
Pria tua itu semakin mendekat ke arahku. Dia Tersenyum Gila dan berjalan dengan Menyeret kaki Kirinya. Aku merasa semakin takut saat jarak pria itu sudah tak jauh lagi dariku. Aku menutup mataku dengan ketakutan.
Lalu Saat suara sepatunya sudah berada di depanku, Ku tiba-tiba reflek menendang ******** pria itu, Lalu aku menendangnya dengan gerakan Dollyo Chagi. Lalu aku menggunakan memukulnya dengan Eolgeol jireugi. Dan pria itu pingsan karena pukulan ku yang pas di wajah jeleknya itu.
Yang barusan ku pakai adalah jurus dasar pada taekwondo.
Sungguh sulit ku percaya, Aku masih ingat gerakannya. Aku pergi dari gang buntu itu, dan Tanpa kusadari, Pria yang ku pukul tadi berlari ke arahku sambil memegang pisau di tangannya.
Aku kaget dan dan terjatuh, Pria itu semakin dekat denganku. Dan saat pria itu mau menikam ku, Seseorang datang menendang wajah pria itu.
Saat aku buka mataku. Aku melihat seorang pria menggunakan tudung jubah berada di depanku. Aku tak bisa melihat wajahnya karena ia membelakangi ku.
Lalu pria tua tadi bangkit dan mencoba menusuk pria bertudung itu, dengan tenang dan gesit ia menghindar dan mengunci tangan pria tua itu.
Pria itu meringis kesakitan, Dan Pria bertudung itu memborgol tangan pria Tua itu.
Sepertinya pria yang menolongku ini adalah seorang polisi. Pria itu menoleh ke arahku aku pun menatap matanya, dan betapa kagetnya ku, Ternyata itu adalah Youknow.
"Kau baik-baik saja!" Tanyanya.
"I.. Iya!" Jawabku.
"Dimana si Win Sahabat barumu itu! kenapa ia meninggalkanmu seorang diri seperti ini! Bahaya bagi seorang wanita yang berkeliaran malam sendirian seperti ini! Kamu hampir saja mati ditikam pria gila ini!" Kata Youknow.
Aku terdiam sambil di marahi Youknow.
"Tapi Youknow... Dari mana kamu dapatkan Borgol itu?" Tanyaku.
"Ah.. itu..."
"Apa kau diam-diam seorang polisi?" tanyaku.
"Tentu saja tidak! aku adalah seorang pangeran mafia! bagaimana aku bisa jadi seorang polisi?" Katanya.
"Lalau dari mana kau dapatkan borgol itu?" tanyaku.
"Ayahku!" Jawabnya.
"Oh.. Ayahmu ya!" Kataku.
"Baiklah! Mari ku antar kamu pulang! Aku khawatir kamu akan di kejar lagi sama Bajingan-Bajingan yang sering berkeliaran malam!" Kata Youknow.
"Baiklah! Tolong antarkan aku sampai ke rumah ya!" kataku.
Kami pun berjalan pulang bersama, Youknow mengantarku sampai ke Rumah dengan selamat. Lalu ia pamit pergi pulang. Aku pun masuk ke dalam rumah dan Ibuku menyapaku.
"Luna, Sudah lama ibu tak melihatmu! Kemana saja kamu nak?" tanya ibu.
"Itu... Maafkan aku bu! Sebenarnya saat Malam pesta dansa waktu itu.... Aku lupa waktu dan berubah menjadi kucing!" Jawabku.
"Apa!"
"Tapi sekarang tidak Apa-apa. Aku sudah normal kembali!" kataku.
"Tidak! Kau salah! Kutukan itu masih ada! Ibu dulu juga pernah mengalami hal tersebut!" Kata ibu.
"Iya! Saat itu ibu terlalu asik berdansa dengan ayahmu! Dan ibu sampai lupa waktu! Kutukan itu menghilang saat ibu menikah, Dan setiap ibu melakukan hal jahat... Ibu akan berubah menjadi kucing kecil, jika ibu melakukan sedikit hal yang baik, Maka ibu akan menjadi Setengah kucing, Dan jika ibu berubah menjadi seorang yang amat baik! Ibu akan menjadi manusia normal!" Kata ibu.
