My soulmate Forever

My soulmate Forever
Ikut Aku



Setelah itu Rey langsung mendudukan tubuhnya di sofa tempat Nayla duduk tadi, tak lama kemudian suara bising dari luar rumah langsung terdengar di telinga Nayla. Bi Lila langsung membukakan pintu ternyata Chelsia dan Fany sudah datang bi Lila langsung memberitahukan kalau Nayla sedang menunggu mereka di balkon kamarnya, mereka berdua pun langsung pergi mendatangi nayla.


Saat mereka memasuki balkon mereka langsung terkejut melihat Rey ada di sana bersama Nayla


"Kalian sudah sampai kemarilah" pinta Nayla menghampiri kedua sahabatnya itu


"Hey Nayla kau tidak memberitahu kami kalau calon suamimu ada di sini" bisik Chelsia


"Emm itu dia tidak memberitahuku kalau mau datang kemari" saut Nayla


"Ayo cepat kalian akan ku perkenalkan denganya" imbuhnya


Nayla langsung memperkenalkan Chelsia dan Fany kepada Rey, ia juga mengatakakn kalau Rey kemari ingin mengajaknya pergi ke Boutique.


"Kalian ikutlah denganku" pinta Nayla


"Apa kami tidak akan mengganggu" saut chlesia


"Tidak, kumohon ikutlah" pinta Nayla


"Tapi kapan kita akan berangkat" tanya Fany


"Kalau bisa sekarang" saut Rey


Mereka langsung berangkat menuju toko Boutique yang sangat terkenal di sana. Rey melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang 15 menit kemudian ia menghentikan mobilnya tepat di toko Boutique yang sangat mewah. Mereka langsung masuk ke dalam Boutique itu dan Rey meminta pegawai toko itu untuk menunjukan model Gaun di sini.


"Cepat pilih Gaun yang cocok untukmu" ucap Rey


"Hmmm baiklah" saut Nayla berlalu mengikuti Pegawai tersebut bersama Chelsia dan Fany


Pegawai itu bernama Sarrah ia memperlihatkan Gaun yang sangat cantik sekali, Sarrah mempersilahkan Nayla untuk memilih dan mencoba gaun yang serasa cocok bagi Nayla.


Chelsia dan Fany meminta Nayla untuk duduk diam di sofa sementara mereka berdua yang akan memilihkan gaun untuk Nayla.


"Syukurlah tidak ada Rey, jadi aku tidak perlu malu saat mencoba gaun yang dipilih mereka" gumam Nayla melebarkan senyumanya.


Fany dan Chelsia mendapati satu gaun yang sangat menarik perhatian mereka berdua


"Kita tunjukan dulu kepada Nayla apa dia menyukainya atau tidak" ucap Chelsia dan Fany langsung mengiyakannya.


"Nayla coba kau lihat gaun ini" ucap Chelsia menghampiri Nayla.


"ini sangat cantik sekali" timpal Fany


"Emm aku menyukainya sih tapi apakah gaun ini cocok denganku" saut Nayla


"Astaga Nayla, apasih yang tidak cocok denganmu kau selalu cocok mengenakan apapun" seru Fany membuat Nayla tersipu malu


"Yasudah aku akan membantumu mengenakan gaun ini" saut Chelsia


Mereka berdua berlalu masuk ke dalam tirai cantik yang menjuntai tinggi untuk Nayla mencoba gaunnya. sebelum itu Chelsia menutup kembali tirai itu sekaligus mengisyaratkan sesuatu kepada Fany.


20 menit kemudian Nayla sudah mengenakan gaun Dress lance blue bertali dihiasi kain yang menbentang ke belakang membuatnya terlihat sangat cantik, Chelsia berlalu keluar untuk membuka tirai yang menjuntai menghalangi pandangan orang dari luar, kemudian Chelsia dan Fany meninggalkan mereka berdua sendiri. Nayla langsung terkejut saat melihat Rey dari pantulan cermin di depannya.


Seketika pandangan Rey langsung terkesiap melihat ke arah Nayla yang sedang berdiri di tengah tengah cermin yang memantulkan tubuhnya yang sangat cantik itu. ia langsung mendekat dan mendekap tubuh Nayla dari belakang ia mengendus leher Nayla membuatnya merasa geli.


"Kau terlihat sangat cantik sekali" bisik Rey seraya mencium leher Nayla


"Apa apaan kau ini cepat menjauh dariku" saut Nayla membuat Rey semakin gemas


"Tidak mau" saut Rey semakin mengeratkan pelukannya.


"Dasar cowok b*jingan menjauhlah dariku" teriak Nayla


"Iya iya bawel" saut Rey tersenyum seraya melepas dekapanya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.