My Romance My Life

My Romance My Life
Bab 12 [Aku lebih jahat]



Aku berdiri dan mereka semua menatapku.


"Akan aku jelaskan inti dari cerita kehidupanku ini! aku akan mengenalkan kalian satu persatu," kataku.


"Min Hari! Adalah namaku yang dulu, saat aku diangkat menjadi anaknya tuan Min yang menikah dengan janda yang memiliki 2 anak perempuan! Min Hana dan Min Hani. Saat menikah dengan ayahku, Mereka menyiksaku dengan diam-diam. Tapi setelah Ayahku meninggal, Mereka mulai bebas menyiksaku. Aku muak dengan kehidupanku dan memutuskan untuk bunuh diri! Dan aku bertemu Youknow di rumah sakit, kami berteman dan menjadi sahabat. Dan sungguh sebuah takdir bahwa dokter yang bertanggung jawab atas diriku adalah kakakku, aku bertemu keluargaku dan saat itulah aku tahu Lion adalah saudara kembarku!" ceritaku.


"Ja... jadi, mereka berdua adalah.... keluarga yang dulu menganiaya dirimu! Hah! Tunggu dulu..... Ingatanmu sudah Kembali?" Kata Lion Baru menyadari.


"Ya ampun! Dari tadi Kamu tidak menyadari? yang bener aja!" kata Youknow.


"Tu....tunggu! Bukankah..... Lion adalah..... anak dari... bangsawan terkaya di Korea! Itu berarti........ Luna.......... Sial! Mustahil!" Kata Hana.


Hani tiba-tiba ketakutan dan menangis, ia tiba-tiba menghampiriku dan berlutut.


"Hari.... eh tidak! Maksudku Luna.... Maafkan aku jika selama ini aku sering jahat padamu! Aku sungguh menyesal! sebenarnya aku hanya ikut-ikutan dengan kakakku dan ibuku. Mereka lah yang mulai! jadi... tolong maafkan aku ya!" kata Hani.


aku menatapnya dengan tatapan dingin. Ku sebenarnya merasa agak kasihan dengannya, tapi aku tidak boleh goyah. Mereka adalah Ratunya berbohong, aku tidak boleh mudah percaya pada mereka. Saat aku lengah, mereka akan menjatuhkan ku dan membuatku hancur.


"Hani! yang benar saja! kau bilang aku yang mulai duluan? kan kamu yang mulai duluan bego!" kata Hana.


"Huh! Apaan sih! Sok asik!" kata Hani.


Sempat-sempatnya mereka berantem di depanku. Pertengkaran saudari kembar.


"Huh! Kalian berdua itu SAMA SAJA! KALIAN PIKIR AKU BISA MEMAAFKAN KALIAN SEMUDAH ITU! JANGAN HARAP YA! AKU BUKANLAH CINDERELLA PADA UMUMNYA! CINDERELLA MUNGKIN TIDAK PENDENDAM, TAPI AKU ORANGNYA PENDENDAM! TIDAK ADA KESEMPATAN KEDUA UNTUK KALIAN OKE! KALIAN PAHAM!" Kataku dengan menaikkan nada suara ku.


Youknow dan Lion kaget dengan suaraku yang meninggi. Mereka tampak tak terbiasa dengan perubahan singkat dari sikapku.


"Aku bukanlah gadis dungu lagi! aku tak bisa kalian tipu lagi! Akan ku pastikan kalian menderita seumur hidup! karena kejahatan yang melebihi batas.... tidak pantas berada di dunia ini!" kataku.


Hana Dan Hani tercengang dengan perkataan ku. mereka tampak ketakutan dan merinding.Hani yang awalnya berada di kakiku pun berdiri sambil menangis.


"Bagaimana bisa kau sekejam ini pada kami?" tanyanya.


"Karena kesalahan kalian sendiri! bukan salahku! Kalian lah yang awalnya menyiksaku! aku hanya membalasnya, apa salahnya?" kataku sambil tersenyum seperti psikopat.


Hani terdiam, Hana pun begitu juga. mereka berdua mematung berdiri tak bergerak.


Aku melihat ketakutan mulai muncul di mata mereka, sama seperti yang aku rasakan dulu. Saat-saat inilah yang paling kutunggu-tunggu. Yaitu melihat ketakutan Dimata mereka. Ya... kuakui Hani cukup berani, Tapi melawanku ia tetaplah kalah.


"Sudahlah! Mari pergi dari sini! Aku mulai bosan dengan semua ini!" kataku.


Aku pun pergi dari ruang UKS. Lion dan Youknow mengikuti ku di belakang. Aku berjalan menaiki tangga menuju lantai dua yaitu ke lorong menuju ke kelasku.


Lalu Lion tiba-tiba mengajakku berbicara.


