My soulmate Forever

My soulmate Forever
cuman sebentar



"Sayang.... bangun lah, ini sup yang kau pinta" kemudian Rey meletakan nampan itu di meja dan mencoba membangunkan istrinya.


Nayla langsung mengerjapkan kedua matanya sambil menguap hingga matanya berair, kemudian Rey memberikan sup itu kepada istrinya


"Trimakasih.... " ucap Nayla tersenyum


"apa kau sangat mengantuk? " Rey menyibakann rambut panjang istrinya yang sedikit menutupi wajah cantiknya itu


"Tidak.... aku hanya ketiduran saja" seru Nayla memakan sup itu


"Apa kau mau tidur lagi setelah makan ini....? " tanya Rey gelisah


"kenapa kau bertanya seperti itu... " seru Nayla mengerinyitkan alisnya


" Tidak.... hanya saja" Rey sengaja menggantungkan perkataannya


"Apa...? "


"Lupakan saja.... cepat habiskan sup mu itu"


"Hmm.... baiklah"


" tidak bisa... setelah sekian lama aku baru diberikan jatah, tapi masa cuman sebentar saja.... " gumam Rey tidak terima


Nayla menyadari kalau sendari tadi suaminya itu selalu gelisah tapi ia hanya diam saja dan lanjutkan makan. Setelah habis ia meletakan nampan itu di meja


"Rey.... kau kenapa sih" kata Nayla membuyarkan gumam Rey sendari tadi


"Hah.... " tanya Rey masih belum konek


"Kau ini sedang memikirkan apa sih.... " ketus Nayla mengerutkan dahi


"Hmmm... aku sudah selesai, minggir aku mau mandi dulu" ucap Nayla menurunkan kakinya ke lantai, kemudian ia berdiri tapi tangannya ditahan oleh Rey


"Tunggu.... " kata Rey


"Ada apa...? " Nayla berbalik menghadap penuh kearah Rey


"Hari ini kau tidak kemana mana kan.... " ucap Rey


"Iya... " Jawaban Nayla membuat Rey menarik kedua sudut bibirnya hingga membuat senyum yang sempurna


"Benarkah....! kalau begitu tidak usah mandi, kita habiskan hari ini di atas kasur saja" Rey kemudian menarik kencang lengan istrinya hingga terjatuh dalam pelukannya


"Rey.... nanti kan bisa, aku belum mandi" saut Nayla mencoba melepaskan diri, namun tangan Rey lebih cepat melepaskan spray yang membalut ditubuhnya


"tidak usah mandi...!! tubuhmu tetap harum walau tidak mandi" seru Rey menindih tubuh Nayla hingga tidak bisa lari kemana mana


"Kau ini_ _ " belum selesai Nayla berbicara, Rey langsung melumattt bibirnya dan mereka berdua kembali hanyut di dunia mereka sendiri.


Seperti yang dikatakan Rey, mereka berdua menghabiskan hari yang begitu panjang di dalam kamar saja hingga menjelang sore


.


.


.


.


.