My Romance My Life

My Romance My Life
Bab 38[ Hari kedua ]



Pagi yang cerah pun datang, Aku sudah bersiap-siap untuk pergi ke Pantai. Aku pun keluar dari rumah dan pergi ke tempat berkumpul, Kami berjanji berkumpul di Toko buku komik. Aku sudah sampai dan Sudah ada Youknow dan Win.


"Wah... Kalian cepat sekali datangnya!" Kataku.


"Tentu saja! Aku sangat bersemangat!" Kata Win.


Youknow menatap Win dengan tatapan Garang.


"Sekarang... Kita tinggal nunggu yang lain kan?" Kata Win.


"Ya!" Jawabku.


Kami bertiga pun menunggu yang lainnya.


"Luna!"


Win tiba-tiba memanggil namaku.


"Ya?"


"Aku... Suka sama kamu!" Kata Win.


Youknow Melotot dan menatap Win.


"Kau pasti bercanda!" Katanya.


Aku hanya diam menatapnya gak percaya. Padahal Win sudah tahu kalau aku suka sama Youknow.


"Ya... Aku bercanda kok! Jangan dipikirin!" Kata Win.


Youknow sekarang merasa Lega saat Win berkata Hanya Bercanda.


"Win, Kita perlu bicara berdua!" Kata Youknow.


Mereka pun pergi meninggalkanku sendirian.


"Apa maksudmu mengatakan hal itu pada Luna!" Kata Youknow.


"Kau sendiri tahu kan kalau aku menyukainya juga, Walaupun kita berteman tapi orang yang kita sukai itu sama! Aku juga tak ingin meletakan Luna begitu saja! Aku Tulus menyukai Luna!" Kata Win.


"Kau pikir aku juga tak tulus?" Kata Youknow.


Mereka saling menatap dengan penuh kebencian.


Beberapa menit kemudian mereka kembali Dan menghampiriku. Dan sekarang Semuanya sudah datang untuk berangkat ke Pantai.


"Kalian dari mana?" Tanya Lion.


"Mengobrol sebentar kan?" Kata Youknow sambil menatap Win.


"Ya.. Sebagai sahabat!" Jawab Win.


"Karena sudah lengkap! Ayo kita pergi ke pantai!" Kataku.


"Baiklah! Ayo!" Kata Win.


Kami pun berangkat pakai Van milik keluargaku. Dalam perjalanan, Kami bernyanyi bersama-sama. Bersuka riang, Dan Tertawa bersama. Sampai kami tiba di pelabuhan.


"Kita katanya akan ke pantai, Tapi kenapa malah ke pelabuhan?" Tanya Youknow.


"Kita akan pergi ke pulau milik keluargaku! Namanya Pulau Clover. Di sana banyak sekali bunga Semanggi. Dan itu adalah bunga yang amat aku sukai!" Kataku.


"Oh.. begitu!" Kata Win.


Kami pun menaiki kapal milik keluargaku. Dan Saat sudah 45 menit di atas kapal, kmi pun sampai di pulau milik keluargaku. Pulau clover.


Seperti kataku. Disini memiliki banyak bunga Semanggi dan ada juga bunga yang lain. Di tengah pulau terdapat Sebuah Villa yang amat besar dan mewah. Di sekitarnya dihiasi banyak bunga yang terawat dan halamannya juga sangat indah. Di belakang rumah ada Kolam dan tempat bersantai. Di dalam Villa, Ada Spa, Pemandian air panas, Dan tempat karaoke.


"Ini beneran Villa milik keluargamu?" Tanya Win.


"Bukan!" Jawab Lion.


Aku hanya diam dan membiarkan Lion yang menjelaskannya.


"Lah... Jadi ini milik siapa?" Tanya Youknow.


"Milik Luna! Ayahku membeli pulau ini saat Luna Lahir, Ayah langsung membeli pulau ini untuknya, Dan Pemilik pulau ini resmi adalah Luna, Tapi sayangnya saat itu juga Luna menghilang dan kami tak tahu dia berada di mana! Dan sekarang untungnya Luna sudah kembali dan pulau ini benar-benar resmi miliknya!" Kata Lion.


