NARAKU

NARAKU
BAB 9



BAB 9


Kinara yang sedang bersiap siap tiba tiba terhenti karena hp nya berdering, kinara berjalan kearah meja kecil yang terletak dipinjir ranjang nya.


Dia melihat siapa yang menlpon nya " yuli ? Buat apa dia menlpon ku sepagi ini." Ucap kinara langsung mengeser tanda terima.


" hallo ada apa kau melponku sepagi ini." Ucap kinara


" hello apa kau sudah bagun rin.?" Tanya yuli


" belum." Singkat kinara


" terus yang bicara padaku siapa.? Apakah kembaranmu.?" Tanya yuli


" jika tidak ada hal penting mati kan saja, aku tidak punya bayak waktu untuk meladenin gila mu itu." Jawab kinara


" iss kau serius kali rin, ak menelponmu karena ada hal sesuatu yang ak ingin sampaikn." Ucap yuli


" katakan saja." Jawab kinara


" tidak bisa kita harus ketemu biar lebih jelas." Ucap yuli


" kenapa harus ketemu,? aku tidak bisa ada hal penting yang harus aku kerjakan." Tolak kinara


Sebenar nya dia ingin sekali bertemu dengan yuli sekalian dia ingin menceritakn apa yang dia alamin selama ini , tapi belum saat nya dia masih bisa menahan ini semuaa


Soo dia juga harus bertemu dengan lelaki yang akan menjadikan nya wanita simpanan.


" sibuk sekali.?" Tanya yuli


" Ya." Jawab kinara


" emm, baiklah lain kali saja aku memberi tahumu jika kita bertemu nanti." Sahut yuli


" baiklah jika begitu aku matikan sampai jumpa." Sahut kinara dan di iya kan yuli.


Kinara langsung melanjut kan aktifitas nya , setelah itu dia melirik diri nya dicerimin lalu berucap " kau pasti bisaa " sambil tersenyum menguati diri nya sendiri. Dia langsung melangkah pergi dari kamar nya.




" devan sayang bagunlah, ini sudah jam 7 kau kesiangan." Terdengar teriak kan dari arah pintu devan



Sebenar nya devan sudah bangun dia sedang berendam dibank mandi nya untuk menyegar kan tubuh nya



" devano kau dimana buka pintu nya." Ranti yang masi setia berdiri didepan pintu anak sematang wayang nya.



Berapa menit devan keluar dan memuka kan pintu momy tercinta nya



" devan sudah bangun mom," ucap devan



" jika sudah bangun mengapa kau tidak teriak dan memukakan pintu momy , kau biar kan momy teriak seperti orang gila saja." Jawab ranti




" maafkan devan mom ." Ucap devan sambil memeluk momy nya.



" baiklah, bersipalah momy sudah menyiap kan serapan untuk mu ." Ucap ranti sambil melepas kan pelukan anak nya. Dan di iya kan oleh devan. Setelah itu ranti meninggalkn tempat tersebut



Devan yang langsung bergegas untuk memakai jas nya lalu turun kebawa untuk serapan.



Sampai nya dibawaa dia langsung duduk didepan ranti, mareka sibuk dengan serapan mareka masing masing, tiba tiba ranti mengankat bicara



" ohh iya, apa kau sudah mencari tau tentg gadis yang momy bilang.?" Tanya ranti disela sela makan mareka



" belum, devan hari hari ini sibuk mom tidak sempat mencari infomasi tentag gadis itu." Jawab devan



" apa kau sesibuk itu hinggah mencari informasi tentag gadis itu saja kau tidak bisa, bilang saja jika kau tidak mau." Sahut ranti dengan sedikit kesel dia tau kerjaan devan dikantor dia hanya bertemu dengan kelaen atau mengecek cek berkas saja semua nya rian lah yang megurus nya.



" mom. Mana mungkin devan berbohong dengan momy." Ucap devan meyakinin momy nya itu



" baiklah momy ngalah , tapi momy akan selalu wantai kamu , momy tidak mau tau kau harus mencari adititas gadis itu kau mengerti kan." Ucap ranti



" Emm, yaa sudah mom, devan berangkat dulu , jaga diri momy baik baik jika ada sesuatu hubungi devan." Ucap devan sambil memeluk ranti



" baiklah hati hati nak." Ucap ranti sambil melepas kan pelukan devan



Setelah itu dia pergi meninggalkan ruang makan langsung menuju halaman luar



" selamat pagi taun." Sapa sektris rian



" pagi." Jawab devan



Setelh itu rian membuka kan pintu belakang mobil kepada tuan nya lalu dia masuk dan langsung menghidup kan mesin mobil nya lalu meninggalkan halaman rumah devan menuju perusahaan nya.



\*\*jangan lupa tinggalkan jejak dan selalu dukung aku yaa\*\* 😄😉