NARAKU

NARAKU
BAB 70.



BAB 70.


Devan Yang Selalu Memirikan Sang Istri,Apa Yang Harus Dia Lakukan Jika Dia Tidak Bisa Menemukan Kinara,Sunggyh Itu Membuatnya Pusing,Sedangkan Rian Dan Juga Job Duduk Disamping Sang Atasan,Tidak Lama Ponsel Rian Berdering Dengan Cepat Rian Menerima Panggilan Tersebut.


"Semua Sudah Beres Tuan!" Ucap Lelaki Dari Serbang Sana.


Rian


"Bagaimana, Apa Anda Menemukan Nyonya Muda?" Tanya Rian.


"Maaf Tuan Rian,Kami Gagal Menemukan Nyonya Muda,Kami Sudah Meriksa Semua Berkendaraan,Tapi Kami Juga Tidak Menemukan Nyonya Muda!" Jelas Lelaki Itu.


Rian.


"YaSudahlah!" Ucap Rian Yang Langsung Mematikan Sambungan Terfon Tersebut.


Devan Dan Juga Job Yang Melihat Rian Dengan Wajah Yang Serius,Sedangkan Yang Dilihat Langsung Mengerti Jika Mareka Memerlukan Perjelasan.


"Maaf Tuan,Mareka Tidak Menemukan Nyonya Muda!" Sahut Rian.


"Ahhh Bodoh!!" Teriak Devan Yang Menjambak Rambut nya.


"Riian Aku Tidak Ingin Tau,Kau Harus Bisa Menemukan Naraku!" Ucap Nya Yang Menatap Rian Dengan Serius.


"Baik Tuan,Saya Pastikan Besok Saya Sudah Menemukan Keberadaan Nyonya Muda!" Jawab Rian.


"Kuharap Kau Tidak Mengecewakanku!" Ucap Devan.


"Saya Tidak Akan Mengecewakan Anda Tuan!" Jawab Rian.


"Emm, Devan Ada Apa Ini, Mengapa Kau Seperti Ketakutan Sekali?" Tanya Job


"Jadi Seperti ini......."Devan Menjelaskan Pada Kedua Sahabt nya Tersebut,Rian Dan Job Mendegarkan Dengan Serius.


"Itu Salahmu!,Mengapa Kau Berucap Seperti Itu Padanya!" Ucap Job.


"Aku Hanya Ingin Membuatnya Bahagiaa,Dengan Cara Aku Pergi Menjauh Darinya!"Tutur Devan.


"Iya Aku Tau,Tapi Sepertinya Kinara Tidak Merasa Bahagiaa Saat Kau Pergi Darinya!" Ucap Job.


"Maksudmu?" Tanya Devan.


"Yaa,Ketika Aku Masuk Ruangannya Aku Melihat Dia Menangis,Dan Dia Juga Tidak Biasanya!" Jawab job.


"Apa Kau Tidak Bercanda Job?" Tanya Devan.


"Buat Aapa Aku Berbohong!" Jawab Job.


"Berarti Dia Masih Mencintaiku,Bearti Aku Masih Mempuyai Kesempatan Yang Besar Untuk Menjadikan nya Milikku!" Batinn Devan Dengan Sedikit Lega,Karna Dia Mengetahui Jika Kinara Masih Mencintainya.


Sedangkan Rian,Dia Tersenyum Kecil Saat Job Berucap Seperti Tadi,jujur Saja Dia Masih Menaruh Cinta Pada Kinara,Suatu Hari Dia Akan Berusaha Untuk Melupakan Kinara,Namun Untuk Sekarang Itu Tidak Bisa.


.


.


.


Sedangkan Dilain Sisi,Kinara Dan Juga Yuli Sedang Berada ditaman Tempat Dimana Mareka Sering Menghabiskan Waktu Ditaman Tersebut.


Kinara Menghirup Udara Segar Tersebut,Fikiran nya Terasa Sedikit Tenang,Tapi Devan Tidak Lepas Dari Fikiran nya,Sedangkan Yuli,Tentu Saja Dia Memikirkan Rian.


"Rin,,Apa Kau Fikir Aku Cocok Dengan Tuan Rian?" Tanya Yuli Yang Terus Memandang Kearah Depan.


"Bisa Jadi,Ada Aapa, Apakah Dia Melamarmu?" Tanya Kinara Yang Menatap Yuli.


"Boro Boro Dia Ngelamar Aku,Katakan Cinta Saja Dia Tidak!" Jawab Yuli Yang Sedikit Sedih.


"Haii,Kau Sedih?" Tanya Kinara.


"Sedikit!"Jawab Yuli.


"Sudahlah Kau Tidak Perluh Sedih,Aku Nyakin Dia Mencintaimu,Tapi Dia Belum Mempuyai Nyali Untuk Berbicara Padamu!"Ucap Kinara Sebenarnya Dia Juga Tidak mengetahui Rian Mencintai Yuli Atau tidak,Dia Hanya Tidak ingin Melihat Sahantnya Murung.


