
Aku menatap Youknow dengan tatapan dingin.
"Aku setengah kucing! Ini akan menjadi rahasia di antara kita, hanya kita saja! oke!" kataku.
"Baiklah, Tapi... kamu beneran jadi kucing? siluman kucing, tapi kok bisa?" tanya Youknow.
"Itu.... karena.... kutukan turun temurun dari keluargaku, Jika aku datang ke pesta dansa dan tidak pulang sebelum tengah malam, Maka aku akan di kutuk menjadi Kucing!" Jelas ku.
"Itu... aku pikir hal itu hanya ada di dongeng saja, Aku masih tidak percaya..." katanya sambil meraba telinga kucingku.
"Au... sakit tau!" kataku.
"Ini beneran telinga kucing, wah... sulit untuk di percaya!" katanya.
"Sudahlah! Sekarang aku harus bagaimana? Ga mungkin aku berkeliaran dengan telinga dan ekor seperti ini!" Kataku.
"Hum...... Coba kamu berubah jadi kucing kecil lagi! kalau gitu kan normal bagi orang!" Kata Youknow.
"Aku ga bisa! Aku lho bingung, pas bangun tiba-tiba aku jadi manusia setengah kucing!" Kataku.
"Coba aja! Kerahkan semua kemampuanmu untuk berubah!" kata Youknow.
Aku pun mencobanya, aku menutup mataku dan mengerahkan energi ku untuk berubah menjadi kucing kecil.
Lalu tiba-tiba asap muncul di sekitarku, dan Youknow terlihat sangat tinggi dan besar.
"Berhasil!" teriaknya.
" Miao. Miao"
Youknow mengangkat ku tinggi-tinggi dan berputar dengan kegirangan.
"Miao, Miao,"
"Oh Luna, Kucing kecilku! Kini kamu adalah kucingku! dan aku akan membawamu ke sekolah agar kamu tidak ketinggalan pelajaran!" Kata Youknow.
Ia menaruh ku ke dalam tasnya dan membuka sedikit untuk oksigen, Lalu kami ia pergi dan skip, kami langsung sampai di sekolah.
Ia benar-benar membawaku ke sekolah, Dan ada seorang wanita yang menghampirinya. Itu song Lina. Gadis yang berdansa dengan Youknow tadi malam.
"Yo! Youknow! Apa kabarmu! Tadi malam sungguh hebat! Lain kali berdansa lagi denganku ya!" kata gadis itu.
Aku yang mendengarnya merasa agak kesal dan cemburu.
Gadis ******! berani sekali dia mengajak Youknow ku berdansa lagi! Mentang-mentang dia sahabat dari kecil! Sangat murahan jadi cewek ya! Batinku.
"Emh... Maaf Lina! Aku punya seseorang yang akan menjadi pasanganku kelak saat ada pesta dansa lagi!" Kata Youknow.
Siapa? Apa itu aku? Batinku.
"Gadis yang spesial bagiku! Jika ku sebut namanya nanti kamu pasti akan mengganggunya!" Kata Youknow.
"Huh! Pasti Park Luna itu kan! Aku sering melihatmu dekat dengannya!" Kata Lina.
"Ya! Itu Luna! Jadi aku kasih tau ya! Jangan berani-berani kamu dekati dia dan membully nya. Karena aku ngomong gini dengan serius, bukan bercanda!" kata Youknow.
Aku baper mendengar perkataan Youknow. Meskipun dia agak dingin dan cuek, Ia juga orang yang perhatian dan hangat di dalam.
"Huh, Kamu lebih memilih teman baru dari pada sahabat lama!" Kata Lina.
"Suka-suka ku lah! emang kamu siapa mau ngatur hidupku!" Kata Youknow.
Lina terdiam dengan perkataan Youknow.
Kena Mental! Batinku.
Lina pun pergi dengan wajah ngambek. Dan Youknow lanjut berjalan sampai ke dalam kelas.
Lalu ada seorang Pria datang dan menghampiri Youknow. Itu Adalah Lion, Saudaraku.
"Hei! Youknow! Apa kamu melihat kakakku? Luna tidak pulang kemarin, Ibu sangat mengkhawatirkannya!" Kata Lion.
"Cuma Ibumu? Kamu tidak mengkhawatirkannya?" Tanya Youknow.
Sial! Dingin amat ni cowok! Tinggal jawab aja, Apa ribetnya, Malah balik tanya! Batinku.
"Sialan! Maksudku Semua keluarga! Huh, Emang susah ya ngajak kamu ngobrol!" Kata Lion.
"Yang bilang gampang siapa?" Kata Youknow.
"Aku ga paham sama kakakku, kenapa dia bisa punya sahabat yang ribet kek kamu!" Kata Lion.
"Karena aku tampan!" Jawabnya.
Tampan Kaya monyet! Ni anak emang cari masalah ya! Batinku.
"Udahlah! aku pergi dulu! Ga guna aku nanya sama kamu!" Kata Lion.
"Ya! sana pergi!" Kata Youknow.
Lion Pun pergi setelah si usir sama Youknow. Kami pun sampai di kelas dan Youknow mengeluarkan ku dari tasnya.
"Sekarang kau bebas!" Katanya.
"Miao!Miao!"
"Sana! Kamu bisa berkeliaran sepuas mu!" kata Youknow.
Kamu kira aku hewan apa! Batinku.
Aku pun pergi dengan kesal, Youknow saat di sekolah selalu bersikap menyebalkan dan menjengkelkan, Tapi saat dia di rumah, Sikapnya menjadi sangat baik dan perhatian.
Aku pergi di ke taman dan kaget melihat ada si 2 kembar Hana dan Hani. Audah lama sekali aku Tak melihat mereka sejak mereka tahu aku adalah anak orang kaya. Aku ingin mengakhiri mereka, Tapi sayangnya aku masih seekor kucing, Haruskah aku menghampiri mereka?.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...