My Romance My Life

My Romance My Life
Bab 32 [ Hari terakhir ]



Pagi pun tiba, Hari ini cuacanya sangat cerah dan indah, Semua orang bangun dengan wajah berseri-seri dan ceria. Banyak yang tersenyum dan tertawa pagi ini. Kecuali aku, Wajahku Masam dan cemberut. Ekspresi di wajahku bernuansa dingin dan sangar, Juga datar. Mina dan Minji merasa gelisah melihatku seperti itu.


"Ada apa Luna? Kenapa kamu terlihat amat sedih? Kamu kenapa?" tanya mereka.


"Gak apa-apa kok! Aku cuma lagi gak mood" Kataku berbohong.


Aku memasukkan baju-baju ke dalam tas, dan mengemasi barang-barang ku. hari ini adalah hari terakhir kami di sini, Acara berkemah kali ini di penuhi banyak perasaan, Ada perasaan senang, Bahagia, kebersamaan, sahabat baru, kesedihan, kepahitan, dan sakit hati.


Untuk pertama kalinya aku merasa amat sedih dan kehilangan jati diri.


Aku seperti lupa bagaimana cara tersenyum dan tertawa, bagaimana caranya Menghibur orang, dan bagaimana cara menghibur diri sendiri.


Aku telah kehilangan jati diriku di tepi danau, setelah aku bertengkar dengan Youknow.


Apa... Aku akan bisa.. menemukan jati diriku lagi? Atau aku harus menemukan jati diri yang baru?. Kepalaku di penuhi pikiran yang tak berguna dan memusingkan, Aku lebih suka memecahkan misteri dari pada memecahkan masalah terkait cinta.


Rasanya sangat menyakitkan dan norak, serta alay.


Aku pun membantu temanku untuk membongkar tenda dan mengemas barang-barang di dalam tenda.


Setelah itu kami pergi ke bawah pohon dan duduk bersama untuk beristirahat dan menghirup oksigen yang segar.


"Sejak pagi tadi, Face-mu itu sangat aneh!" Kata Mina.


"Face mu kenapa? Feel kamu gak enak ya?" Tanya Lina.


"Jangan sok-sok pakai bahasa Inggris coba! Norak!" Hardik ku.


Mereka pun terdiam, Dan aku merasa agak gak enak karena membentak mereka.


"Maafkan aku! Tensiku lagi tinggi nih!" Kataku.


"Kamu pasti lagi banyak masalah! Tidak apa! Kalau gak mau cerita kami gak paksakan kok!" kata Minji.


Lalu Bu Park Yeonhee, atau kakaknya Mina memanggil kami.


Kami semua disuruh untuk berkumpul dan bersiap-siap untuk pulang.


Kami berkumpul di tengah lapangan dan berbaris sesuai kelas masing-masing.


"Hari ini adalah hari terakhir kita berkemah. Apa kalian semua bersenang-senang?" Tanya Bu Park.


"Baiklah! semuanya! ayo Masuk ke dalam bis!" Kata Bu Park.


Kami semua pun masuk ke dalam bis.


Aku duduk di samping Minji di dekat jendela. Kursi paling belakang. Aku sedang berusaha menjauh dari Youknow.


"Youknow! Aku dengar ada gadis yang kamu sukai! siapa itu?" Tanya Kyumin Salah satu murid dari kelas kami.


"Ada! Itu Rahasia!" Kata Youknow.


Aku menatap Lina. Ia sudah tersenyum sendiri, Hah.. melihat mereka membuat diriku kesal dan marah. Tapi Lina adalah orang yang baik.


"Luna, Setelah ini... apa kamu mau main ke rumahku?" Tanya Minji.


"Bagaimana kalau kamu main ke rumahku dulu! Maaf, bukannya aku tak mau, Tapi aku malas keluar rumah!" Jawabku.


"Baiklah! Asalkan kita bisa bersama! Aku juga akan membawa Mina." kata Minji.


"Baguslah! Kamu adalah gadis pemalu dan Mina adalah gadis ceria, Maka aku apa? Aku adalah gadis yang menyebalkan?" Gumamku.


"Tidak! kamu adalah Gadis tomboi yang kece dan keren! Itulah kamu! Jadilah diri sendiri!" Kata Minji.


Aku menatapnya dan tersenyum. Aku bisa tersenyum lagi karena Minji.


"Terima kasih!" Kataku.


"Akhirnya kamu tersenyum kembali!" kata Minji.


Kurasa... kamu benar-benar menjadi sahabat yang baik. Dengan adanya Minji dan Mina di sisiku, aku merasa tidak kesepian lagi. mereka adalah pelengkap di hidupku, dan rasanya selalu ada yang kurang jika mereka tidak di sisiku.


Bis telah berjalan selama 40 menit, Lalu beberapa saat kemudian, kami berhenti mendadak.


"Ada apa Pak supir?" tanya Bu Park.


"Maaf Bu, Sepertinya ada masalah di depan kita!" Kata Pak supir.


Aku pun mengintip di jendela karena penasaran, Ternyata ada sekelompok orang bersenjata menghadang kami, Apa yang harus kami lakukan?.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...