NARAKU

NARAKU
BAB 7



bab 7


Dilain sisi kinara yang baru saja pulang langsung dipanggil oleh ayah kinara ,, dan kinara merasa bingung baru kali ini ayahnya memanggilnya dengan sedikit lembut biasanya ayahnya selalu meneriakin kinara


" ada apa yah .?" Tanya kinara yang baru saja duduk didepan keluarganya


" jadi begini perusahan ayah sedang diabang kebangkurtan " jawab ayahnya


" lalu .?" Tanya kinara lagi


" ayah meminta bantuan kepadaa CEO terpandang dinegara ini ,hanya dialah yang bisa membantu ayah agar perusahan ayah tidak bangkrut ." Ucap ayahnya


Kinara benar benar merasa bingunh saat itu kenapa ayahnya tiba tiba bersikap baik dan lembut pada nya ? Lalu tentag perusahan ? Kenapa tidak bicara sm ibu nya saja kenapa harus kinara ? Soo selama ini kinara tidak sama sekali diberi tahu tentg perusahan ayahnya ,,ayahnya hanya memberi tahu bela dan ibu nya saja ,, jadi itulah kinara merasa bingung


Ditto yang melihat putrinya tidak berbicara pun langsung melanjutkan ucapanya


" dan tuan devano ingin meminta jaminan terhadap ayah ." Sambung ditto


" jaminan ? Jaminan apa yah .?" Tanya kinara


" bisakah kau membantu ayah ank .?" Tanya ditto ayah kinara


" membantu ? Apa yang bisa kinara bantu untuk ayah ." Jawab kinara


Ditto yang mendengar ucapan kinara sedikit senang , pasti kinara akan nurut semua dengan ucapa nya jadi itulah dia jadikan kinara sebagai jaminan nya dengan devan


Flashback on


Sebenar nya bela lah yang ingin dijadikan wanita simpanan tuan devan tapi sang istri sangat keberatan jika putri kesayang nya harus rusak hanya karena utang


" sayang jika bukan bela siapa lagi ? Dia anak pertama dikeluarga ini , jadi dialah yang harus membantu kita ." Ucap ditto pada istrinya itu


" tidak , aku tidak mau jika putriku menjadi wanita simpanan lelaki itu yah , kau tau sendiri kn bela adalah anak kesayangnku mana mungkin aku merelalakn nya begitu saja dengan lelaki lain lebih tepat nya lagi jadi wanita simpan lelaki lain ." Ucap sang istri , dan bela sudah menngis dipelukan sang ibu


Yaa belaa tidak ingin menjadi bahan jaminan antara ayah nya dan devan , padalah dialah yang harus melakukan hal itu , karena dialah yang sudah menghabiskan uang sang ayah nya dia selalu menuntut ini dan itu dia selalu seenak jidat nya di rumah itu jadi dialah yang harus membalas budi terhadap orang tua nya tapi sayang ibu nya tidak ingin bela menjadi wanita simpanan dan dia juga ingin bella selalu disamping nya


Ditto benar benar dibuat bingung saat itu juga , bagai mana bisa istrinya tidak mengijinkan bella manjadi wanita simpan lelaki terpandang dinegaranya ,, alasan ayah nya menyerah kn bela pada devan karena dia ingin bella mendapat kn hati devan dan jika devan juga mencintai bela disitulah bella akan menjadi istri sah DEVANO WILIEM WIJAYA dan nama nya akan terkenal dimana mana karena dia mempuyai menantu sangat terpandang diberapa negara


Tapi sayang semua itu sia sia dia bingung siapa yang akan menjadikan jaminan devan ? Apakah kinara ? Yang masih terlihat mudah sudah menjadi wanita simpanan ? Dia benar benar pusing dibuat ini semua


Tiba tiba istri ditto mendapat kan ide dan tentu saja dia langsung memberi tahu suami nya


" yah bagai mana jika kinara ? Selama ini dia hanya menjadi beban dikeluarga ini kan ? Menurut ku tuan devan pasti meyukai kinara ." Ucap sang istri


" kinara ? Syg kinara masih umur 19 tahun apa kah secepat itu dia menjadi wanita simpanan .?" Tanya sang ditto terhadap istri nya


" syang ,, masalah umur tidak masalah apa kau ingin perusahan mu tetap berjalan dengan lancar ? Jika iya jalan satu satu nya hanya kinara aku percaya pasti dia tidak bisa menolak pemintaanmu ." Ucap sang istri dengan keyakinan


Mengapa ibu kinara begitu mudah memberikan kinara terhadap devan ? Padahal kinara dilahir kan dirahim yang sama tapi mengapa kinara sangkat dibenci sang ibu dan ayah nya sendiri ?