"Luna, Ternyata kamu memiliki masa lalu yang kelam juga ya! Aku tidak menduga kamu Tersiksa selama ini!"


"Hum...... aku sih... emang merasa tersiksa, tapi sekarang ga papa! soalnya kan.... sekarang ada kalian di sisiku, Jadi aku merasa lebih kuat karena ada kalian!" Kataku.


Youknow menatapku dengan tatapan iba, sedangkan Lion tersenyum padaku.


Tiba-tiba bel masuk berbunyi. Lion pamit pergi ke kelasnya, sedangkan aku dan Youknow menuju ke kelas kami.


Kami duduk di bangku Kami dan Bu Park pun datang.


"Hari pertama sekolah belum belajar ya.... Saya datang hanya untuk memberikan pengumuman! Malam ini ada Pesta Dansa Kedatangan murid baru di sekolah kita, Jadi.... para murid di harapkan menggunakan Gaun yang cantik dan indah! Dan.... Ibu ingin kalian memiliki pasangan masing-masing untuk berdansa di panggung! Baiklah! sekian pengumumannya... dan.. sampai jumpa nanti malam!" Kata Bu Park.


Lalu ia pergi keluar kelas, aku pun mengikutinya. Ia masuk ke dalam ruangan musik, aku juga masuk ke dalam ruangan musik.


"Ada apa Bu Park? Kenapa kau ingin berbicara denganku?" tanyaku.


Bu Park menatapku sambil tersenyum. Lalu ia tiba-tiba memegang kedua bahuku.


"Ternyata kau adalah adiknya Layla ya! Sungguh Kebetulan kau adalah murid dari kelasku!" kata Bu Park.


"A... apa maksud ibu?" tanyaku.


"Kakakmu itu, Dia adalah Sahabatku sejak TK. Ia pernah cerita padaku memiliki adik perempuan yang menghilang 16 tahun silam. Ternyata kamu adalah adiknya!" Kata Bu Park.


"Ja... jadi, Ibu adalah sahabatnya kakakku?" tanyaku.


"Iya!"


"I... itu... sungguh hebat! wali kelasku adalah sahabat kakakku, tidak pernah ku alami seumur hidupku! momen epik sungguh terjadi padaku! itu berarti aku sangat istimewa kan?" kataku bersemangat.


Bu Park tersenyum melihatku bersemangat.


"Sebenarnya.... aku... mau minta tolong padamu!" Kata Bu Park.


"Minta tolong apa?" tanyaku.


"Itu... aku.... memiliki seorang adik perempuan, ia sekolah di sini juga, seangkatan denganmu, ia berada di kelas 10-3. Adikku itu.... adalah seorang yang pemalu dan lemah, Aku khawatir ia... sering di bully di sekolah. jadi, aku mau minta tolong padamu untuk menjadi temannya, Ia tak pernah memiliki teman sejak ia kecil!" kata Bu Park.


"Oh... itu mah ga masalah! aku juga pengen ketemu dengan adikmu dan bersahabat dengannya! siapa namanya?" tanyaku.


"Namanya..... Park Mina! Ia gadis yang lembut, baik dan pemalu." kata Bu Park.


"Baiklah! Aku akan berteman dengannya! karena urusan kita sudah selesai, aku akan pergi dulu ya!" kataku.


Lalu aku meninggalkan Bu Park dan berlari pergi kelantai 3. yaitu lorong kelas 10-3 berada. Aku berlari sampai di depan pintu kelas dan berteriak.


"Park Mina! Di mana kau!" kataku seperti seorang preman mau menagih hutang.


Semua murid dari kelas lantai 3 kaget melihatku berteriak, Dan mataku langsung tertuju pada Lion. Aku lupa kalau adikku itu berada di kelas 10-3. Sungguh memalukan.


Lion Pun berdiri dan menghampiriku. ia menatapku dengan tatapan bingung.


"Ada apa? apa yang kau lakukan di sini?" tanya Lion.


"A...aku.... mencari... Park Mina!" kataku.


"Park Mina? Ada apa? apa dia pernah menyiksamu juga?" tanya Lion.


"Bu... bukan.. aku.. hanya mencarinya saja! dimana dia?" tanyaku.


"Oh... dia... Ada di atap sekolah! biasanya ia ada di situ!" kata Lion.


"Oh... benarkah! terima kasih!" kataku.


Aku pun berlari lagi dan menaiki tangga Menuju atap. Sampai ku di atap, aku melihat ada seorang gadis sedang duduk sambil menundukkan kepalanya. Wajahnya tertutupi rambutnya yang panjang. Mirip seperti hantu berambut panjang. Gadis itu membuatku merasa takut dan bulu Roma ku berdiri.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...