
BAB 77.
Apa Kabar.baik baik aja Kan?..
okh Langsung keintinya Aja,,Authorr Mau Mengucapkan Sangat Berterimaksih,,Tampa Kalian Mungkin Naraku Tak Sampai Sini😅,,,Selalu Dukung Authorr Yaa,,Soalnya Naraku Tinggal Berapa Bab Lagi Akan End😉,,Penasaran Kan End nya Gmna Yukk Nyimak Teruss😊..
......................
Devan Dan Yang Lainnya Sudah Berada Dirumah Sakit XXX Milik Job,Mareka Langsung Melangkahkan Kaki nya Masuk Kedalam Untuk Mengecek Keadaan Sang Nyonya Muda Wijaya..
Job Menyuruh Kinara Membaringkan Tubuh nya DiKasur Yang Terletak Dikamar Khsus Pemeriksaan..
Devan Yang Mendengar Job Menguruh nya Kinara Berbaring Langsung Menepuk Meja...
"Apa Yang Ingin Kau Lakukan Pada Istriku?" Sahut Devan..
"Memperkosa Istrimu!" Jawab Job,Kinara Yang Mendengar Ucapan Job Tentu Saja Dia Terbelalak..
"Tentu Saja Untuk Meriksa Keadaannya!" Lanjut nya..
"Kan Bisa Lewat Benda Lain,Ini Rumah Sakit Sangatlah Besar Tapi Tidak Ada Perlalatan Yang Cangih!"Cibir Devan Yang Memeluk pingang Sang Istri...
"Haii Devan. Tubuhmu Bisa Terbelah Berapa Bagian Tampa Aku Menyentuhnya!" Jawab Job Yang Tidak Terima Dengan Ucapan Devan..
"Benarkah?.Bahkan Nyawamu Sekarang Juga Bisa Aku Hilangkan Hanya Dengan Menepuk Tangan!" Lanjut Devan Yang tidak Ingin Kalah..
Sedangkan Kinara Yang Sejak Tadi Hanya Diam.Membuka Pembicaraann..
"Haii Sudah Sudah.Mengapa Kalian Selalu Bertengkar Jika Bertemu!" Sahut Kinara..
"Aku Mempuyaai Dendam Terladam Pada Suamimu Kinara!"Jawab Job Pada Kinara..
Belum Sempat Devan Membalas UCapan Job Kinara Sudah Terlbih Dahulu Menghalangi nyaa...
"Baiklah,Persiksa Aku Sekarang Agar Cepat Selesai.!" Sahut Kinara Yang Berdiri Dari Duduknya..
Devan Yang Mendengar Ucapan Kinara Tentu Saja Dia Merasa Kesal,Dia Melirik Job Yang Sudah Tertawa Bahagiaa,Devan Mengambil Polpen Dan Dilemparkan Pada Job,Untung Saja Job Menghindar Jika Tidak Sudah Pasti Mengenai Kepalanya...
"Mas.Sudah Kak Job Tak Akan Mungkin Macam Macam Denganku!"Tutur Kinara,Sedangkan Devan Dia Mengelus Rambut Sang Istri Lalu Mengangguk..
Kinara Berjalan Mendekati Ranjang Lalu Merebahkan Tubuh nya Disana Job Mengambil Perlalatan nya Lalu Menyentuhkan Diperut Kinara...
Demi Gerakan Kesana Sini Job Meriksa Perut Kinara,Setelah Baginya Cukup Dia Kembali Menaruh Perlalatan Tersebut Dan Menyuruh Kinara Kembali Ketempat nyaa...
"Ada Apa?" Tanya Devan..
"Selamat Istrimu Sedang Mengandung!"Jawab Job..
"Kau Tiidak Berbohong Kan Job?" Ucap Devan Dengan Berbinar Sedangkan Job Dia Hanya Mengangguk Saja..
Devan Langsung Memeluk Kinara Dengan Eratt,Dia Sangat Bahagiaa,Hari Ini Adalah Hari Paling Bahagiaa Bagi Devan,,,Devan Mencium Kening Sang Istri...
"Terimaksih Sayang!"Seru Devan Yang Menangis Dihadapan Kinara..
