
Win bersiap-siap dan datang ke panggung dengan percaya diri. Ia kelihatan tampan dan bergaya. Ia membawa gitar dan lalu ia bernyanyi, Ia bernyanyi sambil bermain gitar, Lagu 'Born to love you' Cip. kang Seung Yoon.
Lagu Galau yang sangat aku sukai.
Aku menyaksikan dan mendengar dengan seksama. Tapi yang di pikiranku Adalah Youknow. Aku pun melirik ke arah Youknow. dan betapa menyesak dan menyakitkan saat melihat Youknow duduk di sebelah Lina. Mereka berdua tersenyum bersama dan Lina menggunakan topi dan jaketnya Youknow. Aku pun mengalihkan pandangan dan menangis.
Win pun selesai bernyanyi dan ia tersenyum sambil menatapku.
Tiba-tiba Senyumannya menghilang saat ia menyadari aku menangis di belakang. Aku pun pergi dari tempat yang ramai itu dan menuju ke jembatan di atas sungai. Aku menangis di jembatan tersebut dengan perasaan Sakit.
Lalu Win ada yang datang menghampiriku. Ternyata Win RoyalGold datang untuk memeriksaku.
"Kenapa kamu menangis? apa kamu terharu mendengar nyanyian ku?" Katanya.
Aku semakin menangis dan makin alay.
"Hei! Kenapa?" Tanyanya mulai khawatir.
"Aku... Aku... Aku.."
"Ada apa?"
"Youknow... Youknow... Ia... Lina..."
"Baiklah! aku paham! jangan katakan!"
"Aku..."
"Jangan katakan Luna!"
"Aku menyukai Youknow. Hu...hu... Kenapa harus begini! kenapa aku alay sekali?" Kataku.
"Sial! sudah kubilang jangan katakan!" Kata Win.
Aku menangis tersedu-sedu dan sangat sedih. Win pun memegang kedua bahuku dan meremas pelan.
"Hei! Sadarlah! Kamu Park Luna! Gadis tomboi tercantik di sekolah! Jangan buat dirimu terlihat menyedihkan!" kata Win.
Aku pun merasa lebih baik karenanya. Win pun mendekap ku dan aku menangis di pelukannya. Rasanya hangat dan nyaman.
Lalu saat-saat itu juga Youknow datang dan langsung menarik ku, aku kaget melihatnya seperti itu.
"Ikut aku!" Katanya.
"Tidak! Dia sedang bersamaku!" kata Win yang juga memegang tanganku.
"Aku mau bicara dengannya!" kata Youknow.
"Bisa kan, bicara disini?" kata Win.
"Ini pribadi!" Katanya dengan wajah sangar.
"Sudahlah! kenapa kalian malah bertengkar!" kataku.
"Ayo ikut aku!" kata Youknow.
Ia melepas tangan Win dariku dengan paksa, lalu ia menarik ku Dan membawaku ke tepi danau.
Sekarang hanya ada kami berdua.
Aku mengusap air mataku yang masih mengalir.
"Kenapa kamu mau di peluk oleh Win?" tanyanya.
"Kenapa? Apa urusannya denganmu?" Tanyaku.
"Aku..."
"Kamu menyukai Lina kan? Kenapa kamu membuatku bingung!" Kataku.
"Apa?"
"Aku.... Aku membencimu! Aku tidak ingin bicara dan melihatmu lagi! Enyahlah dari hidupku!" kataku sambil menatap matanya.
"Aku.."
"Aku sudah selesai! Mulai hari ini menjauh lah dariku!" kataku.
Aku pun pergi dari tempat itu dan sampai di tendaku.
Aku mau tidur, jadi aku membersihkan diriku dan tidur.
"Apa kau sudah katakan apa yang ingin kau katakan?" tanya Win.
"Aku menyukaimu! Luna!" Gumam Youknow.
"Apa yang terjadi?" tanya Win.
"Luna bilang ia membenciku!" kata Youknow.
"Oh... Kamu tidak tau ya. alasan kenapa ia menangis!" kata Win.
Youknow menatap mata Win.
"Apa itu? Karena apa?" tanyanya.
"Entahlah... aku juga tidak tahu!" Kata Win berbohong.
"Huh! Aku pikir kamu tahu!" Kata Youknow.
"Tapi ia mengira kamu suka sama Lina!" Kata Win.
"Aku tahu... Apa masalahnya karena aku dekat dengan Lina?" Gumam Youknow.
"Kalian harus menyelesaikan masalah kalian!" Kata Win.
"Aku tahu! Aku akan menyelesaikan semua masalah ini! Aku.... Tak ingin kehilangannya!" Kata Youknow.
"Aku... Mau jujur juga! Sebenarnya..."
"Kamu suka sama Lina juga kan? Itu sangat terlihat!" Kata Youknow.
"Jadi kamu sudah tahu!" Kata Win.
"Kelihatan loh! Luna nya aja yang gak peka!" kata Youknow.
"Aku... cuma gak mau Kamu sakit hati karena aku juga suka sama Luna!" Kata Win.
"Bodoh! Kamu yang sakit hati! bukan aku!" Kata Youknow.
"Sudahlah! Ayo kita pergi ke tenda! Kita juga harus tidur! Besok adalah hari terakhir kita berkemah!" Kata Win.
Mereka berdua pun kembali ke rumah mereka.
Sampai di tenda, mereka dikagetkan oleh Lion dan Jimmy yang belum tidur.
"Hei! kalian belum tidur?" Kata Win.
"Aku sedang merenungkan masa depan!" Jawab Lion.
"Aku sedang merenungkan calon teman hidupku!" Jawab Jimmy.
Win dan Youknow pun ikut duduk dan menatap dua orang yang sedang merenungkan kehidupan mereka.
"Hari ini aku belajar sesuatu!" Kata Youknow tiba-tiba.
"Apa itu?" Tanya Lion.
"Cinta tak selamanya indah jika kamu menyimpan perasaan dan tidak mau jujur, Karena aku terus menyimpan, Aku kehilangan orang yang aku cintai dan kini ia membenci diriku!" Kata Youknow.
"Kata-kata mutiara! Kamu baru saja menciptakan kata mutiara yang keren!" Kata Win.
"Apaan sih! Tik tok kan banyak!" Kata Youknow.
Mereka terdiam dan menetap Youknow dengan kesal.
"Inilah kenapa Punya teman seperti Youknow itu menyenangkan. Selalu saj membuat kita kesal setiap kali kita mencoba untuk memujinya." Kata Jimmy.
Youknow tersenyum.
"Wah... senyuman Youknow sangat manis! Jika saudariku melihat kamu tersenyum, Ia pasti akan jatuh hati padamu." Kata Lion.
Youknow berhenti tersenyum, Lalu ia terpikir.
Haruskah aku tersenyum terus saat di dekat Luna, Agar ia jatuh cinta padaku. Batin Youknow.
"Baiklah! Mari kita tidur! Tapi sebelum itu aku akan BAB dulu!" Kata Jimmy.
"Kalau mau BAB jangan bilang-bilang! kmi ga mau tau tentang itu!" Kata Lion.
Jimmy pun pergi dari tenda sedangkan yang lain tidur duluan agar bisa bangun pagi besok.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...