
BAB 63.
.
.
"Apa Kamu merasa Ada Yang sakit??" Tanya Job yang habis meriksa keadaan Kinara.
"Hanya Pusing Saja Dok!"Jawab Kinara.
"Ohh,Jika begitu,Saya akan memberikan Vitamin,Kamu Minum Setelah Makan!"Ucap Job dan langsung di Iya kan kinara.
"Tidak ada Luka Yang serius kan Dok??" Tanya Yuli.
"Tidak Ada,Cumann.."Sahut Job Terhenti.
"Cuman Apa Dok??" Tanya Yuli Dengan Serius.
"Cuman, dia akan merasakan Sakit dibagian kepalanya Jika terlalu Bayak berfikir,Dan saya memberitau Jikaa Jangan Mamaksakan Untuk berfikir,Karna Itu bisa membuat Dia merasakan Sakit dan Jika dia tidak bisa menahan Rasa sakit itu,Bisa saja dia akan terkena Amisia!"Jelas Job.
"Ohh,Baik Dok Terimaksih!" Jawab Yuli.
"Baik,Jika begitu saya permisih!"Sahut Job Yang melangkah pergi.
"Rin,Dengarkkan Kata Dokter Gila tadi,Kau Jangan Bayak berfikir Okay!" sahut Yuli.
"Emm.."Jawab kinara.
.
.
.
.
Job yang Baru keluar Langsung disebut oleh Devan,Sejak Tadi Devan Menunggu Job keluar Dan ingin tau keadaan Kinara sekarang.
"Gimana Keadaan Naraku??" Tanya Devan.
"Keadaan nya semakin Membaik,Kau Tidak perluh Mecemaskan Keadaan nyaa!" Jawab Job.
"uhh,Syukurlah Jika begitu!"Seru Devan.
"Yaa,Ohh Iya Devan,Tadi Nonya Ranti Mengirim Pesan Jika Besok Dia Akan Kembali Keindonesia!" Lanjut Job.
"Besok??" Tanya Devann Yang Terkejud Mendegar nyaa.
"Iya Besok!"Jawab Job.
"Mengapa Momy tidak mengabariku??" Sahut Devan yang menatap Job Dan Rian bergantian,Sedangakan Yang ditatap Hanya Mengeleng Tanda Tidak mengerti.
"Rian,Besok Sruh Anak Buah Mafiaa Menjemput Momy Dan Pastikan Momy Dengan keadaan Baik!" Seru Devan Dan langsung diIyakan Oleh Bawahan.
Setelah Itu Devan Langsung Melangkah Masuk Kedalam Ruangan Kinara,Sedangakn Kinara Yang Baru saja ingin Memejamkkan Matanya Tertunda Karna Kehadiran Devan,Sedangakn Devan Yang melihat Yuli memberi Kode Pada Yuli agar keluar,Saat Yuli ingin merajak Dari Duduk nya tangan nya Ditahan Oleh Kinara,Yaa Kinara menyadari Tatapan Devan Pada Yuli,Jadi Itu Dia menahan Yuli Untuk keluar Dan meninggalakn Mareka Berdua.
Sedangakn Devan Yaang melihat Kinara menahan Tangan Yuli, Hanya bisa Diam Dan mengerti Maksud sang istri,Devan melangkah Mendekati Kinara Tiba Tiba berhenti Karna mendegarkan Ucapan Kinara.
"Berhenti Disana!" Sahut Kinara yang tampa Melihat Kearah Devan.
"Say...."
"Aku..Hanya Ingin Bertemu Denganmu!"Jawab Devan.
"Sudah Bertemu Bukan?,Jadi keluarlah Dari Sini,Aku muak melihat wajahmu!!..ohhyaa,Aku ingin kau Menalakku Sekarang Juga Agar Pernikahan Kontrak Ini Selesai!!" Ucap Kinara Yang Masih Engan Menatap Devan.
Sedangakn Devan yang mendegar Ucapan Kinara Terkejud,Kinara yang Dulu Berbicara Lembut Dan Baik Kini berbicara Dingin Dan Cuek Pada nyaa.
"Tidak!!,Sampai kapanpun Kau istriku Dann akan tetap seperti itu!!"Tegas Devan.
"Tidak Usah bercanda Tuan,Ingat Pernikahan ini hanya diatas kertas,Dan aku Menikah Denganmu Karnaa Hartaa,Bukankah Kau Sangat Membenciku Dan Jijik Denganku Bukan??,Jadi Ceraikan Aku Sekarang!!" Tegas Kinara Yang kini menatap Devan.
"Tidakk!!!,Kau Tetap menjadi Miliku Daan Akan selalu seperti itu!!"Tegas Devan yang langsung melangkah Keluar Dari ruangan Kinara,Dia Tidak Ingin Berdebat Dengan Kinara,Dan dia Tidak ingin mendegar kata kata yang Tak ingin Dia Dengar Dari wanita yang dia Cintai.
Sedangakn Kinara Yang melihat Devan Meninggalkan Ruangan Tersebut Langsung meneteskan air mata yang sejak Tadi Dia tahan,Jujur saja dia sangat Berat Jika Berucap Hal yang Tak ingin dia Ucapkan,Apa lagi Berbicara Dingin Pada Seseorang Yang Sangat Dia cintai,Yuli yaang melihat Kinara menangis Langsung Meyentuh Bahu Kinara.
"Rin,Kamu Baik Baik saja kan??" Tanya Yuli.
"Apakah Yangku lakukan Salah??" Tanya Balik Kinara,Yuli Hanya mengeleng saja,Dia Tidak Tau mau berbicara Apa Pada Kinara.
"Aku ingin mengahkiri Pernikahan Ini!!,Dan Aku ingin Hidup Tampa Kehadiran nya lagi!" Seru Kinara Yang terus meneteskan Air mata Dengan Tatapan Kosong tampa Kedepan.
"Jika Itu maumu,Lakukanlah Aku selalu mendukung Dirimu,Tapi Aku ingin bertanya sama Kamu Rin!!" Tanya Yuli.
"Emm.."
"Apa Benar Kau telah mencintai Suamimu??" Tanya Yuli, Sebenar nya dia Sudah mengetahui Jika Kinara mencintai Devan, Hanya saja dia ingin memastikan Saja.
"......" Tidak Ada sahutan Dari Kinara.
"Rin??" Sahut Yuli.
"Yaa...Aku mencintainyaa!" Seru Kinara Yang menundukakn Kepalanya Sambil menangis.
.
.
.
.
"Ini sudah Berapa Hari Bella Tidak kunjung Pulang Mas!!" isak Tangis sinta.
"Sabar Sayang,Polisi sedang Mencari Keberadaan Putri Kita!!" Ucap Ditto yang menenagkan Sang Istri.
"Kau selalu mengandalakn Polisi!!,,Kau Takut Jika terjadi Sesuatu Pada Putrik!!" Ucap Sinta Yang semakin Menangis.
TOK TOK TOK!..
Terdengar Ketukan Pintu Dari Arah Luar,Ditto Berdiri Dari duduk nya Untuk membukakan Pintu Tersebut.
"Maaf Menganggu,Apa Ini benar Bernama Tuan Ditto??" tanya Seseorang Tersebut.
"Iya, Dengan Saya Sendiri Ada apa??" Sahut Ditto.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
JJANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK DAN DUKUNGAN END VOTE,,MAAF JIKA AKU UP HANYA SEDIKIT AJA SOALNYA AUTHORR LAGI GK ENAK DABAN,SELAMAT MEMBACA!