"Benarkah??" Tanya Yuli.


"Emm!"Jawab Kinara.


"Yaa,Mungkin Saja Yaang Kau Ucapkan Benar Rin,Semoga Saja Yaa!" Ucap Yuli.


"Yaa,,Sudahlah Aku Lapar,Kita Kesana Yuk," Ajak Kinara Yang Menunjuk Tokoh Kue.


"Yaang Lain Aja Rin,Kau Tidak Boleh Memakan Yang Manis Manis Dulu!" Jelas Yuli.


"Tidak,Aaku Mau Itu Yul!" Jawab Kinara.


"Ada Apa Sama Kinara,Kenapa Dia Terlihat Berbeda!" Batin Yuli Yang Melihat Tingkah Kinara Yang Sedikit Manja.


"Kinarra,kau Habis Keluar Dari Rumah Sakit Berapa Jam Yang Lalu,Apa Kau Ingin Masuk Rumah Sakit Lagi ??"Ucap Yuli.


"Kaau Jahat,Hkisss.." Nangis Kinara.


"Kau Kenapa Rin?,Mengapa Kau Cengeng Sekali?" Tanya Yuli Yang Semakin Heran Melihat Tingkah Kinara.


"Aaku Ingin Ituu!" Tunjuk Kinara Pada Tokoh Kue Tersebut.


"Baiklah,Tapi Ingat Hanya Satu Kue Saja,Mengerti!" Ucap Yuli.


"Baiklah,Mengerti!"Jawab Kinara Yang Seperti Anak Kecil Yang Senag Jika Diberikan Permen,Sedangkan Yuli Tambah Dibuat Bingung.


"Apa Dia Berubah Karna Ditinggal Suaminya?" Bantin Yuli,Tidak Ingin Membuang Waktu Kinara Langsung Menarik tangan Yuli Untuk Ketokoh Kue Tersebut,Entah Mengapa Kinara Merasa Ingin Memakannya.


Saampai nya Disana,Yuli Langsung Memesankan Kue Brownis Coklat Dua Untuk nya Dan Juga Kinara,Sedangkan Raja yang Baru Masuk Langsung Memesan Dua Brownis Coklat,Yuli Yang Ingin Melangkahkan Kaki nya Menuju Meja Dimana Kinara Duduk Manis Disana,Dan Tidak Sengaja Tangan nya Menyentuh Tangan Raja,Dan itu Membuat Mareka Saling Menatap Satu Sama Lain,Raja Yang Melihat Wanita Yang Tidak Asing DiDepan nya Langsung Berfikir Fikir Dimana Dia Bertemu Dengan Wanita Ini.


"Apakah Kamu Teman Nya Kinara?" Tanya raja Yang Sudah Tau Siapa Wanita Didepannya.


"Iya,Tunggu Bukankah Kau Model Yang Terkenal Itu Kan?" Tanya Balik Yuli.


"Yaa,"Jawab Raja.


"Ahh,Tidak Nyanka Bertemu denganmu Lagi!" Ucap Yuli.


"Haha Saya Juga Seperti itu,Ohh Nampak nya Kau Sendiri Saja!" Basa Basi Raja.


"Tidak,Aku Beresama Kinara!" Jawab Yuli.


DEG.


Raja Yang Mendengar nya Tentu Saja Sangat Bahagiaa,Wanita Yang Dia Cari Selama Ini Tidak Menyanka Akan Bertemu Disini.


"Benarkah?" Tanya Raja.


"Yaa,Ada Apa,Mengapa Kau Terlihat Begitu Bahagiaa?"Tanya Yuli Yang Melihat Wajah Raja Berbeda.


"Ahh Tidak,Aku Biasa Saja,Diaman dia,Biasakah Aku Bertemu Dengan nya??" Tanya Raja.


"Tentu,Ayo!" Ucap Yuli Yang Berjalan Menuju Meja Nya Dan Juga Kinara.


Sedangkan kinara Yang Tadi nya Tersenyum Tiba Tiba Langsung Memasang Muka Datar nya Saat Melihat Yuli dan Juga Kedua Lelaki,Begitulah Kinara Saat Berhadapan Dengan orang yang Tidak dia kenal,JanganKan Tidak Kenal Yang dia kenal Saja Tetap Dingin.


"Haii Teman,Apa Kau Masih Mengingatku," Tanya Raja Yang Sudah Duduk Didepan Kinara Tampa Ada Yang Menyuruhnya Duduk.


"......" Tidak Ada Sahutan Dari Kinara, Dia Sibuk Menatap Diarah Lain.


"Haiii,Haiii,Haiii!" Panggil Raja.


"Namaku Bukan Hai Haii!" Jawab kinara.


"Habis nya Kau Mengabaikan Ucapanku!" Ucap Raja.


"Aku Tidak Mengenalmu,Jadi Tidak Perluh Sok Ahkrap Denganku,Mengerti!" Jawab Kinara.


