihat putri ibu sakit." Sahut sintaa
" iya sayang kenapa kau belum makan , cepatlah kau buatkan kakak mu makanan agar dia tidak sakit." Sahut ditto yang ikut membelai rambut pendek bella.
Kinara yang melihat drama didepan mata nya pun langsung menunduk kan kepala nya dia benar benar merasa iri terhadap kakak nya itu, soo dia dari tadi juga belum mecantap makanan jangan makanan minuman saja dia tidak melihat nya
Ketika dia ingin makan sinta langsung menyuruhnya pergi keperusahan devan, dan ketika dia pulang dia juga tidak sempat singah untuk makan, tapi ibu dan ayah nya tidak bertanya sedikitpun tentag nya.
" Haii sampai kapan kau berdiri disitu, cepat buatkan makanan kakak mu." bentak sang ibu membuat kinara terkejud dari lamunan nya.
" maaf ." Hanya kata itu yang bisa kinara keluarkan , setelah itu dia pergi kedapur untuk membuatkan makanan untuk bella
Disisi lain devan yang baru keluar dari mobil mewah nya langsung meyamperi momy nya.
" hello mom." Sapa devan langsung memeluk momy nya
" halloo nyonya." Sapa sektris dia yang sedikit menundukan badan nya.
" hallo sayang, hallo nak." Jawab ranti
" kapann pesawat momy akan berangkat ?, mengapa harus memakai pesawat campur, momy pakai pesawat peribadi devan saja." Sahut devan
" tidak, momy memakai pesawat ini saja , sayang momy sudah memesan tiket nya lalu dibuang bergitu saja." Jawab ranti
" bila perluh aku membeli seribu tiket dan devan membuangnya itu tidak akan membuat uang devan berkurang." Sombong devan
PLATAKKKK
" AWWW ." pikik devan sambil mengelus kepala nya yang baru saja kena cetokan sang momy nya.
" makannya jika bicara disarin terlebih dahulu jangan asal ceplak saja." Ucap ranti membuat rian tertawa kecil melihat tingkah atasan nya dengan ibu nya.
" lohh kenyataan nya mom, momy mau berapa devan berikan perluh bendara ini devan belikan untuk momy." Sahut devan
Belum sempat ranti memukul ana nya dengan secapat kilat devan menghindar dari serangan momy nya itu.
" ternyata jiwa mafia dalam diri momy tidak hilang." Tawa kecil devan
ranti dan wijaya ayah devan adalah mantan mafiaa berkelas, siapaa yang tidak mengenal sosok sepasang suami mafia itu, jadi tidak heran jika devan seorang mafia \* jika ada waktu saya buat cerita tentang dedy dan momy nya devano yaa\*
\*soo lanjut\* ranti yang mendegar ucapan anak nya langsung tertawa kecil begitu juga dengan sktris rian.
Asik tertawa tiba tiba pesawat yang ditumpangin ranti
Sebentar lagi akan berangkat, ranti langsung bergegas untuk naik didalam pesawat itu.
" momy berangkat sayang,jaga dirimu baik baik jika urusan momy sudah kelar disana momy akan menetap tinggal bersama mu disini." Ucap ranti kepada anak kesayangan nya.
" it is oky, momy jaga diri baik baik anak buah ku akan selalu menjaga momy 24 jam, jadi momy tidak perluh lagi meyuruh anak buah momy yang harus menjaga momy." Jawab devan dan di iya akan oleh ranti
" rian jaga dirimu baik baik, dan salam untuk job." Ucap ranti kepada sktris rian
" baik nyonya, dan nyonyaa juga." Balas rian dan di iya kan oleh ranti
Tinggallah dua lelaki tampan itu masih setia berdiri, tidak sengaja rian melirik devan dan devan juga tidak sengaja melirik rian,terjadilah drama tatapan soswett antara sktris dan atasa nya.
UWEYYYYY anggap aja surasa muntah ^ \_^
Devan langsung menendang kaki sektris rian " kau membuatku mual sialan." Sahut devan
" awww, anda kira anda saja tuan , saya juga merasakn mual." Ngegas rian yang merasa marah pada atas nya itu sembarang tendang.
"Terus tadi kau ngapain memandangku seperti itu ?." Tanya devan
" lalu mengapa anda membalas tatapan saja tuan." Tanya balik rian
Devan yang mendgr pertanyaan sktris nya langsung menendang kaki rian " AKU MUAL MELIHAT MUKA MU." ngegas devan yang langsung melangkah pergi dari tempat itu
Sedangkan rian , dia meringis kesakitan devan menendang kaki nya dua kali ditempat yang sama " jika dia bukan atasan ku sudah kubunuh." Gumam rian sambil mengikuti langkah kaki devan.
Sedangkan kinara yang baru selesai membuat makanan untuk bella langsung mengantar makan, tapi tiba tiba hp nya berdering dia melihat hp yang terletak disamping tangan nya Dia menaruh makan itu diatas meja, lalu dia menerima panggil itu.
"Hallo." Ucap kinara
" hallo rin, kau dari mana saja aku ngecat kau tidak balas." Sahut yuli dari serbang sana
" sorry aku sibuk hari hari ini jadi tidak sempat membuka hp dan membalas pesanmu."jawab kinara
"Ahh kau serius, jangan bohong, kau jangan sembunyin apapun dariku." Sahut yuli
" tidak ada yang menyuruhmu percaya padaku." Jawab kinara singkat, yaa dia tidak ada kata kata lain dia harus bersiap seperti biasa agar yuli tidak mencurigakan diri nya.