Kinara Hanya Mengangguk Dengan Berderai Air Mata Kebahagiaan,Dia Tidak Menyangka Akan Menjadi Seorang Ibu,,Kinara Tiada Henti nya Mengucapkan Terimaksih Pada Yang Diatas...
"Terimaksih Yaa Tuhann.Kau Sudah Memberikan istri Sebaik Naraku Dan Memberikan Kepercayaan Padaku Dan Juga Istriku.Terimaksih Yaa Tuhann!" Bantin Devan Yang Mencium kening Sang Istri..
"Terimaaksih Kau Sudah Memberikan Suami Yang Sayang Kepada Hamba Dan Kau Juga Memberikan Kepercayaan Pada Hambah Dan Juga Suami Hambah.Terimaksih Yaa Tuhan."Bantin Kinara Dalam Pelukan Devann..
Devaan melepaskan Pelukan nya Dan Menatap Job Yang Sejak Tadi Manatap Mareka..
"Sudah Berapa Bulan Naraku Mengandung Job?"
"2 Bulan,Aku Merasa Seperti nya Istrimu Mengandung Bayi Kembar,Tapi Aku Tidak Terlalu Memastikan Dulu,Kita Memastikan Setelah Kandungan nya Lima Bulan,Baru Kita Mendapatka Hasil!" Jawab Job...
""Baik. Terimaksih Kak!"Ucap Kinara Yang Tersenyum Pada Job..
"Samma Sama Nyonya,Ingat Devan,Kinara Jangan Sampai Kelelahan,Suruh Dia Duduk Manis Diistanamu,Jangan Menyuruh nya Berkerja!" Sindir Job..
"Mengapa Kau Senang Sekali Mencari Ribut Padaku!"Ucap Devan..
"Siapa Yang Mencari Ribut Padamu.Aku hanya Memberi Tau saja,,Karna Kau Suaminya!" Jawab job Yang Menekan Kalimat Suami..
"Hahah Terimaksih Kak!" Tawa Kinara Sedangkan Devan Dia Menahan Kesal..
"Baiklah Aku Akan Memberimu Vitamin,,Jika Vitamin nya Habis Kabari Aku,,Biar Aku Mengantar nya Untukmu Dan Juga Calon Keponakanku!" Ucap Job..
Sedangkan Kinara Dia Hanya Mengangguk Saja Sambil Tersenyum,,Setelah Semuanya Sudah Selesai,,Job Devan dan Juga Kinara Keluar Dan Menghampiri Rian Dan Juga Yuli yang Sejak Menunggu Mareka..
Yuli Yang Dalam Pelukan Rian Langsung Berdiri Saat Melihat Kinara Sudah Keluar,Dia Menghampiri Kinara..
"Aku tidak Sakit!" Jawab Kinara Tersenyum..
"Lalu?"ucap Yuli.
"Sebentar Lagi Aku Akan Menjadi Seorang Ibu!" Jawab kinara Dengan Mata Yang Berkaca Kaca..
"Aapakah Maksudmu.Kau Sedang Hamil Sekarang?" Ucap Yuli Sedangkan Kinara Dia Mengangguk Saja,Yuli Langsung Memeluk Sahabat nya Tersebut,,Dia Sangat Bahagia Yang Akan menjadi Tante..
"Selamat Rin,Aku Sangat Bahagiaa Mendengar nya!"Seru Yuli..
"Terimaksih Sudah Selalu Berada Disisiku!"Isak Tangis Kinara Disela Sela Pelukan Marekaa...
"Itu Sudah Tugasku Sebagai Sahabatmu Sayang,Sudah Kau Tidak Perluh Menangis,Jika Kau Menangis Debay Akan Menangis Juga!" Gombal Yuli Yang Tertawa Begitupun Dengan Kinara..
"Selamat Tuan,Nyonya Muda!" Sahut Rian.
"Terimaksih Rian,Kau Siapkan Sepuluh Anak Buah Delf Untuk Menjaga Kediaman Wijaya!" Jawab Devan.
"Apa Itu Tidak Berlebihan Sayang?" Ucap Kinara.
"Tidak Sayang!" Jawab Devan.
"Rian Kita Pulang!" Lanjut Nya..
"Devan Mungkin Aku Tidak Ikut,Karna Ada Pasien Yang Harus Aku Opersi!" Sahut Job.
