My Romance My Life

My Romance My Life
Bab 71 [ Menyerang black mamba ]



Setalah mendengar ceritanya Hyungseok, Kami pun paham mengapa ia bisa masuk ke dalam SOC dan kenapa ia bisa berhubungan dengan Black mamba.


"Jadi kau ingin kembali ke black mamba dan menyerang mereka hanya karena uang kecilmu itu?" Tanya Win.


"Iya!"


"Apa kau gila? Kau mau mati ya! Jika kau mati bagaimana dengan Hyena?" Kata Win sambil marah.


"Aku Tahu! Tapi aku lebih berharap hyena tak tahu kalau aku adalah ayahnya. Ia pasti akan merasa malu karena memiliki ayah yang pengecut sepertiku!" Kata Hyungseok.


"Bagiku tidak begitu kok!" Kataku.


"Hah?"


"Aku pernah mendengar Hyena bergumam sendiri di ruang pasien RS. Dia bilang iya ingin bertemu ayahnya. Kangen kamu, Dan ia bilang ia tak akan membenci kamu meskipun kamu itu penjahat ataupun seorang sampah. Ia hanya butuh kasih sayang seorang ayah Hyungseok, Jika kamu mati, Ia akan semakin kesepian karena tak pernah mendapatkan kasih sayang kedua orang tuanya! Ibunya masih sekarat, Dan kini kamu mau cari mati?" Kataku.


"Apakah itu benar?"


"Ya benar lah! Gak mungkin aku bohong!" Kataku.


Hyungseok pun menunduk dan lalu menangis.


"Hei! Jangan cengeng begini! Kau ini kan seorang ayah! Kau harus kuat dan tegar!" Kata Win.


Kini Hyungseok sudah merasa baikan dari pada sebelumnya. Sedangkan Youknow hanya diam mendengarkan aku dan Win sedang berusaha. menghibur Hyungseok.


"Ku rasa yang dari tadi diam itu adalah Youknow ya! Apa kau bisu? kenapa diam aja dari tadi?" Tanya Win.


"Hah! Kau ini masih belum kenal aku ya? Aku kan emang gak pandai menghibur orang lain!" Kata Youknow.


"Baiklah! Kami akan ikut masuk ke dalam Balck mamba dan mengambil uangmu itu!" Kata Win.


Kami semua pun sepakat untuk mengambil uangnya Hyungseok yang hilang.


Sekarang kami sedang di depan markas black mamba yaitu kantor cabang distrik 20.


Organisasi yang amat besar dan perusahaan yang maju. Dengan mengandalkan kejahatan dan tindak kriminal.


"Kantor besar ini milik mereka? Wah! Mereka hebat juga ya! Haruskah aku mencuri di sini seperti dulu?" Kata Win.


"Hah! Itu kan dulu, Sekarang aku tak selincah itu!" kata Win.


"Ayo kita masuk bersama! Kita harus membaur agar bisa masuk ke sana!" Kata Hyungseok.


Kami berpencar dan berpisah. Aku pun berpura-pura menjadi pegawai wanita di dalam kantor itu dengan cara membius salah satu pegawai wanitanya yang asli.


Aku mencuri baju dan kartu identitasnya agar bisa masuk ke dalam kantor.


Yang kulakukan hanya berkeliling memasuki dari satu ruangan, Keruangan yang lain. Dengan tujuan menemukan uang Hyungseok yang di cuti mereka.


Hal itu berlangsung agak lama dan awalnya berjalan dengan sangat lancar. Tapi, Tak lama kemudian. Suara alarm berbunyi yang menandakan penyusup masuk. Aku langsung panik dan berlari keluar dari ruangan yang aku masuki. Kupikir akulah yang ketahuan, Ternyata aku salah. Itu adalah Hyungseok sendiri.


Tampaknya ia sengaja membuat dirinya ketahuan.


"Kau memang mencari mati ya dengan melangkahkan kakimu itu ke sini!" Kata Salah satu penjaga.


Lalu datanglah bos mereka dari atas tangga.


"Wah, Wah, Wah! Anggota kesayanganku Lee Hyungseok! Yang memiliki kekuatan bertarung yang melebihi batas dan sangat kuat! Tak kusangka akan menemukanmu dengan cara yang semudah ini! Padahal aku percaya padamu! Tapi kenapa kau khianati aku!" Katanya.


"Sejak awal aku memang bukan bawahanmu!" Kata Hyungseok.


"Ha... Hyungseok yang malang! Jika kau terus memberontak begini, Bagaimana dengan nasib putrimu itu? Kami sudah menemukannya lho!" Kata Bos mereka.


"Hah! Jangan berani-berani kau sentuh putriku!" Kata Hyungseok.


"Tenang saja! Sekarang putrimu baik-baik saja! Karena kamu sudah datang kepada kami!" katanya.


"Ah... Sialan!"


Tiba-tiba ada yang mengumpat dengan keras dari arah atas. Ternyata itu Win.


"Kalian sangat menyedihkan! Kan Hyungseok tak ingin jadi anggota tim kalian, Kenapa kalian begitu terobsesinya dengan Dia?" Kata Win.


Seketika suasana menjadi tegang.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...