NARAKU

NARAKU
BAB 44.



BAB 44.


BAB 44.


BAB 44.


Disisi lain Yuli yang berada ditaman dimana diri nya dan kinara sering bersama,Yuli duduk dikursi tatapan nya kosong pikiran nya tertuju pada sahabat yang sangat dia rindukan, sudah lama mareka tidak pernah bersama lagi.


"kau dimana rin,kau membuatku merasakan kesepian kembali," gumamnya dengan mata yang berkaca kaca.


"kau selalu hilang kabar rin,huahhhh aku kangen,, kau membuatku merasakan kesepiann kembali," gumam nya yang sudah menjatuhkan air mata.


sedang job yang baru saja berada ditaman itu dengan setelan jas dokter nya dan tidak lupaa gaya yang selalu dia tampilkan agar wanita tergila gila dengan nya.


darri arah kejahuan job melihat wanita yang duduk sendiri ditaman,dia merasa kepo dengan wanita itu, dengan langkah kaki yang pelan seperti maling dia mendekati wanita yang duduk tenang dikursih taman tersebut.


langkah demi langkah job sudah berada dibelakang wanita itu,job menyentuh bahu Yuli sehinggah Yuli merasakan kagat langsung reflek menghampas kan tangan job sehinggah terbentur dikusih besi taman itu.


tukk!.


"Awww sialll," sahut job yang merasakan kesakitaan dibagian pengelangan tangan nya akibat hampasan dari Yuli.


sedangkan yuli yang melihat lelaki yang tidak asing dimata nya menyerut kan kening nya."Seperti tidak asing?,ahhhh aku mengingat siapa lelaki gilaa ini!," batin Yuli.


"Haiii gadis gilaa,apa yang kau lakukan, hampir saja tanganku patah karna ulah mu," ucap Job.


Yuli melirik sekilas lelaki didepan nya,dia sempat berfikir lelaki didepan nya ini bisa dibilang sempurnaa wajah yang tampan hidung yang mancung ditambah lagi badan yang bisa dibilang mengoda iman,"Haistt apa apaan sih lu Yull, ingat dosaa dosaa!," banti nya yang memukul mukul kepala nya dengan pelan.


Job yang melihat wanita anehh didepan nya langsung berfikir."apa jangan jangan wanita ini gilaa,ahhh kau sangat siall job, tapi tunggu dia sangat imut dan cantik tapi mengapa bisa menjadi gila?." bantin job.


Job memperhatikan wajah Yuli yang dampat tidak asing juga dimata nya dan Yuli juga kebetulan melihat mata Job dan terjadilah tatapan diantara mareka berdua.


"wanita gilaa ini yang menjorongku ditokoh waktu itu!," menatap tajam Yuli.


"ehh,mengapa dia menatapku seperti itu," batin yuli yang menatap tajam balik job.


Job yaang melihat Yuli menatap balik pada nya langsung menghalikan tatapn pada Yuli dia melihat dari atas kebawa dan tersenyum mengejek.


"Mengapa kau tertawa seperti itu,kau mengejek ku Haa!," teriak Yuli.


"Hhai gadiss bodoh,bisakah kau tidak teriakk, Apa emang nada bicaramu seperti Toaa,yang membuat teliga sakit mendegar nya," jawab Job dengan santai.


"AKu tidak memaksamu untuk mendegarkan suaraku!," ucap Yuli yang sedikit menurunkan nada suara nya.


"Kaau berbicara didepan ku mana mungkin aku tidak mendegarkan suara berisik mu," jawab Job.


Job yang melihat tingkah laku Yuli sepertii Pacikopat Langsung merasakan merinding Tapi dia tidak ingin kelihatan tidak cool lebih tepat nya lelaki pengecut, dengan hati yang dak ding dung dia bersikap seolah olah dia tidak merasakan takut.


"Apa kau lihat lihat?,"Sahut Job yang menutup kedua Telinga nya.


Yuli yang melihat Tingkah Job sedikit tertawa kecil Job sangat lucu dimata nya.


"Sudalah!,pergi dari sini," ucap Yuli.


"Tidak!,"jawab Job.


"Ehh,Pergii Buat apa kau disini!"ucap Yuli.


"Aku kesini ingin Menagi Ganti rugi!"jawab Job yang kini duduk dikursih.


"Ganti rugi?,Kau gilaa seharus nya aku yang minta ganti rugi Padamu!" ucap Yuli.


"Haii kau yang harus ganti rugi, kau yang menjorong ku!" Jawab Job yang kini berdiri didepan wanita yang dia anggap Gila.


"Daan kau yang menyentuh bahu ku!" Bentak Yuli.


"Haii aku menyentuhmu bukan memperkosa mu bodoh!"jawab Job yang merasa kesal dengan wanita didepan nya yang tidak ingin menyerah saja.


"Sama saja kan,kau menyentuhku dan dihari itu kau menindih badanku!!," Teriakk Yuli.


Job yaang mendegar teriak Yuli langsung membukam mulut wanita itu dengan telapak tangan nya,Yuli yang mendapatkan perilaku dari lelaki didepan nya ini langsung mengigit telapak itu dan mengijak kaki Job dengan sekuat tenaga nya.


"AGHHHH!!," teriaak Job yang merasa kesakitan karena ulah Yuli.


"Rasain makanya jangan macam macam denganku!" sahut Yuli yang berdiri seperti semula.


"Sadar wanita gilaa,setresss,ngak Warass!!," Teriakk Job.


Yuli yang mendegar teriakan Job membuat diri nya malu, Bagai mana bisa job berucap seperti itu ditaman dimana semua orang sedang berkupul dan dengan ringan lidah Job berteriaki diri nya dengan sebutan Wanita gilaa, dimana hargaa diri nya wanita sencantik dan seimut diri nya dikatain gilaa,dengan kesal Yuli menejol kepala Job.


"Dasar lelaki Begoo!,kau buat hargaa diri ku yang super mahal terbuang sia sia bodoh!," Gumam Yuli pelan didepan wajah Job Dan langsung melangkah pergi meninggal Job seorang diri dengan keadaann sakit.


"WANITAA GILAA KAU HARUSS BERTANGUNG JAWABB!!," teriakk Job dan diabaikan Yuli.


ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK DAN BERI DUKUNGAN AUTHORR YAA CANTIK 😉