NARAKU

NARAKU
BAB 52



BAB 52.


"....." Tidak ada sahutan dari Rian, dia merasa Jika wanita didepan nya sangtlah susah untuk dikalahkan.


"Mengapa kau diam??,Benar kn JIKA TUANMU SEORANG IBLISS DAN TIDAK PANTAS DISEBUT MANUSIAA!!!" ucap Yuli penuh penekanan.


Devan yang mendapatkan kata kata pedas dari wanita dihadapannya cuman bisa diam dan merenung dengan semua kesalahan yang pernah dia lakukan pada wanita yang sangat mencintai diri nya.


"Mengapa kau begitu bodoh Devan!!,mengapa kau begitu bodoh telah menyia Yiakan wanita yang berhati Malaikat!!" Bantin Devan yang terus menerus menentikan air mata.


Yuli yang melihat lelaki dihadapan nya cuman Bisaa menahan amarah,, dia harus bisa menahan nya karnaa dia menyadari jika saat ini dia berada dirumah sakit, Dan dia juga haruss sabar dan selalu berdoaa agar Operasi Kinara berjalan dengan lancar tampa ada hambatan sedikit pun.


Yuli berjalan menuju ruangan opersi Dan menunggu kinara dikursih yang terletak disana,Sedangakn devan dan Rian tetap diposisi yang samaa,,Devan menjatuh kan Diri nya dikursih kecil yang terletak disana,Fikiran nya selalu menuju pada Sang istrii, Dia berjanji ketika Kinara telah pulih dia akan mencintai dan menyayangin Sang istri dengan tulus dan akan berjanji selalu ada disamping nya duka maupun suka.


Devan mengingat sesuatau.


"Rian,Apa kau sudah mencari tau siapa yang telah menabrak Naraku??" Tanya Devan.


Rian yang mendegarkan ucapan Devan saat Devan mengucapkan kalimat NARAKU, Hanya bisa tersenyum kecil,Dia senang Jika Devan mulai mencintai Kinara.


"Sudah Tuan,Pelaku Tidak sengaja menabrak Nyonya muda,sang pengemudi dengan keadaan mabuk,Sekarang dia berada diSell penjara."jawab Rian.


"Kau sudah tau kan Tugasmu!!"ucap devan.


"Iya Tuan!"Jawab Rian,Rian mengambil ponsel dalam saku celanannya dan mengiriim pesan sesuatu pada seseorang.


Devan berdiri dari duduk nya Saat mendegar Opersi akan segera dilakukan,Devan dan rian berjalan keruangan tersebut dan duduk disana yang posisi nya berhadapan dengan Yuli,Tidak lama lampu operasi menjadi Merah tanda operasi telah dimulai.


Devan,Yuli dan juga Rian Selalu berdoaa agar Operasi nya berjalan dengan lancar,Devan mengingat semuaa apa yang dia lakukan pada kinara kesalahan demai kesalahan telah dia buat pada sang istri,Dia mengingat saat dimana Mareka melakukan hubungan intim Devan sangat merasakan senang saat Dirinya lah Orang pertama yang telah melakukan *** Dengan kinara,Dan dia juga mengingat saat Kinara memanggilnya makan dan disaat Devan memeluk Tubuh ramping sang istri,Tidak lama bayangan wanita yang sangat dia benci muncul dibayangan nyaa,Wanita itu yang telah meracuni Fikiran Devan agar terus menerus membenci Kinara.


Sedangakn Rian yang terus menatap pintu kamar operasi tersebut dengan perasaan gelisaa,Tidak lama Seseorang mengirim pesan pada nya,Degan cepat Dia meraih ponsel yang terletak dikantung celanannya.


*SIX*


"Baik Tuann!!"Jawab sang bawahan yang bernama Six,


*Rian*


"Bagus,Jika dia melawan tampar saja!!"


*Six*


*Riian*


(Reed).


Dia kembali Menaruh ponsel nya.


...----------------...


DiLain sisi Ditto,Bella dan sinta berada dirungan tamu,Mareka sedang bercanda tawa sangat bahagiaa Diatas penderitaan Kinara.


Bella yang berada didepan pulukan sang ayah,Yaa bella sangat manja pada sinta dan Sinta,,Bella sangat menikmati kehangat yang derebut dari Kinara.


Tapi ini belum cukup bagi Bella,dia ingin merebut Devan dari Kinara,Entah mengapa bella sangat benci pada wanita itu,,dia selalu berusaha meksimal Mungkin agar Kinara dibenci dengan semua orang.


"Sayang,Kapan kau akan pemotetran kembali??" Tanya sang Ibu.


"Tidak Tau Bu,Drektur Bella Juga belum mengabari Bella" Jawab bella.


"Ayah sangat beruntung memiliki putri secantik dan sebaik dirimu sayang,,Dan aku sangatt menyesal telah mempuyai anak seperti Wanita Itu,Bahkan ayah tidak sudi menyebut Nama nya!!" Tegas Ditto.


"Ayahh Tidak boleh seperti itu,bagaimanapun Kinaralah yang berkuasa dirumah ini Sedangkan Diriku Bukan" Jawab bella yang menundukan kepala nya Dan merasa sedih,Lagi lagi dia melakukan ekting nya.


"Tidak sayang,Kau anak kami dan akan selalu menjadi anak kami!!,Dan wanita Itu Tidak pantas disebut Anak!!" Ucap Sinta.


"Yah,Bu,bellla sangat beruntung memiliki orang Tua seperti kalian,Tapi bella juga merasa sedih Jika Kalian membenci Kinara,Sama saja kalian seperti membenciku,Aku tidak ingin Jika kinara merasakan terlukaa aku Tidak ingin Jikaa Kinara tambah membenciku,Aku sayang terluka Yah!!"Jawab bella yang menangis.


Ditto dan Sinta yang mendegarkan ucapan bella merasa kasihan dan semakin benci pada Kinara,Mareka sangat beruntung memiliki anak yang berhati mulia seperti bella.


"Ayahh,Sangat beruntung memiliki Anak seperti dirimu sayang,Jangan bersedih,Kau tidak usah memikirkan wanita itu,Kau harus memikirakn dirimu sendiri sayang!!"Sahut ditto yang memeluk dan mengeluss kepala bella,entah mengapa saat ini dia merindukan wanita yang pernah mengisi hati nyaa.


"Aku berjanji akan mengaja anak kita dan membahagiakan nya sella"Bantin Ditto.


Sedangkan sinta hanya tersenyum melihat mareka dia sangat bangga memiliki keponakan yang sangat berhati mulia.


"Aku berjanji kak,akan terus menyayangi bella dan selalu ada saat dia membutuhkan pelukan!!"bantin Sinta.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK + DUKUNGAN +HADIA+VOTE.