My Romance My Life

My Romance My Life
Bab 33 [ Identitas rahasia ]



Aku ketakutan karena kelompok orang yang menghadang kami itu bersenjata semua, Ada yang membawa pistol, Pisau, pedang, dan lain-lain.


Apa yang mereka inginkan dari kami? Apa yang kami miliki sampai bis sekolah kami harus di hadang?.


Para orang tersebut pun datang dan masuk ke dalam bis.


"Hei! semuanya! Keluarkan isi tas kalian dan uang yang kalian miliki!" kata salah satu dari mereka.


Semua temanku pun mematuhi perintah perampok tersebut.


Lalu salah satu dari mereka berbisik pada pemimpin mereka.


"Mereka semua anak SMA! Bagaimana jika kita menculik mereka dan meminta jaminan keselamatan mereka pada orang tua mereka?"


"Bagus! Ide-mu itu sangat bagus!" Jawab pemimpinnya.


Mereka pun membajak bis dan membawa kami ke tempat mereka.


Lalu Mereka meminta no. orang tua kami dan menelpon.


Semuanya menuruti mereka, begitu pula aku, Kecuali Youknow dan Win.


"Dasar berandal!" Teriak perampok tersebut,


Mereka pun memukuli 2 Temanku yang berharga itu. Karena kesal, Aku pun bangkit dan menendang salah satu dari mereka.


Mereka sangat kesal dengan tindakanku yang gegabah itu.


"Gadis yang berani ya.. Wajahmu itu juga lumayan, Tubuhmu juga!" Kata Salah satu dari mereka.


"Hei! Apa kamu mau mati! Ini akan menjadi akhir dari hidupmu!" Kata Anggota perampok yang lain.


Aku pun di dorong hingga terpelanting dan jatuh. Salah satu dari mereka mendekatiku dan mencoba untuk melecehkan ku.


Aku juga tak tinggal diam, aku bangkit dan menghajar mereka satu persatu, Lalu aku menyuruh semua temanku kabur dari tempat ini, Mereka pun menuruti aku dan pergi. Tapi Youknow dan Win tidak mau pergi, Mereka masih baring kesakitan karena dipukuli. Banyak yang babak belur karena ku, tapi aku tak bisa kalahkan semuanya sendirian. Aku membutuhkan bantuan, Saat aku melihat ke arah Youknow dan Win lagi, Mereka berdua telah menghilang entah kemana, Apa mereka tak peduli denganku? Setelah aku mencoba menyelamatkan mereka?. Lalu seseorang datang, Menggunakan Topi sulap, Baju putih, Dan Jubah putih.


"VT?" Gumamku.


Yang datang ternyata adalah Victory thief, Atau harus kukatakan Win RoyalGold.


"Kamu adalah wanita yang sangat kuat Luna! Kamu telah membuat 30 lebih orang babak belur!" Katanya.


Ia terlihat kaget saat melihat aku berhasil membuat setengah dari mereka teler.


"Baiklah! sekarang giliranku!" kata VT.


Win pun berlari dan memukul mereka dengan cepat, Ia bergerak dengan lincah dan cepat.


Sudah semuanya ia pukuli sampai babak belur. Sekarang tinggal Pemimpin mereka.


Pemimpin mereka mengendap-endap di belakang VT. Ia membawa pisau dan mau menikam VT dari belakang. Tapi seseorang datang dan menendangnya dengan telak. Ia langsung pingsan karena tendangannya.


Saat melihatnya, Ternyata ia adalah rivalnya Victory, Yaitu Detective Moonlight.


"Kau hampir mati bodoh!" Kata Detective.


Ia terlihat masih muda dan sepertinya seumuran denganku.


"Hei Moon! Kau datang juga? Kenapa kau datang?" tanya Victory.


"Kau sendiri? Biasanya kamu hanya muncul saat malam hari dan kamu hanya mencuri di rumah orang kaya! Kenapa kamu ada di sini?" Tanya Moon.


Kini Victory terdiam dan tak menjawab.


Saat aku sedang mengamati mereka berdua, Tiba-tiba ada seseorang datang dan menangkap ku, Ternyata ia salah satu anak buah perampok yang ingin menyandera ku dan kabur.


"Lepaskan aku!" Teriakku.


Victory dan Moon menatap ke arah kami dan mereka berusaha menyelamatkan ku.


"Berhenti di situ! Jika mendekat! Akan ku bunuh gadis kecil ini!" Katanya.


Gadis Kecil? Batinku.


Aku merasa kesal karena di anggap sebagai seorang gadis kecil. Aku pun mencoba untuk melepaskan diri, Tapi perampok tersebut mendekatkan pisaunya tepat ke leherku. Bahkan Daging di leherku sudah tergores dan mengeluarkan banyak darah.


"Diam! Jika Kamu bergerak kamu akan mati!" Katanya.


Aku pun diam dan pasrah. Moon dan Victory juga merasa khawatir dengan keselamatan ku.


Apakah ini akan menjadi akhir dari hidupku?. Lalu, Tiba-tiba aku terpikir, ternyata aku masih bisa meloloskan diriku dari tangannya jika aku menginjak kakinya. Aku pun menginjak kakinya dan ia melepaskan ku karena kesakitan,


Aku pun berdiri tegak dan Merebut pisau dari tangannya dengan cepat, Lalu saat aku melihat ke samping, Ada pistol yang tergeletak di tanah, Aku pun berlari mengambilnya untuk menyelamatkan diriku sendiri, Victory dan Moon juga bergerak menghajar Perampok tadi dan Membiarkanku pergi mengambil pistol. Saat aku sudah dapat, Aku mengarahkannya ke arah perampok.


