My soulmate Forever

My soulmate Forever
Lega



Di dalam kamar, Rey juga sedang marah kepada istrinya, namun ia juga tidak tega seperti itu, dan kemudian pergi keluar untuk mencari keberadaan istrinya namun ia tidak mendapati keberadaan itu disana


"Kemana dia... masa dia pergi kerumah papa dan mama.... "


"Argh... aku pergi cari dia dulu " Rey dengan perasaan kacau menuju ruang tamu rumahnya namun ia juga tidak mendapati keberadaan istrinya.


Namun saat Rey melewati kamar tamu, ia heran kenapa pintu kamar itu terbuka. Jadi Rey langsung masuk, ia merasa lega sekali karena disana ada istrinya sedang tertidur lelap ia menghampiri istrinya sambil tersenyum dan duduk di tepi kasur itu sambil menatap wajah cantik istrinya.


Rey kemudian ikut tidur sambil memeluk Nayla dengan pelan, keesokan paginya Nayla mengerjapkan kedua matanya menyesuaikan dengan cahaya di sekitarnya, saat pandangannya masih kabur ia melihat kalau ada seseorang yang tertidur disampingnya itu membuatnya terkejut dan ingin teriak


Tapi Nayla disadarkan saat ia sudah melihat dengan jelas orang yang tidur disamping nya itu adalah suaminya sendiri, ia merasa lega sekali sambil menatap wajah tampan Rey sambil tersenyum


Tanpa sadar Nayla mencium pipi Rey dan saat itu juga Rey membuka matanya, membuat Nayla salting hingga mendorong tubuhnya sendiri menjauh, namun tangan Rey dengan cepat menarik lengan istrinya itu membuat mereka wajah mereka berjarak 10 senti saja.


"Kau... sudah bangun" kata Nayla dengan canggung


" sudah dari tadi.... jauh sebelum kau bangun" saut Rey tersenyum


"Da- dari tadi.... " ucap Nayla malu sekali


" Iya... dari tadi, aku melihat semuanya yang kau lakukan padaku" goda Rey


"Kau.... menyebalkan sekali" ketus Nayla memanyunkan bibirnya membuat Rey gemas melihat tingkah istrinya itu


"Maafkan aku... aku salah, lain kali aku akan mendengarkan perkataanmu sayang" perkataan Rey langsung menari nari di hati Nayla


"Benarkah.... kau tidak akan seperti kemarin lagi" tanya Nayla tersenyum


"Iya sayang... aku janji" saut Rey mengkecup bibir Nayla,. "Bolehkah.... " ucapnya langsung dimengerti oleh Nayla, suaminya itu pasti ingin meminta jatahnya yang tertunda kemarin


"Tunggu dulu...!! " ucap Nayla


"Kenapa...? "


"Tidak... aku kerja besok saja, aku ingin menghabiskan waktuku hari ini bersama denganmu"


"Baiklah.... " Kemudian mereka berdua bergerilya di dunia mereka sendiri saat pagi hari.


beberapa jam kemudian Nayla tiba tiba merasa lapar ingin memakan sesuatu, mungkin karena ia sedang hamil jadi mudah lapar


"Rey... apa didapur ada sup" tanya Nayla


"kau lapar.... " Rey bertanya balik dan Nayla menganggukan kepalanya,. "baiklah aku akan menyuruh bibi untuk membuatkan sup untukmu"


"Baiklah.... " saut Nayla


Kemudian Rey mengenakan pakainanya, dan berlalu turun untuk menyuruh bibi membuatkan sup untuk istrinya itu.


Setengah jam kemudian Rey kembali membawa nampan yang berisi semangkuk sup dan jus, tapi ia melihat istrinya sudah tertidur lelap disana.


.


.


.


.


.


.


.