"Baiklaah,Terimakaih!" Jawab Devan,Sedangkan Job Hanya Menganggu Saja,Setelah Itu Dia Perpamitan Begitu Juga Dengan Devan Dan Juga Yang Lain nya Menuju Kediaman Wijaya..
......................
Sampai nya Dikediaman wijaya Devan langsung Masuk Kedalam Dan Disebut Oleh Lelayan Disana..
Kinara Menatap Sekeliling Rumah Yang Dulu Memberikan Luka Yang Cukup Dalam Baginya,,Devan Yang Menatap Kinara Yang Nampak Seperti Merasa ketakutan Langsung Memeluk Tubuh Sang Istri..
Devaan Menatap manik Manik Mata Sang Istri Yang Berkaca Kaca..
"Tenaglah,Aku Berjanji Akan Selalu Menjagamu Dan Calon Anak Kita!" Bisik Devan DiTelinga Kinara..
"Apa Kau Berjanji?" Lirih Kinara..
"Yaa.Aku Akan Berjanji!" Jawab Devan Dengan Lembut Pada Sang Istri..
Kinara Yang Mendapatkan Ucapan Lembut Dari Sang Suami Langsung Memeluk Devan Dengan Sangat Erat Sedangkan Devan Dia Mengelus Rambut Panjag Sang Istri Dan Memberikan Ketenangan...
Dia Masih Merasakan Takut Jika Masa Lalu nya Terulang Kembali,,Kinara Melepaskan Pelukannya Saat Mendengar Suara Lembut Dari Seseorang Yang Tidak Asing Ditelinga nya..
Kinara Melepaskan Pelukannya Lalu Melihat sumper Suara Tersebutt,Kinara Terdiam Sejenak..
"Selamat Datang Dikeluarga Wijaya Nyonya Muda!" Sambut Ranti Yang Langsung Memeluk Tubuh Kinara..
"Terimkasih Tante!" Jawab Kinara Yang Membalas Pelukan Ranti..
"Jangan Memanggil Momy Dengan sebutan Tante Sayang,Aku Sudah Menjadi Mertuamu Ibu Dari Devano Wiliem Wijaya!"Sahut Ranti..
"Hohh..Maafkan Aku Mommy!" Jawab Kinara Yang Merasa Cangung..
"Tidak Perluh Cangung Terhadap Momy Sayang,anggap Mommy Ibu Kandungmu Sendiri!"Ucap Ranti Yang Mengelus Rambut Panjang Kinara..
Sedangka Kinara Yang Merasakan Sentuhan Lebut Dari Tangan Seorang Ibu Langsung Meneteskan Air Mata nyaa,Seumur Hidup nya Dia Tidak Pernah Merasakan Hal Seperti Ini..
"Bolehkah Aku Memelukmu?" Pintah Kinara Dengan Mata Yang Basah..
"Tentu Saja Sayang!" Jawab Ranti Yang Langsung Memeluk Tubuh Kinara,,Dia Sangat Merasa Ibah Pada Menantu nya Tersebut,Dia Akan Berjanji Menyayangi Kinara Seperti Anak Perempuannya Sendiri..
Kinara Melepaskan Pelukan nyaa,Dan Menatap Ranti Dengan Penuh Cinta Anak Pada Ibu nya Bgitu Juga Dengan Ranti...
Ranti Menatap Wanita Yang Berdiri Disamping Rian...
"Apakah Dia kekasihmu?"tabak Ranti..
"Bukan Nyonya,Dia Adalah Calon Istriku!"Jawab Rian Yang Mengemgam Tangan Yuli,,Sedangkan Yuli Hanya Tersenyum Lalu Menyalimi Ranti..
"Cantik,Semoga Kalian Hidup Dengan Bahagiaa!" Ucap Ranti Dengan Sangat Tulus..
"Terimaksih Nyonya!"Jawab Rian Dan Yuli Bersamaan,Mareka Yang Melihat Kekompakan Sepasang Kekasih Tersebut Langsung Tertawa Begitu Jugga dengan Rian Dan Yuli..
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
JANGAN LUPA.LIKE.KOMEN.BUNGA DAN JUGA VOTE NYA SAYANG😉..