My soulmate Forever

My soulmate Forever
Maafkan aku



Setelah berbicara dengan Fany melalui telpon selulernya, Nayla meletakan ponselnya diatas meja rias dengan menggerutu kesal


"Aku sampai bertengkar dengan Rey hanya gara gara Fany...!! Arghhh Fany " gumam Nayla mengacak acak rambutnya


"Aku harus bagaimana ini...? Rey pasti sangat marah padaku...!!" gumam Nayla menggigit kuku jarinya ia mencoba kembali melangkahkan kainya mendekat kearah suaminya yang masih diatas kasur sambil membaca buku


"Rey... " panggil Nayla duduk di tepi kasur, namun Rey tak menggubris nya


"Rey maafkan aku... " ucap Nayla kembali


"Rey....!! " namun Rey seolah olah tak menghiraukan Nayla


"Ada apa..? " tanya Rey singkat


"Rey maafkan aku tentang masalah tadi... " kata Nayla sambil menundukkan kepalanya


"lupakan saja... cepat rapikan bajumu itu, kita turun untuk makan" saut Rey, berlalu meninggalkan Nayla


"Rey apa kau benar-benar marah kepadaku" tanya Nayla namun Rey tak menggubris nya ia hanya sibuk merapikan pakaiannya


"Rey kumohon maafkan aku" mohon Nayla mengelanyuti lengan suaminya


"Cepat...!! ayo kita turun" ketus Rey


"Kau benar benar marah kepadaku...? " tanya Nayla dengan wajah agak ketakutan


"Tidak usah banyak tanya...! " seru Rey dan Nayla pun menganggukan kepalanya


Setelah itu Rey mengajak Nayla turun ke lantai bawah untuk makan malam berdua. Nayla tak henti hentinya memandangi Rey yang sedang makan. Kemudian setelah makan mereka berdua langsung kembali ke kamar, Rey langsung menyandarkan tubuhnya di sandaran kasur sambil baca bukunya yang tadi


"Rey... " panggil Nayla


"kau masih marah kepadaku...? " tanya Nayla


"Tidak, jangan banyak bicara... " seru Rey, namun Nayla tidak menurutinya


"Lalu kenapa kau mendiamiku seperti ini...!! " ketus Nayla merasa agak kesal karena jawaban suaminya


"Kau ingin aku seperti apa...? memelukmu lagi seperti tadi" saut Rey dengan datar, membuat Nayla semakin kesal


"Huhhh...!! terserahmu saja lah, aku tidak peduli " kata Nayla dengan marah kemudian ia berlalu pergi keluar dari kamar itu, sepanjang jalan ia selalu mengumpat kepada suaminya itu


"Aku sudah minta maaf kepadanya....!! tapi lihat dia masih bersikap dingin kepadaku" gumamnya kembali, ia kemudian menuju ke kamar tamu dan tidur disana karena merasa kesal dengan suaminya


"Aku lelah sekali.... aku ingin istirahat sebentar" ucapnya langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur, kemudian tanpa berlama lama ia langsung tertidur dan terlelap di dunia mimpinya


.


.


.


.


.


.