
BAB 33.
Bella yang baru saja sampai dikediaman ditto langsung bergegas masuk kedalam dengan air mata palsu agar ditto dan sinta mempercai kebohongan nya.
" Ayah,Ibuu, kalian dimana," teriak bella yang berada didalam.
" Ayahhh,Ibuuuuu," teriakk nya dengan kencang agar orang tua asuh nya mendegarkan nya.
Ditto dan sinta yang berada ditaman belang mendengar tarik bella langsung menuju ruang yang dimana ada bella.
Bella yang melihat sinta langsung menjalankan rencananya. Dia langsung berlali memeluk sinta dengan berderai air mata palsu nya.
Sinta yang melihat anak kesayang nya menangis langsung bertanya tanya siapa yang sudah membuat putri tercintanya menangis seperti ini.
Sinta memeluk tubuh ramping bella, mengapa dia selalu menangis dan tunggu dia melihat seperti tamparan dipipi mulus bella, dia sangat merasa marah, seumur hidup bella diri nya tidak pernah melayangkan tangan kebella, siapa yang berani menyakiti anak nya,, begitulah pikir sinta.
Sinta membawa anak nya disofa yang terletak diluar tamu, ditto hanya diam melihat putri nya menangis, dia juga merasa cemas mengapa bella menangis.
"Siapa yang membuatmu seperti ini sayang?," tanya sinta yang mengelus pipi bella.
" hikss hikss," bella hanya menangis tidak menjawab perkataan sinta, sinta tambah merasa cemas.
"Siapa yang menyetuhmu sayang,"tanya ditto yang seritadi hanya diam.
" hikss, kinara Yah,Bu hikss," jawab bella.
"Apa maksudmu sayang,bicaralah dengan jelas," ucap sinta.
"Kinara yang melakukan ini padaku,dia menamparku dengan kuat sehingah aku terjatuh dibayak orang,,, hikss,,,, hikss," jawab bella yang memeluk tubuh sinta.
"Aku tidak tau apa salahku,Kenapa kinara tega melakukan ini padaku, apa dia iri dengan kasih sayang kalian padaku hinggah dia berbuat seperti ini Hiksss,,,hikss," lanjuta bella.
"Padahal aku sangat menyayangi kinara seperti adik kandungku sendiri," ucap nya.
Sintaa yang mendegar nya terkejud kinara yang melakukan ini pada bella,setahu sinta kinara orang yang sabar dan baik tapi ternyata itu hanya drama kinara saja,, dan yang tambah membuatnya terkejud saat bella mengucap MENYAYANGI KINARA SEPERTI ADIK NYA SENDIRI, apa bella tau jika diri nya bukan anak kandung sinta.
" Ibu tidak perluh berbohong padaku, aku sudah mengetahui itu semua,jika aku bukan anak ibu dan ayah," ucap nya disela sela tangis nya.
Yaa bella juga tau jika ayah kandungnya adalah ditto, dari mana bella mengetahui hal itu?, dia pernah melihat semua kertas yang terletak dilaci kerjaa ditto dia penasaran kertas apa itu, dia beranikan diri untuk mengambilnya dan membacanya, awal nya dia tidak percayaa dia merasa sedih dan hancur saat dia tau jika dia bukan anak kandung sinta, distu dia merasa iri terhadap kinara karena memiliki ibu yang sangat baik dan lerhatian, mengapa diri nya iri soo selama ini diri nya yang mendapatkan kasih sayang sinta dan ditto sepenuh nya, bahkan kinara tidak pernah mendapatkan pelukan hangat dari seorang ibu.
"Bella sudah mengetahui itu, bella sangat merasa sedih saat bella tau bukan anak kalian,tapi bella sangat mencintai kalian seperti keluarga kandung bella sendiri, bahkan bella sangat menyanyi kinara, tapi mengapa kinara sangat membenci bella Bu," ucap nya.
Sinta yang melihat anak nya tentu dia merasa sedih dan marah dengan kinara," Dasar anak tidak tau diri," gumam nya dengan sangat kelas.
Ditto hanya bisa diam saja,mengapa perasaan nya merasa bella berbohong, dia sangat hapal sekali dengan sikap kinara baik dan sabar mana mungkin kinara memperlakukan bella seperti itu.
"Dasar anak tidak tau diri!!," ucap nya, dia mengambil hp nya dan menlpon kinara, tapi bella menghentikan itu.
" Ibu tidak perluh menlpin kinara, aku tidak ingin dia tambah membenciku," ucap bella.
" sayang, itu tidak masalah,sudahlah kau diam saja biarkan wanita sialan itu menerima hukuman nya," jawab sinta
sedangkan bella dia sangatt merasa senang ekting nya sangat sempurnah dia nyakin sinta akan membenci kinara dan ksih sayang sinta akan menjdi milik nya semua._" Lihat saja kinara kau berhadapan dengan orang yang salah," gumam nya dengan tersenyum kecil_
Sinta yang dari tadi menlpon kinara tapi tidak diangkat angkat juga sinta sangat merasa geram dengan anak nya itu, dia selalu menlpon tapi sayang tidak juga diterima dari kinara.
"Ini sudah malam lebih baik kamu tidur urusan kinara biar ibu yang mengurus nya," sahut sinta sambil mengelus rambut pandek nya.
" tapi ibu berjanji tidak menyakiti kinara," ucap bella yang sudah berhenti menangis.
" ibu tidak bisa janji sayang, sudah kau tidur ini sudah malam," jawab sinta dan di iyakan bella.
Bella pergi meninggal ruang tamu menuju kamar nya yang berada dilantai atas dengan wajah yang selalu tersenyum licik.
Sedangakn ditto dia melirik sinta dengan tatapan yang tidak suka, mengapa istri nya itu gampang sekali percaya dengan ucapan sintaa tampa harus mencari tahunya dulu.
Dia meranjak dari duduk nya menuju kamar nya yang terletak diatas disamping kamar bella diikuti oleh sinta dibelakangnya.
*JANGAN LUPA TINGGLAKAN JEJAK DAN BERI DUKUNGAN AUTHORRR* 😄😄😉