
Aku menatap wajahnya dengan kaget, Taemin tidak sadar Kalau dia sedang berada di sampingku, Atau... Mungkin saja dia telah lupa denganku. Dan tiba-tiba Dia menatapku.
"Apa kita pernah bertemu?" Tanyanya.
"Hum.... Mungkin!" Kataku.
"Sial! Apa kau Min Hari?" Tanyanya.
"E... Kau... Ingat aku?" Tanyaku.
"Tentu saja aku ingat! Kamu kan sahabat pertamaku saat TK." Katanya.
Aku Lega karena ia tidak ingat tentang hari dimana aku mengatakan perasaanku. Aku terdiam merenungi masa Lalu kami.
"By the way. Kamu sekarang makin cantik ya! Sahabatku sayang makin cantik!" Kata Taemin.
"Yoon! Kamu Lupa kan, Tentang masa lalu kita?" Tanyaku.
"Ha? Ba... Bagaimana kamu tahu?" Tanyanya.
"Kamu beneran Lupa ya, Syukurlah!" Kataku.
"Sebenarnya.... Aku Mengalami penyakit Amnesia anterograde. Kepalaku pernah terbentur dengan keras dan aku melupakan sedikit kenangan. Bahkan aku tidak ingat kenapa aku pindah sekolah! Dan mengapa aku membakar Foto-foto kita berdua!" Katanya.
Membakar Foto kita? Apa kamu sangat membenciku hanya karena aku punya perasaan padamu? Sungguh aneh! Batinku.
"Kamu tampaknya sangat membenciku karena hal itu ya?" kataku.
"Emangnya apa yang kamu lakukan?" Tanyanya.
Aku memutuskan untuk jujur, Tapi aku harus bertanya padanya terlebih Dahulu.
"Jika misalnya aku menyukaimu, Apakah kamu akan membenciku?" Tanyaku.
"Tentu saja tidak!" Katanya.
"Tapi... Kenapa Kamu menjauhi ku saat aku menyatakan perasaanku padamu saat itu? Dan kamu tampaknya sangat membenciku karena hal itu!" kataku.
Ia tampak kaget tidak percaya.
"Kamu suka padaku?" Ulangnya.
"Iya!"
Kataku dengan Wajah datar.
"Aku... Tidak mungkin akan membencimu! karena..."
"Karena apa?"
"Aku juga menyukaimu!" Katanya.
Aku tercengang, Ia baru saja berkata bahwa ia menyukaiku.
"Aku tidak tahu sebelumnya tentang alasan mengapa aku bisa membencimu, Tapi seingatku.... Kamu adalah cinta pertamaku!" Katanya.
"Benarkah?" Tanyaku.
"Tentu saja!"
"Tapi saat kelas 8, Kamu pacaran dengan seorang gadis dari kelas 8-3. Aku pikir kamu mau membuatku berhenti suka padamu." Kataku.
"Aku tidak tahu... Jika aku ingat! Pasti akan ku beritahu kamu!" Katanya.
Bis pun datang, Dan aku meninggalkan Yoon Taemin.
"Aku duluan!" Kataku.
"Kenapa kamu mengikutiku?" Tanyaku.
"Kan aku juga mau masuk bis, kalau gak! Aku pasti ga akan nunggu di halte bis!" katanya.
Aku terdiam. Aku pun Duduk di kursi paling belakang, Dan Taemin duduk di sebelahku. Hal itu membuatku agak Risih, Walaupun ia adalah cinta pertamaku.
Bis pun berjalan. Taemin dan aku hanya diam dengan suasana canggung. Lalu Bis berhenti di Halte Berikutnya. Dan masuklah seorang yang aku kenal, Yaitu Win RoyalGold.
"Weh, Luna! Kamu ada di sini? Dan kamu.... Sama siapa?" Tanyanya.
"Temanku sejak TK!" Kataku.
"Oh! begitu! Salken ya! Aku Win Royalgold. Aku temannya Luna!" Katanya.
"Luna?"
"Itu namaku sekarang! Aku bukan Lagi Min Hari! Mereka bukan keluarga kandungku! dan karena aku tinggal dengan keluarga Kandungku, Kini namaku Park Luna!" Jelaskan.
"Oh... Aku Yoon Taemin! Aku Sahabat pertamanya Hari... Maksudku Luna, Sejak TK." Katanya.
"Oh... Kalau begitu! Mari kita berteman!" kata Win.
Win pun duduk di sampingku.
"Oh ya! Win, Bukannya kamu punya mobil pribadi? kenapa kamu pakai Bis?" tanyaku.
"Oh... Aku lebih suka pakai Bis dari pada Mobil pribadiku! Mungkin aku anak orang kaya, Tapi aku lebih suka hidup sederhana!" Kata Win.
Taemin bermain ponselnya sambil menyimak kami, Karena ga ada topik, dia tiba-tiba berbicara tentang VT. Victory Thief. Yang dulu pernah di ceritakan oleh Youknow.
"Bukankah VT hebat! mencuri barang Semua Mafia di kota tanpa ketahuan!" Katanya.
Wajah Win tiba-tiba memucat.
"VT? Victory Thief ya?" tanyaku.
"Iya! Aku dengar sia adalah anak seorang konglomerat terkaya di korea! Tapi dia lebih suka mencuri barang orang jahat, Dan Kata-kata yang sering di ucapkan nya adalah 'Percaya diri adalah kemenangan untukku'!" Kata Taemin.
"kamu penggemarnya ya?" tanyaku.
"Ya... begitulah! Banyak juga lho yang ngefans sama dia! kebanyakan cewe! Mereka selalu berteriak 'VT, VT! My Darling!' Aku sampai bosan mendengar kata Norak itu!" Kata Taemin.
Aku menatap Win. Ia Tampak gelisah sejak Taemin menceritakan tentang VT. Apakah ia kenal dengan si VT ini? Ataukah..... Dia adalah VT, Si pencuri internasional itu?. Bis pun berhenti di sebuah Halte. Itu adalah tempat Taemin berhenti.
"Aku duluan ya Hari.. Maksudku Luna! Oh ya! Aku minta no. mu dong! Agar kita tetap terhubung!" kata Taemin.
Aku pun memberikan no. ku padanya. Lalu ia pergi pulang ke rumah, Kini tinggal aku dan Win. Bis pun berjalan lagi.
"Win, Kamu kenapa?" tanyaku.
"Aku tidak apa-apa kok!" Jawabnya.
"Apa itu karena VT? Kamu kenal ya dengan dia?" tanyaku.
"A...aku tidak.."
"Kalau kenal pun, Jangan gelisah begitu! lain kali jika ada yang menceritakan tentang VT, Kamu tidak boleh gelisah! itu membuatmu tampak mencurigakan!" kataku.
Win menatapku dengan kaget, Ia seperti takut kalau aku mengetahui rahasianya.
Akhirnya Bis berhenti di halte dekat rumahku. Aku pun turun dari Bis.
Win menatapku lewat jendela Bis.
Aku pun melambaikan tanganku padanya. Dan Lalu aku pulang ke rumah.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...