" baiklah jika tidak ada jalan lain ." Jawab ditto kepada istrinya sambil tersenyum sedang kn bela dia merasa legah karena ibu nya telah menyelamat kn nya agar tidak menjadi jaminan ayah dan devano


Flashback off


Kinara diam sejenak perasaan sudah tidak enak tapi dia berusaha bersikap baik baik saja pada keluarga nya


" iya." Jawab kinara dengan sedikit gugup


" baiklah , kau ingin membantu ayah kan ? Jadi kau bersediah menjadi wanita simpana tuan devan ." Ucap ditto


Kinara yang mendegar ucapan ayah nya sangat terkejut disaat itu kinara ingin menangis tapi dia tidak ingin kelihatan lemah pada keluarga nya , kinara bingung harus menjawab apa yang ada didalam pikiran nya mengapa ayah nya begitu mudah menjadikan nya jaminan dan merelakan nya menjadi simpana lelaki lain yang jelas jelas kinara tidak mengenal nya


Berapa saat kinara melirik ayah nya lalu melirik ibu nya tidak ada pembelaan, dia melihat kedua mata itu penuh dengan ketenangan tamapa ada rasa cemas atau rasa bersalah , disitu kinara benar benar merasa kecewa terhadap keluarga yang selama ini dia hormati dan sayangi


" kenapa harus kinara yah ? Kak bela anak pertama dikeluarga ini mengapa harus kinara.?" Tanya kinara dengan tenang, didalam ketenangan nya dia merasakn sakit hati kecewa terhadap keluarga nya


" kau sudah tau kan rin aku harus mengujud kan impian ku ." ucap bella


Kinara yang mendengar ucapan bela ingin rasa nya dia menampar kakak kandung nya itu , sejak dia melirik ayah dan ibu nya lagi ,, tidak ada yang bersuara ,, hemm kinara sudah tau jika ibu nya lah yang telah meyusun ini semuaa dia tidak akan biarkan bella menjadi jaminan suaminya


" benarkah ? Seperti nya bisa kak kau menjadi simpan lelaki itu sambil meraih cita cita mu kn.?" Ucap kinara , bela langsung kediam dengan ucapan kinara


Tiba tiba ibu kandung kinara berucap " kenapa kau jadi menekan kakak mu , apa kau lupaa dia berkerjaa dan kau tidak, jadi kau saja yang akan menjadi wanita simpanan tuam devan


Kinara tertwa kecil mendegar ucapam ibu nya, kerja ? Apa hubungan nya dengan diri nya soo kinara tidak kerja karena juga ulah mareka yang tidak mengijin kan kinara berkerjaa ,, lalu sekarang mareka bilang seperti itu haha itu sangat lucu bagi kinara


" sudahlah kau ingin membalas budi pada kami apa tidak ? Jika kau ingin bersediah lah menjadi wanita simpanan tuan devan ." Ucap ibu kinara


" emm baiklah aku bersediah menjadi wanita simpanan lelaki itu agar kalian selalu hidup dengan kebahagiaan ." Ucap kinara senyum pada mareka ,, padahal kinara merasa sesak didada nya ingin menngis sekencang kencang nya


Tentu saja keluarga itu saat mendegr ucapan kinara merasa bahagiaa dia sudah tau jika kinara tidak menolak pemintaan mareka


" ayah sudah tau nak , pasti kau tidak akan mengecewaan kami ." Ucap ditto sambil memeluk kinara


Kinara yang dipeluk ayah nya hatinya benar benar merasakan sakit , keluarga nya bahagia atas penderitaan nya sendiri


" besok ikutlah dengan ayah kekantor tuan devan itu membicarain ini semua ." Sahut ditto


" baiklah jika tidak ada dibicarakn kinara pamit kekamar untk istrahat." Ucapa kinara dengan tersenyum hangat pada mareka dan mareka hanya mengatakan iya saja


Setelah itu kinara bergegas kekamar nya saat dia naik in tangga disitulah air mata yang sedang tadi kinara tahan ahkirnya keluar juga , kinara sempat berhenti sejenak lalu melihat kebawa, dia melihat keluarga itu sangat bahagiaa diatas pemderitaan nya


Kinara yang begitu merasa kan sesak didadanya langsung berlalu pergi kedalam kamar nya , setelah sampai kinara langsung menjatuh kan diri dibelakang pintu kamar nya


Dia begitu bingung apakah dia harus merelakan dimasa masa mudah nya sudah harus menjadi wanita simpana lelaki yang jelas jelas kinara tidak mengenal nya


" yaa tuhann kapan ini semua berlalu aku sunguh lelah dengan ini semuaa tuhan ." Rintihn kinara


" mengapa mareka begitu mudah berucap pada ku seakan akan mareka tidak merasa bersalah sama sekli " ucap kinara dengan berderai air mata


Dia melipat kedua tangan nya yang ditaruh nya diatas lutut nya lalu kinara menangis sejadi jadi nya didalam lipatan tangan nya


* jangan lupa tingglkan jejak , dan selalu dukung yaa jika ada kata kata salah dimaklumin aja hehe soalnya baru belajar* 😄😉