My soulmate Forever

My soulmate Forever
Berlari



Nayla terus berlari sekuat tenaga agar bisa menghindar dari kejaran suaminya, ia terus terusan berlari tanpa arah hingga berderai air mata. Di pikirannya hanya tahu berlari dan berlari sejauh mungkin, namun ia berlari di jalan yang salah, ia berlari hingga ke tengah jalan raya


"Braaa..... akkkkkk....!!!!"


suara mobil menabraknya dengan kecepatan lumayan kencang, pengemudi mobil itu tidak sempat mengendalikan kemudinya hingga membuat keadaan Nayla lumayan parah. Nayla pingsan dan mendapatkan luka dan darah di kepala lutut dahi dan lengan lengan tangannya, tubuhnya juga dilumuri darah hingga membuat bercak di jalan itu.


Saat itu banyak sekali orang yang panik dan berlarian untuk membawanya kerumah sakit terdekat, untungnya orang yang menabraknya bersedia bertanggung jawab untuk itu


Namanya adalah Leonore Gionia pria seumuran dengan suaminya, memiliki wajah tampan, memiliki semua kriteria idaman para perempuan, yang tak lain orang yang menabrak Nayla, dia memiliki darah campuran dari Korea dan Jepang. Leon Gionia dan beberapa orang yang menyelamatkan Nayla membawanya langsung ke rumah sakit terdekat.


***


4 Jam Kemudian....


Jari jari Nayla mulai bergerak gerak, membuat Laki laki itu langsung beranjak dari sofa yang didudukinya dengan panik. Nayla mulai mengerjapkan kedua matanya menyesuaikan dengan cahaya di ruangan itu, ia menyentuh bagian keningya yang terasa pusing dan sangat sakit.


" dimana aku, tempat ini....," gumamnya dalam hati seraya mentap kearah leon dengan panggangan yang masih kabur. "Rey..., kau kah itu" lirihnya hanya mengerakan bibirnya saja


"Hey.....? apa kau baik baik saja" kata Leon dengan suara panik dan melihat Nayla yang masih mengerinyitkan dahinya, dan Nayla hanya menggelengkan kepalanya saja, setiap pertanyaan yang dilontarkan oleh leon hanya ia jawaban dengan menggelengkan kepalanya saja


"(merasa canggung) Kalau keluargamu sekarang ada dimana....?? " tanyanya kepada Nayla, namun Nayla hanya menggelengkan kepalanya


"Ya sudah kalau kau tidak mau bilang tidak masalah.... tapi kalau kau mau bilang kau bisa langsung memberitahuku saja, sekarang kau istirahat saja" ucapnya, "oh iya, perkenalkan namaku Leonore Gionia, panggil saja aku Leon " timpalnya menjulurkan telapak tangannya kepada Nayla


"Aku Nayla.... " saut Nayla singkat


Sementara hari sudah malam, Rey masih mencari Nayla dibantu oleh paman allo dan yang lain, ia juga meminta bantuaan kepada temannya yaitu Daniel, Gabriel dan melaporkan Nayla hilang kepada polisi setempat. Rey begitu khawatir kepada Nayla yang tidak bisa di hubungi karena Nayla sengaja meminta Leon untuk mematikan daya ponsel miliknya. Rey tidak memberitahu teman dekat istrinya apalagi keluarganya di rumah agar tidak merasa cemas.


***


Sudah 3 hari Nayla berada di rumah sakit ini tanpa diketahui oleh suaminya berkat pengaruh Leonore Gionia yang mampu menekan keberadaan Nayla disini sebab itu Rey dan yang lain tidak mengetahuinya. Tiap hari Leon lah orang yang selalu menjaga Nayla dan mengurus kebutuhannya selama ini, tak jarang juga dia bertanya kenapa dia sampai ingin bersembunyi seperti ini sepertinya ia merasa kalau sudah mulai menyukai Nayla.


"Nayla.... kau sudah mulai pulih bukan? lalu kemana kau akan pulang...?" tanya Leon


"pulang..... "


"Entahlah....." jawabnya lirih


"Aku.... "


"Aku tidak bisa" jawabnya


"Kenapa...? " tanya Leon


"karena aku.... " jawab Nayla


"Ya kau kenapa... " saut Leon


"Aku sudah menikah....." jawabnya merasa sesak saat mengingat kejadian itu


"Aku sudah mengetahuinya..., nama suamimu Rey kan Reyvan Alexsandra putra dari Halley alexandra dan Adriana Meriem, tapi kedua orang tuanya sudah meninggal saat suamimu berusia 15 tahun, jadi dia dirawat oleh kakeknya yang memiliki perusahaan ternama di negara tempat tinggal kalian sekarang" sautnya dengan sangat lancar seperti orang yang sudah menghapal selama berjam jam untuk itu.


"Kau...... kau tau darimana" tanya Nayla terkejut.


"maaf karena aku lancang, sebenarnya aku bisa tahu karena mentelidiki identitasnya karena Rey terus terusan ingin memblok pengaruh ku di rumah sakit ini" saut Leon dengan wajah serius, "jadi aku menyelidiki latar belakangnya dengan susah payah sekali dan aku juga mengetahui kalau dia itu sudah memiliki istri yaitu kau" timpalnya dengan sangat kecewa namun ia menyembunyikannya di balik senyuman tampannya itu. saat itu Nayla sangat terkejut sekali mendengar perkataannya itu, karena Rey pasti sangat memprivasi data dirinya dan keluarganya agar tidak diketahui oleh pihak luar tapi ia terheran saat Leon bisa mengetahui semuanya dengan lancar.


.


.


.


.


.


.


.


.