My soulmate Forever

My soulmate Forever
Kabar Baik



"Berani sekali dia tidak menuruti permintaanku, dia adalah wanita pertama yang memperlakukanku seperti ini.... Awas saja kita bertemu lagi nanti" gumam Daniel kesal sambil tidak menyangka karena ni pertama kalinya ia ditolak dan dimaki oleh perempuan bahkan mamy nya sendiri pun hampir tidak pernah seperti itu kepadanya, biasanya para perempuan selalu menuruti semua permintaannya tanpa terkecuali.


Kediaman Rey dan Nayla


***


Setibanya di rumah,....


Nayla dan Rey disambut oleh mama Bianka dan papa Faisal disana, mereka memberi sapaan hangat dan begitu bayak ciuman di kedua pipi anak dan menantunya itu seperti anak kecil, dan keduanya begitu pasrah.


"Bagaimana.... apa ada kabar baik dari kalian berdua" tanya papa Faisal dengan hebohnya


"Kabar baik apa pa...? " Nayla menanyai balik papanya dengan bingung


"Itu lohh... dedek dalam perut" celutuk Kayla menyauti pertanyaan Nayla, membuatnya bersusah patah mencerna perkataan Papanya dan adik iparnya itu


"Emm- mungkin untuk sekarang masih belum ada, Pa... " saut Rey sedikit kecewa dengan itu


Saat itu juga Nayla memberitahukan mereka kalau dirinya punya kabar baik yang sedang dibicarakan oleh mereka itu


"Nayla sekarang sedang hamil" ucapnya sontak membuat semua orang didalam rumah itu langsung terkejut dan bahagia, dan disana yang paling bahagia adalah suaminya namun Rey merasa agak kesal karena istrinya tidak memberitahukannya terlebih dahulu akan itu. Usia kandungan Nayla sekarang menginjak 3 minggu dari sekarang. setelah itu mereka berdua diminta pergi kekamar oleh mama Bianka untuk beristirahat


"Jangan lupa nanti turun untuk makan malam, ya nak..." tutur Bianka, Rey dan Nayla segera mengiyakannya


Rey menarik tangan Nayla dan segera mengajaknya untuk masuk kedalam kamar. Bianka pun tersenyum saat melihat anaknya dan menantunya itu terlihat sangat akur, seakan ada rasa lega tersendiri di dalam hatinya. Kayla dan Kevin pamit pulang karena harus menemani kakek william di rumah mereka.


"Pa, sepertinya kita sekarang sudah semakin tua yaa. Kita sudah punya calon cucu" ujar Bianka sambil merangkul lengan Faisal dan menyandarkan puncak kepalanya di bahu suaminya itu


"Iya... papa juga merasa semakin tua sekarang" sautnya terkekeh


***


Rey menutup pintu kamar itu rapat rapat dan menguncinya, ia melempar koper itu ke sembarang tempat dan segera menjatuhkan tubuhnya di atas kasur


Sementara Nayla, wanita itu sedang sibuk membereskan kembali pakaian yang kotor miliknya dan suaminya itu, ia juga merapikan pakaian yang masih bersih dan memasukannya ke dalam lemari tak jarang ia melirik kearah suaminya yang masih berbaring di atas kasur,


"Aneh... dia kenapa sih tadi di bawah dia terlihat yang paling bahagia saat mengetahui kalau aku hamil, tapi pas dikamar tiba tiba dia langsung mendiamiku seperti ini" gumam Nayla dengan kesal,


Kemudian ia melihat ada paper bag berwarna putih yang berisikan sebuah kado, Rey yang melihat boks kado hadiah pernikahan dari kedua sahabat baik istrinya itu langsung beranjak ingin menghentikan istrinya itu namun tidak jadi karena Nayla sudah terlanjur membongkar paper bag tersebut, betapa terkejutnya Nayla melihat kalau isinya adalah gaun malam wanita Lingerie berwarna merah yang tipis sekali, kemudian ia langsung menatap sinis suaminya dengan tatapan tajam


"Gaun siapa ini...?? " tanya Nayla beranjak mendekati Rey,. "kau mau memberikan gaun ini kepada siapa" tanyanya cepat seakan tidak sabar mendengar jawaban suaminya, bahkan ia begitu penasaran dengan gaun itu, karena tidak mungkin Rey akan memberikannya kepada Nayla karena itu terlalu sexy pikiranya sudah berlarian kemana mana saat itu