
bab 5
Seorang lelaki tua sekitara 75 tahun
Yaa dia adalah ayah kandung kinara
Dia sedang ada pertemuan dengan ceo yang terpandang yaa siapa lagi
Klo bukan devano wiliem wijayaa
Ayah kandung kinara ingin meminta bantuan terhadap devan karena perusahanya diabang bangkrut hanya devanlah yang bisa membantunya agar terhindar dari kebangkrutan
Kini dito sedang duduk disofa yang ada diruangan devan .
Sedngkan devan duduk dikursih derektur nya.
" ada apa kau datang keperusahanku " tanya devan , sebenarnya devan tau tujuan dito keperusahannya tapi dia hanya ingin dito langsung bicara padanya
"Maaf tuan jika menganggu waktu anda " jawab ditto
" katakn apa tujuanmu , saya tidak memiliki waktu banyak " kata devan dengan datar
" tujuan saya kesini untuk meminta bantuan anda kepada perusahan saya , agar perusahan saya tidak bangkrut , hanya anda yang bisa membantu saya tuan " jawab ditto
" apa yang bisa anda jaminkan kepada saya jika saya membantu anda ?." Tanya devan
" saya akan memberikan putri saya sebagai jaminan anda tuan " jawab ditto tegas
" putri ? HAHAH secantik apa putrimu hingah kau jaminkan kepadaku haa ?." Tanya devan dengan mengejek
" saya memiliki dua putri tuan jika anda mau , saya akan membawa salah satu putri saya untk anda " jawab ditto
Devan yang mendengar tawaran ditto pun berfikir berapaa saat dan dia tertarik dengar tawaran ditto dia akan menikahi salah satu putri ditto untuk dijadikan babu dirumahnya ..
" baiklah besok bersama salah satu putrimu kembali lagi kesini dan jika saya tidak tertarik dengan putrimu janga harap anda bantuan dari saya." Jawab devan dengan datar
" baik tuan saya yakin jika anda pasti tertarik dengan putri sayaa " jawab ditto dengan cepat
" CIHH , kau terlalu percaya diri tuan jadi itulah perusahanmu diabang kebangkrutan " ejek devan dengan dingin
Dan ditto langsung kediam saat mendegar kata kata ejekan dari devano ,, marah tentu dia sangat marah tapi dia tidak berdaya sedikitpun ..
" tidak ada lagi ? Jika tidak ada silahkan keluar dari ruangn saya tuan ditto, saya akan menunggu kedatangan anda dengan kedua putrii anda " sahut devan
" baik tuan jika begitu saya permisih terimaksih atas waktu anda " jawab ditto lalu pergi meninggalkan ruangan devan
Devan yang melihat ditto keluar dari ruangannya pun langsung tertawa
" HAHAHAHA siapa dirinya ? Memberikanku salah satu putrinya ? Agar perusahanya tidak terjadi kebangkutran ? HAHAH lihat saja tuan ditto kau akan menyesali perbuatanmu. " ucap devan dengan wajah tegas
Dilain sisi kinara yang sedang bercanda tawa dengan yuli disebuah taman dekat rumah yuli.
Yaa kinara sedang berada dirumah yuli dan mareka habis membuat konten yt mareka ,, ohh iyaaa kinara dan yuli salah satu artis yt yaa karena mareka dance dengan sangat lihai itulah mengapa mareka sedikit terkenal didunia yt
" haha sudahlah aku lelah " ucap kinara sambil menjatuhkan dirinya digulungan pasir
" aku pun begitu rin " jawab yuli sambil menjatuhkan dirinya disamping kinara
" heee aku lapar kita beli sesuatu disana " tunjuk yuli ditokoh serbang sana
" baiklah tapi aku akan menunggu diluar " jawab kinara dan di iyakan yuli
Mareka meyebrang jalan untuk menuju tokoh kue itu , yuli masuk dan kinara tunggu diluar dia tidak ingin masuk , lebih baik tunggu diluar saja.
