
Win menatapku dengan tatapan heran dan bingung. Aku tersenyum Palsu dan mencoba Berbohong.
"Aku itu suka sekali dengan Kucing! Jadi aku pengen terlihat seperti kucing! itulah kenapa aku nge-cosplay jadi siluman kucing!" Kataku.
"Lalu, Kenapa kamu ga sekolah?" tanya Win.
"Itu.... Karena aku terlalu sayang sama Kostum ini! Ku g mau ganti!" kataku.
"Hum.."
Win terlihat seperti orang yang sulit di bohongi.
"Kamu berbohong kan! Kamu tidak pandai berbohong Luna!" kata Win.
"Hah?"
"Saat Malam pesta dansa, Aku melihat kmu berubah menjadi seekor kucing di dalam mobilmu. Saat kamu kabur di tengah-tengah pesta tepat setelah tengah malam!" Kata Win.
Aku tercengang. Win telah mengetahui rahasiaku. Apa yang harus aku katakan padanya.
"I... itu..."
"Jujur saja! Kamu sudah tahu rahasiaku! kini giliranku untuk tahu rahasia mu!" Kata Win.
Itu benar, Kami jadi impas karena kami sudah saling tahu rahasia masing-masing. Win menghampiriku dan duduk di sampingku.
"Apa Youknow tahu tentang ini?" Tanya Win.
"Dialah yang pertama kali tahu! eh, Di yang kedua setelah kamu melihatku." Kataku.
"Itu benar! Saat aku melihat kamu berubah menjadi kucing, kamu dikeluarkan dari mobil dan di bawa pulang sama Youknow." Kata Win.
"Kmu melihatku dari mana?" tanyaku.
"Aku adalah seorang pesulap malam, Atau pencuri nasional. Aku melihat dari atas atap! Itu sudah menjadi kebiasaan ku. Mengamati kehidupan orang lain lewat atap gedung yang tinggi, Mataku ini cukup tajam!" Katanya.
"Oh... Begitu ya!" Kataku.
"Tapi.... Jujur saj kamu terlihat Cantik seperti ini!" Kata Win.
"Benarkah! Terima kasih!" kataku.
Win tersenyum. Aku juga membalas tersenyum. Lalu Sebuah pikiran muncul di benakku.
"Win..."
"Ya?"
"Apa kmu memiliki Rival saat menjadi Victory?" Tanyaku.
"Rival? Hm.... Rival. Oh... Ada! Namanya Detective Moonlight. DM. Ia adalah seorang Pria yang selalu Menggunakan Topi Koboi dan membawa cambuk, Umurnya sama dengan kita. Dan Ia selalu menggunakan Kacamata bening yang mirip seperti milik Agen Ali dari Cerita Ejen Ali animasi dari Malaysia." Kata Win.
"Ejen Ali? Kamu nonton animasi Malaysia? Emang kamu paham?" Tanyaku.
"Hm... Kamu belum tahu ya, Aku itu bisa 8 Bahasa!" Kata Win.
"Benarkah?"
"Iya! Bahasa Korea! Bahasa Cina, Jepang, Malaysia, Indonesia, Thailand, Inggris, dan Prancis." Katanya.
Aku tidak berbohong, Aku memang bisa 10 Bahasa, Sejak umurku 4 tahun, aku mempelajari banyak bahasa luar dan itu mulai menjadi hobiku, yaitu mempelajari bahasa luar.
"Yang Bener.. Jangan bohong Lho!" Kata Win.
"Beneran! Aku ga bohong! Aku bisa Bahasa Korea, Indonesia, Malaysia, Jepang, Thailand, Cina, Arab, Prancis, Inggris, Dan Rusia." Kataku.
"Sulit di percaya! Kamu bisa 10 Bahasa?" Katanya dengan Wajah kaget.
"Iya Dong!" Kataku.
"Iyalah! Si Paling Pintar!" Kata Win.
Aku tersenyum, Lalu aku tiba-tiba terpikir suatu hal dan bertanya.
"Tapi Win.... Kamu kan Malas Belajar, Tapi Kenapa Kamu Bisa Pintar Begitu?"
Tanyaku.
"Ya.... Aku tu sebenarnya emang pintar! Cuma kalau aku belajar di kelas... Gak masuk ke dalam otak! aku lebih suka belajar sendirian!" kata Win.
"Oh... begitu ya!" kataku.
Kami Tersenyum dan lalu terdiam, Suasana pun berubah menjadi suasana yang canggung.
Win dan aku saling menatap dengan canggung.
"Hah! Hari ini akan menjadi hari yang panjang, Untuk menghibur diri... Kamu mau melakukan apa?" Tanya Win.
"Hah? Aku.... Aku mau Baca buku dengan tenang di hutan!" Kataku.
"Baca buku ya.. Kamu bawa berapa? Tasmu tampaknya sangat berat!" Kata Win.
"Banyak! Agar aku bisa seharian di sini!" kataku.
"Hahaha.. Tampak nya Hobi kamu adalah membaca ya!" Kata Win.
"Aku punya banyak Hobi! Dan semua itu bermanfaat! Aku suka bermain Voli, Badminton, Sepak bola, Dan pingpong, Aku juga punya Hobi membaca, Menulis, Menghapal, Belajar Bahasa Lain, Dan Menggambar!" Kataku.
"Banyak sekali!" Kata Win.
"Ya... Emang banyak! Yang Paling aku suka di antara mereka adalah Menulis!" Kataku.
"Kenapa?" Tanya Win.
"Itu karena saat aku tinggal bersama Keluarga Angkat ku, Ibu tiri dan saudari tiriku selalu menggangguku. Aku selalu di suruh melakukan segala pekerjaan dan jika melakukan kesalahan, Aku akan di hukum dengan biadab. Aku memiliki imajinasi yang aktif, setiap kali aku sedang bekerja aku sering menghayal, itu karena aku sedang membuat cerita dengan imajinasi ku, Dan aku ingin membagikan semua imajinasi ku untuk di baca oleh semua orang, Aku ingin orang menghargai hasil karyaku dan memahami perasaanku. Saat aku SMP tidak pernah ada yang mau membaca tulisanku, Atau novel yang ku buat, Saat SMA ini, Aku ingin menulis sebuah cerita yang akan di cintai Semua orang dan semua orang akan menghargai ku!" Kataku.
Win Menatapku. Mata Win berkaca-kaca mendengar kisah ku.
"aku sama sekali tak tahu tentang kisah sedih mu itu, Aku tak tahu kalau Sebelumnya kamu mengalami kehidupan yang begitu menyakitkan. Tenang saja! Aku akan menjadi seseorang yang akan melindungi mu sekarang! Aku akan menjadi seorang pelindung untukmu! Apa Youknow tahu juga tentang ini?" tanya Win.
"Entahlah... Aku lupa apa aku pernah cerita padanya. Aku ini terkadang lupa tentang sesuatu, Aku orangnya mudah Lupa!" Kataku.
Win menatapku dalam diam, Dari raut wajahnya, Ia sepertinya ingin hanya dia yang tahu, atau orang yang pertama tahu tentang rahasiaku, ia tampak seperti orang yang kalah terhadap Youknow. Aku tidak tahu apa yang terjadi di antara mereka.
Tapi Youknow dan Win selalu saja bertengkar jika bertemu, Seperti Youknow adalah Rival nya Win.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...