My Romance My Life

My Romance My Life
Bab 23 [ Hal yang tak terduga ]



Pagi Hari pun tiba, Aku membuka mataku dengan perlahan. Aku meraba tanganku dengan pelan, Tapi aku merasakan Bulu di bagian tanganku, Saat aku sudah sadar dari kantukku, Aku kaget karena aku berubah menjadi seekor kucing kecil Berwarna hitam. Lagi-lagi aku berubah menjadi seekor kucing. Yang benar saja.


Aku Pergi dari Kasurku dan Melompat pergi keluar kamar. Aku menuruni tangga Dengan kaki-kaki kecilku itu. Dan Pergi ke dapur. Ku bertemu ibu yang sedang membantu pelayang memasak.


"Miao. Miao."


"Wah! Ada seekor kucing mungil! Bagaimana kamu bisa masuk?" Tanya ibu.


"Miao! Miao"


"Ada apa? Kamu Lapar?" Kata ibu.


Aku merasa tertekan dengan ibu yang tidak bisa memahami ku. Aku pun memutuskan untuk mencoba berubah menjadi setengah kucing, Dan usahaku berhasil. Aku berubah menjadi manusia bertelinga kucing dan berekor.



"Ibu!" Kataku.


"Luna! Ka.. Kamu barusan.... Kucing itu adalah kamu?" Tanya ibu.


"Iya! Aku juga bingung kenapa pagi ini aku tiba-tiba menjadi seekor kucing kecil!" Kataku.


"Dan sekarang... Kok kmu bisa menjadi setengah manusia? Kan biasanya kalau melakukan hal yang baik saja kamu bisa menjadi manusia kucing!" kata ibu.


"Aku bisa mengendalikan diriku, Untuk berubah menjadi kucing atau setengah kucing, Tapi aku tidak bisa mengubah diriku menjadi manusia normal!" kataku.


"Ba.. bagaimana bisa?" Tanya ibu.


"Aku juga tidak tahu!" kataku.


"Itu adalah hal yang langka!" Kata ibu.


Saat-saat itu juga Lion dan Leon datang ke dapur untuk sarapan dan berangkat ke sekolah.


"Wah! Apa itu! Kak Luna! Kamu sedang Cosplay jadi siluman kucing ya! Yang benar saja!" Kata Leon.


"Diamlah!" Kataku.


"Jangan bilang kamu terkena kutukan keluarga!" kata Lion.


"Iya!" Jawabku.


"Hahahaha, Kamu kena kutukan itu! Mampus!" Kata Leon.


"Diamlah jika kamu masih mau hidup!" Kataku.


Leon terdiam, Sedangkan Lion tertawa kecil.


"By The Way. Kamu pindah sekolah ke sini ya?" tanyaku.


"Iya! Di Inggris itu membosankan! aku mau melihat gadis cantik dari korea!" kata Leon.


"Huh! Dasar Mata keranjang!" Kataku.


Tapi Leon bukanlah seorang yang mata keranjang/Buaya darat.


Leon Adalah tipe seorang yang jail dan romantis. Ia adalah sesosok pria yang setia dan selalu menunggu, Susah Lagi dapetin cowok ceria,ngeselin, romantis dan setia.


Kami pun sarapan bersama, Lalu Leon dan Lion berangkat ke sekolah. Sedangkan aku diam di rumah.


Aku tidak bisa pergi ke sekolah dengan penampilan seperti ini. Aku pun pergi lagi ke dalam kamarku. Aku melihat ke kalender dan ternyata sebentar lagi akan ada liburan musim panas, Tapi sebelum itu aku harus mengikuti ujian sekolah akhir semester Ganjil.


Aku pun pergi mandi dan Menggunakan Pakaian Baru.



Aku pergi keluar rumah dengan Malu-malu dan Berhati-hati. Aku pergi ke hutan yang jarang di Masuki orang-orang. Aku Masuk ke dalam hutan sampai aku menemukan Pohon besar yang tumbang, Aku duduk di atasnya dan menghela nafas dalam-dalam. Lalu aku mendengar suara seseorang memanggil namaku.


"Luna?"


Aku kaget dan menoleh ke belakang, Ternyata Win yang sedang berada di dalam Hutan.


"Apa yang kau lakukan di sini Luna?" Tanyanya.


"Aku... Aku... Huh! Kau sendiri?" tanyaku.


"Aku sedang Bolos! Sekolah itu membosankan!" kata Win.


Aku selalu pengen sekolah! Ni anak malah pengen berhenti sekolah! Batinku.


"Kamu sendiri? kamu bolos juga ya? Dan... Kenapa kamu nge-Cosplay Jadi Siluman kucing?" Tanya Win.


Aku terpojok. Aku benar-benar tak menyangka kalau aku akan bertemu dengan Win Di dalam Hutan ini.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...