Kinara yang sibuk membuka hp , dia tidak sengaja melihat sosok wanita tua berjalan menyeberangi jalan tol ,, wanita tua itu tidak sadar jika disamping nya mobil trak ingin menabrak nya mobill itu semakin mendekat
Tiba tiba kinara berlari dan berteriak kepada wanita tua itu , tentu saja wanita tua itu langsung terkejut mendengar teriakan kinara . Dan tiba tiba " AWAS TAN " teriak kinara sambil menarik tangan wanita itu untuk pergi dari tempat tersebut
BRUKK
Kinara yang berhasil menyelamatkan nyawa wanita tua tersebut hatinya yang tadi ingin loncat dan sekarang sudah merasakan legah
Kinara yang meliht wanita itu terjatuh ,, kinara langsung mendekati wanita tua itu
" maaf tante apa ada yang sakit .?" Tanya kinara dengan lembut
" tidak ada nak , bagaimana denganmu sendiri ? Apa ada yang luka saat membatu tante.?" Tanya wanita tua itu yaa dia adalah ibu devan ranti
" biar kan tante saja yang mengobati lukamu nak , kau terluka karena menyelamat kn tante dari mobil itu , jika tidak ada kamu mungkin tante sudah dirumah sakit sekarang." Ucap ranti sambil tertawa kecil
" hehe tidak apa apa tan , berarti tuhan sdh menyelamatkn anda " jawab kinara sambil tersenyum tulus
" benar kata km tuhan mengutuskan kamu untuk menyelamat kn tante." Sahut ranti dengan tersenyum
" mari biar saya bantu bangun." Tawar kinara dengn tulus dan di iyakan oleh ranti
" baik jika tidak ada saya permisi tante, teman saya pasti sudah cariin saya " sahut kinara
" ohh , tunggu sebentr " jawab ranti sambil membuka dompet dan memberikan uang terhadap kinara
"Nih ambil nak , anggap saja uang ini balas budimu sama saya ." Ucap ranti
Kinara yang melihat uang lima ratus itu pun langsung menolak uang itu
" maaf tante bukan saya menolak pemberian tante , saya bantu tante dengan tulus tidak membutuhkan imbalan ." Jawab kinara
" ambil saja nak , ini tanda terimaksih karena kau sudah melamatkn nyawa saya ." Ucap ranti
" saya bantu penuh keihklsan tan jadi ambilah kembali uang itu." Jawab kinara
Ranti yang melihat kinara tiba tiba dia tertarik dengan kinara ,, dia ingin mempuyai menantu sebaik dan secantik kinara
" baiklah nak , tapi apa boleh saya tau namamu.?" Tanya ranti
" nama saya kinara tan " jawab kinara
" ahh baiklah kinara jika kau bertemu dengan tante jangan sungkan untuk menegur tante ." Ucap ranti sambil mengelus rambut panjang kinara
" emm baik jika tidak ada saya permisih tante, sampai jumpa " jawab kinara sambil meninggalkn tempat itu
" kinara nama yang cantik secantik orang nya , aku berdoa agar kau yang menjadi menantuku kelak nak ." Sahut ranti
" astaga mengapa aku tidak meminta nomer wanita itu , kau bodoh ranti ,, sudahlah lebih baik aku menelpon devan dan aku akan cerita semuanya pada nya nanti ." Ucap ranti sambil berlalu pergi meninggalkn tempat itu
Ohh ita ranti ibu devan , ranti sempat berjaln jalan ditaman dimana yuli dan kinara berada disana ,, dan ranti ingin membeli sesuatu ditokoh dimana yuli dan kinara ada disana ,
Tapi ketika dia berjalan dia tidak menyadari jika ada mobil disampingnya jadi itulah dia bersantai jalan tampa ranti tau kinara yang dari tadi melihatnya dan meteriakin ranti dari arah jauh ,,
Ranti yang mendegar teriakn kinara pun merasa bingung kenapa wanita itu berlari dan berteriak kepadanya dan disaat ranti ingin melangkah dstu kinara langsung menarik tangannya mareka terjatuh berdua dan disitu ranti tau jika kinara meneriakin diri nya karena dia hampir saja diabang kematian untung saja ada kinara jika tidak ada maungkin benar yang dia ucapan mungkin dia sudah terbaring dirumah sakit
Kinara yang berjalan kearah tokoh itu pun langsung terkejut saat mendengar teriakan yuli , tentu saja kinara langsung merasa kesel temannya ini selalu saja teriak terhadapnya
" bisakah kau tidak teriakk haa " ucap kinara
" tidak bisa , kau dari mana saja haa , aku bulak balik mencarimu , dari mana saja kau " tanya yuli
" aku hambis membantu ibu ibu yang hampir ditabrak mobil " jawab kinara , dan tentu saja yuli langsung kaget mendengar ucapan kinara
" tabrak ? Ibu ibu ? Maksdnya kau habis menolong ibu itu.?" Tanya yuli
" emm " jawab kinara
" ahh cerita kn padaku seperti apa ceritanya dan kenapa aku tidak melihatnya .?" Tanya yuli lagi
" iyalah bodoh kau didalam, mana mungkin bisa kau melihatku , sudahlah ayo kita kembali ketaman dan aku akan ceritaknya padamu ." Ucap kinara sambil melangkah pergi meninggalkan yuli yang masih berdiri ditempat
" rin tunggu " teriak yuli saat melihat kinara yang menjauh darinya " cepat kali anak itu jalan " sambung yuli dalam
*jangan lupa tinggalkan jejak dan selalu dukung yaa* 😄😉