
Namaku Lee Jaehyun, Aku adalah anak konglomerat generasi ke-4.
Aku mendapatkan warisan dari ayahku karena aku anak laki-laki tertua di keluargaku.
Selain anak konglomerat, Keluargaku itu adalah keluarga mafia. Organisasi kejahatan/kriminal.
Tapi aku tak pernah mau ambil bagian di kejahatan keluargaku.
Sejak SD, Aku sudah di jauhi oleh banyak orang. Aku tak memiliki teman dan tak ada yang mau bermain denganku. Aku kesepian, Tak ada gunanya menjadi anak orang kaya tapi di jauhi karena anak mafia.
Aku selalu merasa sedih dan tak pernah bahagia. Semua orang terus memanggilku dengan sebutan Pangeran Mafia.
Saat SMP, Masih sama seperti SD, tak ada yang mau berteman denganku. Sejak kecil aku selalu sendirian tanpa teman dan jadi seorang yang pendiam dan penyendiri.
Karena sering sendiri, Hatiku menjadi dingin dan setiap ada orang yang mencoba untuk berteman denganku, Aku pasti akan menolak dengan kasar.
Anehnya, Saat SMP banyak sekali anak perempuan menyukaiku dan aku jadi populer di kalangan perempuan, Padahal waktu SD mereka takut padaku.
Ternyata itu karena aku adalah pangeran mafia yang terkenal amat tampan. Jujur saja aku memang tampan.
Tapi tak seorang pun dari para gadis itu yang berhasil melelehkan hatiku dan membuat hatiku terbuka.
Zaman sekarang, Mafia sedang trend di sosmed dan internet.
Kini orang-orang tak takut dengan mafia dan malah sangat mengagumi mafia.
Aku heran, Dulunya mereka menjauhi kami, Kini mereka malah mencintai kami.
Manusia sungguh tak dapat di tebak.
Apakah semua manusia itu aneh?.
Saat SMP, Anak-anak banyak yang tak tahu namaku dan mereka mudah melupakan namaku.
Karena banyak yang tidak tahu namaku, Aku membuat nama panggilan untukku, Yaitu Youknow.
Arti dari nama itu adalah 'Kau tahu'. Aku ingin semua orang tahu namaku dan aku tak ingin di lupakan.
Seiring berjalannya waktu, Hidupku lama-kelamaan semakin membosankan dan Aku merasa seperti mayat hidup.
Mungkin karena aku kesepian dan tak punya hidup. Aku sama sekali tak pernah hidup bahagia dan tak punya kenangan bahagia.
Seumur hidup menjalani kesepian tanpa cinta.
Aku kini terpikir, Apa tujuan aku hidup.
Aku merasa sangat kesepian meski punya keluarga. Aku sangat kesepian Karena tak pernah jatuh cinta.
dan Aku kesepian karena tak memiliki teman.
betapa menyebalkannya mereka itu.
Nama mereka adalah Park Jimmy, Kim Ji-Sung. Han Sojin, Dan Win RoyalGold.
Mereka berempat menjadi teman pertamaku dan berhasil membuka hatiku.
Ji-Sung adalah kutu buku yang cukup bobrok.
Sojin dan Jimmy adalah orang yang amat ceria dan penuh semangat.
Sedangkan Win adalah berandal di antara kami, Ia suka membully dan menggertak.
Meski sifat Win seperti itu, Ia adalah yang terbaik di antara mereka. Win yang paling peduli jika salah satu dari kami terluka atau di ganggu. Ia selalu membalaskan dendam kami dan membuat orang-orang tak berani mengganggu kami.
Kami berlima pun menjadi sahabat dekat dan aku tak lagi kesepian.
Akan tetapi, Saat mau naik kelas 9 SMP.
Sojin dan Ji-Sung pindah sekolah karena keluarga mereka pindah rumah.
Sedangkan Jimmy semakin menjauh dari kami dan tak pernah mengumpul bareng lagi.
Kini tingga aku dan Win. Kurasa kini persahabatan kami akan roboh dan tak bertahan lagi. Padahal aku baru mengenal mereka selama setahun dan kini aku harus menyendiri lagi.
Saat aku dan Win sudah kelas 9, Win Mulai menjauhiku dan masuk ke dalam geng motor remaja.
Kini ia benar-benar menjadi seorang berandal dan seorang penjahat.
Ia jadi semakin sering merundung dan membully.
Dan saat itu juga ada berita yang amat mengejutkan Win dan kakaknya sendiri, Yaitu adiknya Win, Sena, Dihamili oleh pacarnya.
Win sangat murka dan membully pacarnya Sena.
Saat itu, Karena aku telah memutuskan hubunganku dengan Win, Aku tak terlalu peduli dengan masalahnya. Saat itu, Disaat Sena kecelakaan, Aku sedang berada di kamarku. Dengan perasaan putus asa. Kini aku merasa kesepian lagi dan seperti kemarin, aku sama sekali tak bersemangat hidup.
Saat ini, Aku ingin bunuh diri di dalam kamarku dengan cara gantung diri. Tapi aku tak ingin mati dengan meninggalkan bekas luka, Jadi aku memutuskan melompat dari beranda kamarku yang bawahnya ada laut luas melintang.
Saat itu, Tanpa pikir panjang, Aku melompat dan tenggelam di kegelapan lautan.
Dan tiba-tiba jantungku berdetak kencang seperti bersemangat dan tidak sabar.
Dan saat itulah aku tak sadarkan diri.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...