" isss kau lah, besok kita buat konten sudah lama kita tidak buat konten."ucap yuli
"Aku masih sibuk lain kali saja jika aku sudah tidak sibuk." Tolak kinara
" baiklah kalo begitu semangat jika ada sesuatu beri tau aku." Jawab yuli
" sudah tidak ada lagi aku matikan yaa aku masih bayak kerjaan." Sahur kinara dan di iya kan oleh yuli, sambungn tlpon itu terputus
" sorry yul gue sudah sekian kalinya bohong sama lu." Gumam kinara,setelah itu dia langsung mengantarkan makanan itu untuk bella tidak lupa dia memasukan hp nya dikantong baju nya.
Sampai nya kinara langsung memberikan makan itu " ini makanan nya kak." Beri kinara
" emm mksih rin." Ucap bella
" okh nga ada lagi kan ?,jika tidak ada aku ingin kekamar untuk istrhat." Ucap kinara pada keluarga nya itu.
" emm yaa kau harus bayak bayak istrhat karena besok adalah hari sepsiall mu, ayah tidak ingin mendegar jika kau sakit." Ucap ditto dan di iyakan oleh istri tercinta nya.
" emm baiklah." Jawab kinara yang langsung meninggalakn tempat itu.
Sampai nya dikamar dia langsung menjatuhkan badan ramping nya dikasur tersayang nya.
" kita akan berpish, doain aku biar aku bisa melaluin ini." Ucap kinara kepada kasur sekligus bantal kesayangnya.
Tidak butuh berapa menit kinara sudah ralut dalam tidurnya dan terlihat air bening jatuh dari pelupuk matanya.
*********
Dimalam hari nya kinara kebangun dari tidur nya, dia merasa haus dia berajak dari tempat tidur nya lalu keluar kamar untuk mengambil air dingin dilemari es nya.
Ketika kinara melewatin kamar orang tua nya langkah nya terhenti, dia mendegar pecakapan antara ayah nya dan ibu nya.
Kinara yang penasaran langsung mendekatin kuping nya dengan pintu ayah nya kebetulan pintu itu tidak tertutup jadi suara nya sangatlah jelas.
Kinara yang mendegar ucapan ayah dan ibu nya hati nya seperti ditusuk beribu paku.
" segitu bencii itukah mareka padaku ?" Lirik kinara
" apa salahku tuhann, mengapa mareka sangat membenciku." Lanjut kinara dia langsung masuk kedalam kamar nya tentang haus ? Dia sudah tidak memikir itu lagi yang ada dalam pikiran nya saat ini adalah mengapa orang tua nya setegah itu pada nya.
Flasback on
Ketika kinara melewatin kamar orang tua nya tidak sengaja mendegar percakapan mareka.
" syang tidak bisa begitu,dia yang telah meyelamatkan perusahanku." Ucap lembut ditto pada sinta
" iya aku tau sayang, tapi aku tidak ingin dia berkuasa terhadap perusahan nya, aku ingin bella yang akan mengambil ahli perusahan itu, sampai kapanpun aku tidak rela jika kinara mendapatkan warisan itu." Jawab sinta
" baiklah itu terserah mu saja yang penting kau dan bella hidup dengan damai." Sahut ditto yang sambil memeluk istri tercinta nya.
Mengapa sinta sangat membeci kinara apakah benar kinara anak kandung nya atau bukan, jika kinara anak kandung nya mengapa diri nya sangat membenci anak yang keluar dari rahim nya sendiri.
Flasback off
Kini kira duduk dibelakang pintu kamar nya, perbuatan apa yang dia lakukan hinggah keluarga nya sangat membeci nya.
Apapun yang kinara lakukan tidak berarti dalam hidup keluarga nya, padahal dia sangat berharap kedua orang tua nya berubah pada nya.
Dia menerima menjadi wanita simpanan itu demi keluarga nya dan sekrang mareka sama sekali tidak mengucapakn kata terimaksih bahakn mareka merencakan agar dia tidak mendapat warisan, padahal dia tidak membutuhkan itu yang dia butuhkan kasih sayang mareka bukan ini yang dia inginkan .
Kinara yang masih setia melihat foto orang tua nya sesekali air mata nya jatuh dialbum itu.
" salah kinara apa bu , mengapa ibu sangat membeci kinara, apa kah aku bukan anak kandungmu, sehinggah kau sangat membenciku." Lirih kinara yang menatap foto ibu nya.
" yah, mengapa kau begitu jahat padaku, kau cinta pertamaku tapi kenapa kau tegaa melakukan ini padaku, aku tidak tau harus berbuat apa aku sungguh bingung, aku merasa diri ku sudah lelah dengan ini semuaa, aku merasa jika aku bukan anak kalian." Lirih kinara sambil menjatuhkn kepala nya dialbum itu dengan berderai air mata.
Kinara yang masih menngis diatas album itu dia tertidur dengan hati yang terluka, Bagaimana tidak satu hari pul dia selalu menangis bagai mana dia tidak lelah.
*jangan lupa tinggalkan jejak dan selalu beri dukungan authorr*😄😉