
BAB 35
kinara yang sangat bahagiaa tidak memperdulikan sekeliling yang ada dalam pikiran nya segera sampai didepan kediamaan ditto.
ketika kinara hendak membuka gerbang tiba tiba terhenti, penjaga yang ada disana langsung menghalangi kinara pergi, kinara yang melihatnya merasa heran mengapa penjaga ini tiba tiba berdiri didepan nya hampir saja mareka bertambrakan.
"permisih saya ingin pergi," sahut kinara
"maaf nyonya tuan melarang anda keluar dari rumah tampa seizin nya," jawab penjaga itu.
"tenang saja saya tidak akan melarikan diri, aku ada urusan sebentar saja,pliss pak," mohon kinara.
penjagaa yang melihat kinara memohon seperti itu menjadi serbah salah, wanita didepan nya ini tidak pernah ingkar janji dengan ucapan nya, tapi dilain sisi dia diperintahkan untuk tidak mengizinkann kinara keluar dari kediaman wijaya,dia melirik wajah kinara yang dampak sangat memohon padanya,karena kasihan dan dia juga percaya pada kinara jadi dia mengizinkan kinara pergi tapi memakai batas waktu.
sejenak dia menarik nafas lalu menghabuskan nafas nya dengan pelan "baiklah nyonya,tapi anda kembali jam 3 sore," jawab penjaga.
tentu saja kinara merasa senang diizinkan untuk pergi yaa walaupaun dirinya juga sedikit tidak suka diberi batas waktu,tapi itu tidak masalah baginya yang terpenting dia bertemu dengan keluarga yang sangat dia sayangi.
diri nya langsung melangkah pergi dari kediaman wijaya, dia berjalan kaki sampai depan lalu dia berhenti untuk memesan taksi onlen, tidak butuh berapa jam taksi yang dipesan sudah berada didepan diri nya, dia langsung masuk kedalam taksi itu.
PERUSAHAAN WIJAYA
devan yang duduk tenang dikursih dektur nya tapi tidak dengan pikiran nya, pikiran nya selalu menuju pada gadis yang sangat dia benci siapa lagi kalo bukan kinara, ntah mengapa dia sangat cemas dengan keadaan kinaraa saat ini.
"Apa gadis sialan itu baik baik saja?,mengapa diriku selalu memikirkan nya?,ahhhh siall!,tidak tidak devan kau jangan menaruh hati pada gadis lajan\* itu!, ingat tujuanmu hanya untuk menyiksa nya saja!!." gumam nya.
tampaa dia sadari benih cinta mulai tumbuh dihati nya, tapi sayang devan selalu menepis perasaan itu jauh jauh, dia tidak ingin menaruh hati pada kinara.
devan yang pusing memikirkan kinara tiba tiba sektirs rian mengetuk pintu nya " Masuk!" teriak devan dari dalam.rian yang berada diluar langsung melangkah masuk.
"Selamat pagi tuan,Maaf jika menganggu waktu anda," sahut rian dengan sedikit menundukkan badan nya.
"Ada aapa kau keruanganku?," tanya devan.
"dokter job berada diluar,"jawab rian.
"Lalu?,mengapa kau meminta izin padaku,biasa nya kalian langsung masuk seperti setan, dan sekarang kalian meminta izin?," tanya devan yang bingung.
"dokter job membawa seorang wanita tuan,jadi itu saya meminya izin kepada anda," Jawab rian.
"Wanita?,mengapa dia membawa wanita kemari?," Tanya devan.
"Saya juga tidak tahu tuan," jawab rian yang memang tidak mengetahui apa tujuan job datang kemari membawa wanita.
devan yang penasaran langsung menyuruh rian membiarian mareka masuk dan dia hanya me iyakan saja, tidak butuh lama rian langsung menyuruh job masuk dengan wanita disamping nya.
job yang mendapatkan izin tentu saja dia langsung merobos masuk kedalam ruagan devan, dan seperti biasa job masuk seperti dirinya lah yang mempuyai ruangan,, Yaaa job sudah teribiasa dengan sikap tidak tau diri nya itu, devan dan rian sudah terbiasa dengan sikap sahabat satu nya ini.
devan yang masig berada ditempat yang sama melirik job yang duduk difosa dengan meyilangkan kaki nya,sedangakn wanita yang dibawa job duduk disamping job dengan gaya centil nya, tidak perlauh ditaya rian sudah berdiri dibelakang devan.
Devan memperhatikan wanita yang duduk disamping devan dengan centil dan ditambh memakai pakean serbah terbuka,membuat diri nya merasa jijik dengan gadis itu.
Job yang menyadari tatapan devan langsung membuka pecakapan diantara mareka berempat diruangan itu.
"Hai devan,Apa kabar sudah lama tidak bertemu dengan sahabat terbaikku,"Basa basi Job.
"Apa tujuanmu kemari bersama wanita pengoda ini,"Jawab devan langsung.