Aku Senyum-senyum sendiri mendengar cerita tersebut, Sedangkan teman-teman kaget mendengar hal tersebut.


"Keluargamu benar-benar kaya ya!" Kata Win.


Youknow menatapku sambil tersenyum.


"Wah! Baik sekali keluarga kalian!" Kata Jimmy.


"Iya... Kalau kami tak menyedekahkannya, di rumah kami akan di penuhi banyak sekali uang yang tak terpakai. Karena keluargaku sudah memiliki semua yang kmi butuhkan, Tak ada lagi yang ingin kami beli!" Kataku.


"Baiklah! Mari kita masuk ke dalam Villanya. Sekarang Sudah terasa sangat panas di sini! Mataharinya benar-benar bersinar cerah di sini! Suhunya jadi sangat panas!" Kata Lion.


Kami semua pun masuk ke dalam Villa dan Masuk ke kmar kami, Meskipun di rumahku memiliki banyak kamar, Tapi aku lebih memilih satu kamar dengan dua sahabatku, Mina dan Minji.


"Ini kamar kita!" kataku.


"Kita satu kamar! Asyik! Mari kita adakan pesta piyama malam ini!" Kata Mina.


"Ayo!" Kataku.


Sedangkan yang laki-laki.................


"Serius ni satu kamar!" Kata Youknow.


"Luna yang minta semuanya satu kamar!" Kata Lion.


"Sialan!" Umpat Win.


"Apa Kau bilang!" Hardik Youknow.


"Mulai kalian ini! Jangan bertengkar!" Kata Jimmy.


"Sudahlah! Aku akan memilih kasur yang paling lebar ini ya!" Kata Lion.


"Terserah! Aku akan tidur di tempat yang membuatku nyaman!" Kata Youknow.


"Wah... Aku di sini! Di sebelah Lion!" Kata Jimmy.


Win menatap mereka bertiga dan tak berkata-kata lagi. Ia pergi ke teras kamar dan menatap langit malam.


"Bintang di sini banyak sekali! Sedangkan di kota aku tak pernah melihat bintang sama sekali!" Gumam Win.


Youknow menghampirinya.


"Apa yang kau lihat?"


"Moonlight!"


"Hah?"


Youknow kaget mendengar Win mengatakan Moonlight.


"Sinar Bulan! Dan bintang" Kata Win.


"Oh..."


Mereka saling bertatapan dan tersenyum.


"Bagaimanapun juga... Saat di sisimu aku selalu merasa nyaman! Meski terkadang aku membencimu!" Kata Youknow.


"Aku juga merasa begitu!" Jawab Win.


"Sebenarnya Aku itu mau menjadikan Luna sebagai pacarku, Tapi aku selalu tak bisa untuk berterus terang!" Kata Youknow.


"Meski aku juga menyukainya, Aku akan mendukungmu. Walau sakit, Aku akan mendukung kalian berdua!" Kata Win.


"Tapi.... Pernahkah kau terpikir, Dunia persahabatan lebih baik dari pada dunia percintaan!" Kata Youknow.


"Ya.. Aku pernah dengar tapi tak mengerti!"


"Menurutku... Itu artinya... Cinta mungkin terkadang indah, Tapi tak selamanya akan bersamamu, Sedangkan sahabat selalu indah dan terkadang menyebalkan, Dan yang pastinya selalu akan berada di sisimu!" Kata Youknow.


"Jadi?"


"Apakah... Lebih baik aku dan Luna menjalin hubungan persahabatan dari pada percintaan? Dan seperti yang kau tahu! Kalau aku ini adalah pangeran mafia. Aku yakin, Suatu saat nanti aku akan menyakiti Luna meski itu tak di sengaja" Kata Youknow.


Win menatapnya dengan tatapan serius.


Mereka berdua terpikir, Cinta memang menyakitkan, Tapi mau bagaimana lagi, Jika sudah jatuh cinta, Kita tak bisa berhenti untuk mencintai.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...