Mereka pun menyingkir, Lalu aku Menarik pelatuknya. Aku terdorong Karena dorongan kuat dari pistol dan Telingaku berdengung, Dan yang kerennya, Tembakan ku tepat sasaran, Mengenai tempat yang ku inginkan, Yaitu Di kakinya, Agar ia tidak mati karena aku.


"Tembakan mu tepat sasaran! Apa kamu sudah profesional?" Tanya Victory.


"Tidak! Ini pertama kalinya aku menggunakan pistol! Mungkin karena aku selalu menonton film aksi, Makanya aku jadi pintar dalam hal-hal Aksi seperti ini, Aku suka film Psikopat dan polisi! Kalian pasti tak menduganya kan?" Kataku.


"Aku memang tak menduganya!" Kata Victory.


"Aku cepat belajar dalam sekali lihat! Jadi, menonton TV adalah hal yang Baik untukku!" Kataku.


"Omong-omong, Kalian tampak akrab?" Kata Moon.


"Oh... Ini Luna, Ia adalah orang pertama yang tahu identitas ku, Kami saling mengenal dan saling membagi rahasia." Kata Victory.


"Sedekat itu kah kalian?" Kata Moon.


"Iya!" Jawabku.


"Aku saja tidak tahu identitas aslinya Victory!" Kata Moon.


"Ya.. Kamu akan tahu jika kalian saling mengenal!" kataku.


Kami sibuk mengobrol sampai lupa pada perampok tadi, Ia sedang berusaha keluar dari tempat ini, Saat aku menyadari ia mau kabur dengan kaki pincang sebelah, Aku pun berteriak.


"Hei! Jika kamu berani kabur kamu akan mati!"


Pria itu pun berhenti saat menyadari kalau aku mengarahkan pistol kepadanya.


Lalu ada suara sirine polisi, Victory dan pria itu sudah panik karena suara itu.


"Kamu panggil polisi ya?" Tanya Victory pada Moon.


"Iya! Tapi mereka bukan polisi! Mereka adalah anggota organisasi yang melawan tindak kriminal seperti pembunuhan dari pembunuh berantai, Dan Penjahat yang bukan penjahat biasa! Aku adalah agen rahasia mereka! Mereka merekrut ku karena Ke enceran otakku dalam memecahkan kasus!" Kata Moon.


"Aku gak tanya kenapa kamu bisa direkrut kan!" Kata Victory.


"Ya.. seperti namaku, Aku adalah seorang detective, Aku kuat, tampan dan cerdas!" Kata Moon.


"Terserah mu lah!" Jawab Victory.


Para anggota Organisasi rahasia itu pun membawa para perampok tersebut ke sel penjara mereka. Kami bertiga pun keluar dari tempat Mengerikan tersebut. Lalu seorang pria datang dan berbicara pada kami.


"Apa kalian berdua yang membantu Moon dalam Kasus ini?" Tanya pria itu.


"Oh, Selamat Siang Jendral!" Kata Moon dengan hormat.


"Iya! Tapi yang membuat mereka semua teler adalah Gadis ini!" Kata Victory.


"Oh, Kamu kan Adalah Victory, Pencuri internasional yang terkenal itu," Kata Jendral.


"Iya! Apa.. Kalian mau memenjarakan ku?" tanya Victory.


"Tidak! Kami ingin merekrut mu! Pencurian mu itu sangat baik untuk masyarkat! Kamu mencuri di rumah-rumah Orang kaya yang senang berkorupsi dan berjudi. Lalu kamu Menyumbangkan uang yang telah kamu curi itu kepada orang yang membutuhkan, Kami sangat menghargai apa yang telah kamu lakukan!" Kata Jendral.


"Dan kau! Gadis kecil! Kamu sangat kuat bisa membuat mereka semua teler!" Kata Jendral.


"Terima kasih! Tapi lain kali jangan sebut aku gadis kecil lagi ya tuan! Panggil aku Luna! Aku benci dianggap sebagai gadis kecil!" kataku.


"Haha.. Baiklah!" Kata Jendral.


"Omong-omong... Aku penasaran, Apa nama organisasi ini?" tanyaku.


"The Secret Organization Of Catching Criminals. Organisasi rahasia penangkap kriminal. Atau disingkat, ( SOC ) agar singkatannya gak terlalu panjang, Kami mengurangi O dan C nya." Kata Jendral.


"Jadi.. SOC adalah Nama organisasi kalian? Keren.." Kataku.


"Jika... Kamu tertarik, Apa kamu mau menjadi salah satu agen kami! Tembakan mu itu tepat sasaran dan bagus. Kamu juga kuat dan lincah, Sangat cocok sebagai agen baru kami," Kata Jendral.


"Jadi... Kamu juga mau merekrut aku?" tanyaku.


"Iya!" Jawabnya.


"Asyik! Impianku adalah menjadi seorang agen rahasia!" kataku.


"Baiklah! dengan begitu, Mulai hati ini kalian satu kelompok! Dan ketika ada Kasus, Kalian akan menyelesaikannya bersama-sama!" Kata Jendral.


Moon kaget mendengarnya, begitu pula Victory, Kini kami satu kelompok dan akan bekerja sama dalam Menangkap kejahatan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...