My Romance My Life

My Romance My Life
Bab 67 [ Terjebak dengan mafia ]



Aku kembali ke tempat awal di saat para men in black tadi datang, Dan seperti dugaanku, Lee Hyungseok sedang pingsan terkapar tak sadarkan diri di gang sempit tersebut.


Aku pun menghampirinya dan membawanya ke rumahku, Sebelum itu aku memberi pesan terlebih dahulu pada Youknow dan Win bahwa Lee Hyungseok telah di temukan.


Aku merawatnya dan mengobati luka Lee Hyungseok, Ternyata pria men in black tadi menggunakan pisau dan menikam Hyungseok hingga ia hampir mati.


Youknow dan Win pun datang dan langsung mendekat bertanya padaku.


"Kenapa ia bisa jadi sekarat begini?" Tanya Youknow.


"Ada sekelompok me In black datang dan menikamnya hanya demi sekoper uang tunai!" Kataku.


"Huh! Kasihan sekali dia! Ini salahku!" Kata Win sambil menundukkan kepalanya.


"Tadi di salah satu gang, Aku melihat ada sekelompok anak SMA di bantai! Ada yang kakinya patah! Apa kau tahu sesuatu tentang itu?" Tanya Youknow tiba-tiba.


Aku pun menegang dan terdiam.


"Itu...."


"uhuk, uhuk! Uh..."


Aku kaget dan melihat ke Hyungseok, Ia telah sadar dari pingsan dan mencoba untuk bangun.


"Jangan bangun dulu! Tubuhmu habis di tikam tadi!" Kata Win.


Hyungseok menatap Win dan ekspresi wajahnya berubah drastis menjadi takut.


"Maafkan aku! Jangan bunuh aku!" Katanya tiba-tiba.


Win yang melihat Hyungseok ketakutan merasa bersalah dan memeluk erat Hyungseok.


"Apa yang telah terjadi padamu? Sena masih koma dan kamu menghilang, Bagaimana dengan anakmu? Kenapa kau tidak datang berkunjung jika kau masih hidup!" Kata Win.


"A.. Aku... Maaf!"


"Susahlah! Masa lalu ya masa lalu, Kita sekarang kan sudah dewasa! Jangan mengingat masa lalu yang kelam itu lagi! Mari fokus ke masa depan!" Kata Win.


"Aku sungguh minta maaf!"


"Dari tadi minta maaf melulu! Sudahlah!" Kata Win.


Win pun melepas pelukannya dan tersenyum lebar. Aku dan Youknow senang karena misi kami sudah selesai dan ayahnya Hyena sudah di temukan.


"By the way, Isi koper yang banyak uang itu untuk apa?" Tanyaku.


"Wah! Jadi itu uang hasil jerih payah mi selama ini! Dasar men in black ba**sat! Mereka mengambil uangmu dan hampir membunuhmu!" Kataku.


"Men In black?" Tanya Win.


"Anu.. Ia di tikam oleh sekelompok orang berbaju hitam! dan aku menyebut mereka men in black! Mereka mengambil uang Hyungseok secara paksa dan menikamnya dengan pisau! Dasar orang tak berperikemanusiaan! Gak ada adab!" Kataku.


Youknow mendekat kepadaku dan memegang kedua pundak ku.


"Apakah kau mengikuti mereka sampai ke markas?" Tanyanya.


"Iya! Markas mereka sangat besar dan mewah!" Kataku.


"Apakah... Ada sebuah logo di dalam markas mereka?" Tanya Youknow.


"Ah... Tunggu dulu! Coba ku ingat-ingat dulu!" Kataku.


Aku pun mencoba memeras otakku dan mencoba mengingat markas mereka.


"Oh! Iya! Aku ada melihat sebuah logo besar di dalam markasnya! Logonya itu kalau gak salah ular berwarna hitam!" Kataku.


"Sial!" Umpat Youknow.


"Ada apa?" Tanya Win.


"Hyungseok! Tampaknya kamu sedang di incar mafia black mamba!" Kata Youknow.


"Black Mamba?" Gumamku.


"Black mamba adalah mafia yang paling berbahaya di kota ini! Organisasi mereka sangatlah besar dan SOC juga mengincar mereka! Mereka itu sangat berbahaya dan jangan sampai berhubungan dengan mereka!" Kata Youknow.


"Jika Hyungseok di incar Oleh Black mamba, Artinya hidupmu dalam bahaya dong!" Kata Win.


"Iya! Itu jelas!" Jawab Youknow.


Kami semua pun saling menatap dengan tatapan ngeri. Aku merasa merinding dan takut.


Aku tak percaya kalau aku seberani itu memasuki kawasan para mafia yang paling bahaya di kota kami ini! Rasanya sungguh membuatku merinding.


Kurasa ini akan menjadi petualangan paling berbahaya sepanjang hidup kami.


Petualangan ketika kami sudah dewasa dan bukan remaja seperti dulu lagi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...