"Masa Kau Lupa Denganku?" Tanya Raja.


"Jikka Aku mengingatmu,Tidak Mungkin Aku Berucap Seperti Tadi Padamu!" Jawab Kinara.


"Sekali nya Kau Tidak Berubah Yah!" Ucap Raja Yang Tersenyum Pada Kinara.


"......"Lagi dan Lagi Tidak Ada Sahutan Dari Kinara.


"Baiklah,Aku Akan Memperkenalkan Namaku Padamu!" Sahut Raja.


"Tidak Perluh,Karna Aku Tidak Perduli !"Jawab Kinara Dan Langsung Membuat Rehan Dan Juga Yuli Tertawa.


"Kau Kasihan Sekali Kawan!"Sahut Rehan Yang Tertawa Melihat Raja Ditolak Mentah Mentah.


"Sialan Kau!" Ucap Raja Yang Merasa Kesal,Tidak Lama Pesanan Yang Dia pesan Sudah Datang,Kinara Yang Tadi nya Datar Langsung Berubah Seperti Kucing Yang Mengemaskan,Raja Yang Melihat nya Merasa Gemes Walaupun Dia Juga Bingung Secepat Itukah Kinara Berubah.


"Berikkan Padaku!" Ucap Kinara Yang Memajukan Tangan Nya Untuk Diberikan Kue Brownis Coklat Yang Masih Sedikit Panas.


"Maaf Mba,Kue Nya Masih Sedikit Panas!" Jawab Mba Tersebut.


"Haii,Ini Kueku,Sanna Buatkan Lagi Tiga Brownis!" Pinta Kinara Yang Sudah Mengambil Dua Brownis Tersebut.


"Apa,Kau Gilaa Rin,Ngak Usah Mbak,Maksih!" Sahut Yuli Dan Langsung Diiykan Pelayan Tersebut.


Sedangakn Kinara Asik Memaakan Brownis Tidak Memperdulikan Sekeliling,Bahkan Dia Tidak Memikirkan Devan Karna Asik Memakan Kue Brownis nya.


Yuli Raja Dan Juga Rehan Yang Melihat Kinara Makan Dengan Lahap nya Hanya Bisa Menelan Ludah Mareka masing Masing Saja.


Dan Tidak Lama Brownis Yang Raja Pesan Sudah Datang,Tapi Bukan Raja yang Sebut Melainkan Kinara,Bahkan Yuli Sudah Menyuruh Kinara berhenti Tapi Kinara Malah Menangis SePerti Anak Kecil Yang Dilarang untuk Memakan Permen.


"Appaakh Dia tidak Kerasukan?" Tanya Raja Yang Menatap Kinara Yang Memakan Sangatlah Lahap.


"Mungkin,Aku Juga Heran Melihat Tingkah nya Yang Seratus Persen Berubah!" Jawab Yuli.


Berapa Menit Berlalu Kinara Yang Sudah Selesai Dengan Makanan nya Tiba Tiba Merasa Mual,Dengan Cepat Dia Berlari Menuju Kamar Mandi Yang Berada Disana,Sampai nya Disana Dia Langsung Memuntahkan Makanan yang Dia Makan,Sedangakn Yuli Tentu Terkejud Melihat Kinara Muntah.


"Sudahku Katakan Kinara,Jangan memakan Kue Itu Bayak Bayak,Kan Jadi Gini!" Sahut Yuli Yang Memberikan Tisu Pada Kinara.


"Diamlah Aku Tiidak Ingin Mendegar Ceramahmu!" Jawab kinara Yang Mengelap Bibir nyaa.


"Ayoo Kita Pulang,Aku Sangat Mual Mencium Bau Kue Ini!" Ucap Kinara.


"Aneh Tadi Kau Kaya Orang Kesurupan Dan Sekarang Kau Bilang Mual,Besok Apa Lagi!" Ucap Yuli.


"Sudahlah AYo kita Pulang!" Jawab Kinar Yang Mulai Manja Kembali,Sedangkan Yuli Langsung Melangkah Keluar Dari Toilet Tersebut,Dan Dia Melihat Rehan Dan Juga Raja Disana.


"Haii Kau,Terimaksih!" Sahut Kinara Pada Raja.


"Raja,Namaku Raja,Sama Sama!" Jawab Raja.


"Yaaa Sudah Kami Ingin Pulang,Sampai Jumpa!" Ucap Yuli Tapi Raja Menghentikan Langkah Kaki nya.


"Bisakah aku Meminta Nomormu?"Tanya Raja Dan Langsung Diberikan Yuli,Setelah Itu Raja Mengucapkan Terimaksih Sedangakn Yuli Langsung Melangkahkan Kaki nya Menyusul Kinara Yang Sejak Tadi Sudah Pergi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


JAANGAN LUPA TINGALKAN JEJAK DAN BERI DUKUNGAN AUTHORR.