Job yang mendegar ucpan devan tentu saja langsung tertawa kecil beda dengan gadis yang dibawa nya dia sangat merasa gram dengan ucapan lelaki yang duduk dengan gagah dikusih drektur nya.
devaan mengerutkan keningnya "Apa maksudmu?," tanya devan.
"Aku kemari membawa wanita untuk diperkenalkan untuk dirimu,Jika kau ingin ambilah,dan beri istrimu padaku,"jawab job.
Devan yang mendegarkan ucapan Job tentu saja dia marah,dengan semudah itu Job berucapa pada nya tampa ada rasa bersalah dekitpun.
"Apa maksudmu Job?,"tanya devan dengan sedikit marah.
"Yaaa aku kemari membawa wanita untuk ditukarkan dengan istrimu,Kasihan istrimu selalu kau siksa jika kau berikan padaku dengan senang hati aku menerima wanita seperti dirinya,"jawab Job.
Devan yang dampak emosi rian langsung mendaratkan tanhan nya dibahu devan,"Anda tidak perluh emosi tuan," jawab rian dengan tersenyum kecil.
Job yang melihat nya tentu tersenyum tujuan nya kemari untuk memperkenalkan gadis yang duduk disamping nya sebagai kekasih nya dan sebentar lagi mareka akan bertunagan.
rian memberi kode pada Job untuk melanjutkan perkataan nya, dengan senang hati Job membuat devan emosi.
"Tidak Perluh Emosi van,Bagaimana apa kau tertarik ?,aku sangat berterima kasih jika kau memberikan istrimu padak." sahut job dengan sangat tenang dan itu membuat devan tambah emosi.
"Siallan kau Job!!,gadis lajan\* itu pasti sudah mengodamu sehingah kau tergila gila dengan nya,dasar wanita Munafik!!," jawab devan dengan sedikit menaikan suaranya.
Job dan Rian hanya diam saja saat mendegar devan memaki istrinya sendiri,Rian sudah memberi tahu Job tentang mengetahui informasi kinara ditambah devan selalu menyiksa kinara, membuatnya merasa marah dengan sahabat nya itu,mengapa Devan menyia yiakan wanita yang sangat jarang ditemu semua lelaki dan Devan dengan bodoh nya menyia yia kan kinara.
awalnya dia ingin merebut kinara dari Devan tapi Rian menghalangi nya, rian ingin melihat sekuat apa kinara dan sebodoh Apa Devan.
job dan rian sudah mengetahui tentag kisah kehidupan kinara yang sebenar nya, dan Job tau jika Devan tidak mengetahui itu semuaa yang devan tau tentang kinara yaa itu wanita murahan, pada dasar nya itu sangat jauhh jauhh berbedaa, dan kedua orang itu mengetahui jika kinara tidak pernah menaruh hati/pacaran dengan lawan jenis,, Rian tau jika kinara sudah menaruh hati dengan devan.
"Buahhhhhhhh,Kau cemburu van?,Buahhhhh," tawaa Job pecah sebenar nya dia tertawa bukan karena lucu tapi dia tertawa dengan perasaan marah dengan sahabat nya yang terlalu bodoh itu.
devan yang melihat tawa Job langsung melempar Job dengan berkas yang berada diatas meja nya."SIALAN KAU!!," jawab devan.
sedangkan job dia menghindar saat devan melemparkan berkas kearah nya.
"Aku kemari ingin memperkenalkan calon tunangan ku pada kalian, bagai mana cocok bukan, tapi jika kau ingin memberikan istrimu padaku, dengan senang hati aku menerima nya." sahut Job dan langsung mendapatkan tatapan tajam dari devan dan gadis disamping nya itu sedangakn rian hanya mengelangkan kepalanya saja,job hanya tertawa bego saja.
"Apa untung nya jika kau memperkenal kan gadis itu pada kami?," jawab devan.
"Kalian kan sahabatku jadi aku ingin mendapatkan pendapat pada kalian," ucap job.
"Itu tergantung pada anda Dokter,jika anda merasa nyaman dengan wanita disampingmu yaa kau terusi saja tunangan ini, Tapi jika diantara satu dari kalian tidak merasa nyaman lebih baik batalkan saja,didalam pernikahan harus memiliki ikatan yang kuat bukan hanya satu saja yang merasa nyaman." jelas rian.
Job dan devan yang mendegar ucpaan dewasa rian langsung tertawa, bagaimana bisa rian yang terkenal tertutup pada wanita dan anti dengan pernikahan dan sekarang dia yang memberi penjelasan,, beda dengan wanita yang duduk disamping job dia tersenyum tulus pada rian tapi sayang rian membalas nya dengan muka tegas pless datar.
"BUAHHHH devan lihatlah Adikmu sudah tumbuh dewasaa!,"sahut job disela sela ketawa nya.
"Mungkin dia sudah lelah sendiri!,"jawab devan.
"SIAL!!," ucap rian dan membuat kedua lelaki itu tertawa berbahak bahak.
\*\*JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK DAN BERI DUKUNGAN AUTHORR YAA MKSIH SUDAH MAMPIR DICERITAKU SAYANG KALIAN😘\*\*