Aku melakukan Hal baik dari mananya coba? Perasaan aku, Aku adalah seorang Bad Cinderella. Dan bagaimana bisa aku menjadi normal kembali padahal aku tak pernah berbuat hal yang baik? Batinku.
"Sudahlah! karena sekarang kamu sudah normal! Kamu tidak usah khawatir! Karena selama kamu tidak jahat pada seseorang! Kamu Akan terus normal dan tidak akan berubah menjadi kucing" Kata ibu.
"Oh.. begitu ya bu! Kalau begitu aku akan ke kamar dulu ya! Aku mau tidur, Aku sudah mengantuk sekali!" Kataku.
Aku pun pergi meninggalkan ibu. Saat aku tiba di depan pintu kamarku. Aku di hentikan oleh seorang pria asing yang berwajah imut dan tampan.
"Jadi kau Luna ya!" Katanya.
"Siapa kau?" Tanyaku.
"Huh! Aku? Aku itu adalah orang yang paling di hormati di rumah ini!" Kata Orang itu.
"Huh! Aku serius! siapa kau?" tanyaku.
"Aku.... Aku Park Leon! Aku anak bungsu keluarga Park!" Jawabnya.
"Siapa? Anak bungsu? Be.. Berarti..."
"Iya! Aku adalah adikmu!" Potongnya.
"Ha? Adikku?" Kataku.
Lalu Lion datang menghampiri kami.
"Ada apa ini? Oh Luna! Kau sudah bertemu dengan Leon ya! Leon adalah adik kita!" Kata Lion.
"Oh... Dia beneran adik kita!" Kataku.
"Aku Sebelumnya SMP di London, Inggris! Aku baru pulang kemarin dan kata ibu... Luna saudari kembarnya bang Lion sudah ketemu, Aku selalu penasaran dengan Wajahmu! HM.... Kamu itu cukup cantik ya!" Kata Leon.
"Huh! Jadi kamu adikku! Aku selalu penasaran dengan anak ke empat dari keluarga Park, Ternyata itu kau!" Kataku.
"Huh! Aku tampan kan!" Katanya.
"Iya! Ku akui kamu tampan!" Kataku.
"Sudahlah! aku tak punya waktu meladeni kalian! Aku mau tidur dulu! Bye!" Lanjut ku.
Aku pun masuk ke kamar ku dan mengunci pintu agar tidak di ganggu. Aku Baring di kasur dan merenungi Hal Yang terjadi hari ini.
Saat aku hampir mati di tikam seorang pria mesum yang kurang ajar. Youknow datang dan menyelamatkanku. Ia Sungguh selalu membuatku kagum, Hatiku selalu tergerak untuknya.
Ku rasa..... Sekarang aku sungguh menyukai Youknow. Entah kenapa... Hanya dialah yang selalu ku pikirkan. Tidak ada yang lain.
Aku mengingat masa lalu, Saat aku pertama kali bertemu Youknow. Betapa dingin dan Cool. Ia juga sangat pendiam dan anti-sosial. Tapi Sekarang... Untungnya ia sudah tidak anti-sosial lagi dan sudah berani mengobrol dengan orang lain, Ya... Walaupun ia emang agak menyebalkan saat di ajak ngobrol.
Aku terus memikirkan Youknow dan Teringat saat ia menggunakan tudung jubahnya. Dengan wajah datar tanpa senyum, Ia terlihat ber damage dan Cool. Tiba-tiba juga aku terpikir tentang Win. Tentang Ia adalah seorang pencuri nasional yang termasyhur itu. VT( Victory Thief ). Jujur saja VT adalah pencuri tampan yang di minati oleh banyak orang, Itu karena ia mencuri bukan untuk dirinya sendiri. Tapi untuk orang yang membutuhkan.
Betapa Mulya dan sangat Baik. Seiring berjalannya Waktu, Aku mulai menyadari kalau Aku itu memiliki Hati nurani yang kuat, Ku rasa pada akhirnya aku akan menjadi Cinderella yang Naif dan baik. Tapi hal itulah yang selalu aku takuti. Terkadang sulit untuk menjadi orang yang baik, Tapi Mengabaikan orang yang membutuhkan, Itu adalah hal yang paling sulit buatku. Aku berharap, Suatu hari nanti aku akan menjadi seseorang yang dapat membanggakan orang tuaku yang Baik. Walaupun aku harus menjadi orang terbaik di dunia ini.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...