
Youknow menceritakan semuanya padaku tentang Kisah Win RoyalGold.
Aku menangis mendengarkan kisahnya Win yang sama sekali tak aku ketahui.
Tak kusangka pria sebaik Win dulunya adalah seorang Bad Boy.
Padahal saat pertama kali bertemu dengannya ia adalah pria yang penuh perhatian dan kehangatan.
Mungkin karena saat itu adiknya sudah koma ditabrak.
Aku kini jadi penasaran tentang Lee Hyungseok. Bagaimana kabar pria itu, Apakah ia masih hidup?.
Aku jadi teringat saat aku melompat dari tebing dan masih hidup, Mungkin saja Hyungseok masih hidup di luar sana dengan ingatan yang hilang.
"Dulunya Win itu anggota geng motor juga. Dia dulu sangat senang membully tanpa berpikir kalau di bully itu sakit!" kata Youknow.
"Itulah kenapa saat kau dekat dengannya dulu membuat aku selalu merasa cemas. Itu karena dulu ia masih gak dapat di percaya!" lanjutnya.
"Aku gak nyangka dia dulu orang seperti itu. Tapi aku juga kasihan padanya! Ia hidup dengan rasa bersalah dan penyesalan!" kataku.
"Mungkin itu karma! Karena dulu ia selalu berbuat jahat, Sudah takdirnya untuk kesusahan dan menderita!" kata Youknow.
"Yang benar saja. Padahal dia sahabatmu! tapi bagaimana kau bisa mengatakan hal seperti itu?" kataku.
"Aku juga belum cerita tentang diriku kan!" kata Youknow.
"Karena kau bilang begitu, Aku jadi penasaran nih!" kataku.
"Itu.... Tanya saja pada orang lain!" katanya.
"Ah.. gak seru!" kataku.
"Sebenarnya tujuan kamu ke kantorku apa sih!" kata Youknow.
"Emang gak boleh ya, Istri datang ke kantor suaminya!" kataku.
"Pasti kamu datang karena ada alasan kan!" katanya.
"Kan aku udah bilang, Karena kamu pergi ke kantor tanpa pamit denganku!" kataku.
"Oh.. Iya, Mungkin karena ceritain masa lalu aku jadi lupa perbincangan awal kita tadi!" katanya.
"Udahlah! aku mau ke kantorku lagi!" kataku.
Aku pun berdiri dan mau pergi, Tapi Youknow menarik tanganku dan badanku berbalik menghadap Youknow yang masih duduk. Tanpa sadar, Aku berada di pelukannya Youknow.
"Aku kangen kamu! Setiap satu detik aku selalu memikirkan mu!" katanya.
"Kamu ini! Terlalu berlebihan! Bucin nya kelewatan!" kataku.
"Aku beneran kangen! pengen peluk kamu setiap satu detik!" katanya.
Youknow pun melepas pelukannya dan aku pergi dari kantornya dengan muka sok cool.
Setelah keluar dari kantornya. di depan pintu aku langsung mengambil nafas panjang dan jantungku berdebar-debar. Wajahku juga memerah. Aku jadi salting gara-gara pelukan yang mendadak dari Youknow.
Aku pergi ke kamar VIP lagi untuk melihat adiknya Win.
Win masih berada di depan kamar VIP tersebut dengan kepala menunduk. Tampaknya ia masih sangat merasa bersalah. Tiba-tiba aku jadi teringat perkataan Youknow. 'Jika ingin tahu masa lalu ku, Tanya orang lain saja'.
Apakah Win tahu masa lalunya Youknow?.
Karena penasaran, Aku menghampirinya dan bertanya langsung.
"Hei Win! Boleh aku tanya sesuatu?" kataku.
"Tanya saja!" katanya.
"Youknow itu... Dulu... Seperti apa?" tanyaku.
Win tersedak tiba-tiba padahal ia tidak sedang makan ataupun minum.
"Kenapa kau bertanya?" Katanya.
Ia langsung memasang wajah serius.
"Anu... Youknow bilang padaku.... Jika ingin tahu masa lalunya, Tanya saj pada orang lain!" kataku.
"Dan kau pikir aku tahu!" katanya dingin.
"Ya... Mana tau kan, Aku cuma nanya aja!" kataku.
"Huh!"
Win menghela nafas dengan pasrah dan menatap mataku lekat-lekat.
"Kamu beneran ingin tau?"
"Iya!"
"Oke! aku bakal cerita!" katanya.
"Yes! Cepat cerita! aku udah penasaran nih!" kataku.
"Dulu... Dia itu....."
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Penasaran ya Gaes.
Baca di eps selanjutnya ya.....