My Life Is Confusing

My Life Is Confusing
Bolos



Keesokan harinya...


#Valina


Cahya matahari pagi yang menelusup ke kamar seorang gadis yang sedang tertidur dengan lelap.


"Eeerrrgghhh..." gumam Valina yang terjaga dari tidurnya dan ia segera melihat jam wacker yang berada di atas nakasnya.


Pukul 06.39


Dan ia segera menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


"Camelia gimana ya?" Tanyanya pada diri sendiri.


"Gue kesana aja ah pasti dia lagi bosen banget kalo ga ada temen seharian di rumah." pikir Valina dan ia segera menelfon Farrel.


Farrel 📞


"Hallo" kata Farrel di sebrang sana.


"Izinin gue hari ini, gue enggak masuk sekolah."


"Mau kemana lo? Lo bolos enggak ngajak-ngajak gue Val."


"Gue mau nemenin Camelia, ga usah banyak bac*t lo ikut apa enggak?"


"Hahhahaha selow aja kelesss iya iya gue ikut."


"Good." Dan Valina memutuskan telfon secara sepihak.


Segera ia berjalan menuju lemarinya dan memakai kaos hitam lengan panjang dan mini skirt warna cerah membuatnya terlihat lebih fresh. Selanjutnya, Valina memakai ikat pinggang dan tas kecil untuk memperindah.



"Mau kemana Non?" Tanya salah satu pembantu Valina saat melihat Valina baru menuruni beberapa anak tangga rumahnya.


"Mau ke rumahnya Camelia Bi." Jawab Valina dengan senyum sumringah.


"Nona enggak sekolah?"


"Enggak Bi, mau jagain Camelia. Dia lagi sakit."


"Owh ya sudah kalau gith Non."


"Ya udah Bi, aku pergi dulu ya."


"Enggak mau sarapan dulu?"


"Engga Bi, entar di rumah Camelia aja. Mumpung gratis."


"Hahah dasar kids jaman now." Jawab pembantu Valina yang cekikian melihat tingkah anak majikannya.


"Hati-hati Non." lanjut pembantu Valina dan diangguki olehnya.


KEDIAMAN CAMELIA


"Eh, lo udah dateng aja Rel?" tanya Valina yang sedikit terkejut dengan kedatangan Farrel.


"Iya, barusan."


Ting...Tong...Ting...Tong


Cleekkk...


"Eh, Non Valina, den Farrel. Ayo masuk."


"Camelianya udah bangun Bi?"


"Belum Non, Bibi bangunin ya?"


"Gak usah, biar kita aja."


"Owh ya udah den, bibi kebelakang dulu ya. Non Valina sama den Farrel mau dibuatin apa?"


"Gak usah Bi, nanti aja."


"Oh ya sudah. Bibi permisi dulu ya."


"Oh iya Non, tolong bujukin Non Camelia buat makan ya? Soalnya dari kemaren malem Non Camelia gak mau makan." Lanjut Bibi Min.


✿๑۞๑,¸¸,ø¤º° °๑۩ ۩๑° °¤ø,¸¸,๑۞๑✿ ┏━━━━•❅•°•❈•°•❅•━━━━┓


CAMELIA PUTRI PURNAMA


🌸 ROOM 🌺 ┗━━━━•❅•°•❈•°•❅•━━━━┛


✿๑۞๑,¸¸,ø¤º° °๑۩ ۩๑° °¤ø,¸¸,๑۞๑✿


Tok..Tok..Tok


Valina dan Farrel sudah berkali-kali mengetuk pintu kamar Camelia, namun sama sekali enggak ada respon dari dalam dan Farrel berinisiatif untuk membuka kamar Camelia siapa tau enggak dikunci. Pikirnya dalam hati.


Benar saja, kamar Camelia tidak dikunci. Dengan langkah santai Farrel dan Valina masuk ke kamar Camelia dan mereka melihat seorang gadis masih tidur dengan pulas di bawah bed covernya yang tebal.


Kini mereka berdua sedang duduk manis di samping ranjang Camelia pandangan mereka sama sekali tak teralihkan dari Camelia. Ada rasa khawatir sekaligus sedih melihat sahabat yang mereka sayangi kini terbaring lemah.


Sudah 30 menit mereka berdua masih setia menunggu Camelia yang tak bangun-bangun juga. Tak lama Camelia mengucek-ucek matanya dan mulai menyesuaikan cahaya di matanya.


"SEJAK KAPAN KALIAN DISINI?" Tanya Camelia ketika sadar bahwa Valina dan Farrel masih setia menunggunya disamping ranjang.


"30 menit yang lalu." jawab mereka santai.


"WHAAAT!"


"Biasa aja kali." Jawab Valina sambil menyunggingkan senyumnya yang manis.


"Kenapa kalian enggak bangunin gue?"


"Karna lo tidurnya terlalu lelap. Jadi kita enggak tega buat bangunin lo." lagi-lagi Valina memamerkan giginya.


"Kenapa kalian ga masuk?"


"Karena kita mau nungguin lo, kita tau pasti lo bosen kalo diem di rumah doang." ujar Farrel.


"Emang kalian sahabat gue yang paling pengertian." ucap Camelia dengan mimik wajah yang yang dibuatnya sedih.


"Udah ah gue mau mandi. Sana kalian keluar." Usir Camelia pada Farrel dan Valina.


"Oke, kita tungguin di meja makan."


"Sebenernya yang tuan rumah siapa sih?" ketusnya dalam hati yang melihat Farrel yang bersikap semena-mena.


♥♥♥♥


Setelah melihat penampilannya, Camelia segera turun ke bawah untuk menemui Valina dan Farrel yang sudah menunggunya. Setelah sampai diujung anak tangga, Camelia melihat Valina dan Farrel sedang santai-santai di meja makan sambil bermain HP dan minum coklat hangat.


"Hm." deheman Camelia menyadarkan dua orang tersebut.


"Sarapan dulu." perintah Valina.


"Enggak." Jawabnya malas dan meninggalkan Valina dan Farrel menuju sofa di depan tv ruang tamu.


Valina dan Farrel yang melihat tingkah Camelia begitu cuek hanya bisa geleng-geleng kepala.


"Bibi bisa bawain bubur 1 sama nasi goreng 2 kw ruang tamu?"


"Oh bisa Non, nanti Bibi anterin."


"Makasih bi."


"Iya sama-sama." setelah mendengar jawaban dari Bibi Min, Valina dan Farrel berjalan menyusul Camelia.


┏━━━━•❅•°•❈•°•❅•━━━━┓


Oke guys Typooo 😂😂


Yah namanya cerita pertama


Wajar aja kalo author sedikit gimana gitu 😅😅😅


Jangan lupa like and comment ya guys...


Oke next chapter ❤❤❤


Semoga kalian pada suka


┗━━━━•❅•°•❈•°•❅•━━━━┛