My Life Is Confusing

My Life Is Confusing
Los Angeles



Drettt...drettt...drettt


Terdengar suara getaran dari telepon kantor milik Tuan Erda. Dengan sigap tangan Tuan Erga sudah memegang ganggang telepon dan menempelkannya ke telingannya.


Kini Tuan Erda sedeng asik menelepon ria. Entah siapa yang diteleponnya.


"Mama"


"Aldo"


Panggil mereka tersentak. Kebetulan sekarang Nyonya Jasmine dan Aldo sedang berada di ruangan Tuan Erda.


"Mama sama Aldo seminggu ini ada jadwal?", tanya Tuan Erda.


"Hm... enggak kok yah. Kenapa?", jawab Nyonya Jasmine.


"Hari ini Sekretaris Jo minta kita untuk segera datang ke Los Angeles. Katanya ada perusahaan yang ingin bekerja sama dengan kita. Dan untuk Camelia, ayah sudah kirim WA biar kalau dia bosan dia bisa tinggal di rumah Ibu untuk dua sampai tiga bulan ke depan.", ucap Tuan Erda.


Awalnya Nyonya Jasmine merasa sedikit khawatir. Namun, dengan bujukan Tuan Erda akhirnya Nyonya Jasmine pun menyetujuinya. Lagipula, Camelia memang sering ditinggal sendiri di rumah jika mereka sedang ada perjalanan bisnis.


Banyak hak yang dipikirkan oleh Nyonya Jasmine mengenai Camelia karena tanpa diduga dia dan Tuan Erda juga Aldo harus berangkat hari ini juga. Tapi Nyonya Jasmine percaya dengan apapun yang dilakukan Camelia.


○•○


Sekarang mereka sudah sampai di bandara, mereka menggunakan pesawat pribadi milik keluarga Tuan Erda.


"Ya udahlah ma, Camelia pasti baik-baik aja. Lagian dia udah sering dirumah. Mungkin dia malah seneng kalau sendirian, iya kan? Di rumah udah ada Bibi Bell sama Pak Edi yang bakalan siap jaga Camelia. Sekarang mama mau makan apa?", tanya Tuan Erda.


"Spaggheti sama jus mangga aja yah.", jawab Nyonya Jasmine dan Aldo bersamaan.


"Sipppp... tumben kompak?", goda Tuan Erda.


"Tentu donggg... Mama sama Aldo gitu lho." Ucap Aldo sambil tersenyum miring sambil mengejek ayahnya.


"Udah enggak usah ribut aja. Mama ke kamar mandi sebentar. Jangan bertengkar lho.", ucap Nyonya Jasmine.


"Iya iyaa... udah sana daripada nanti ngompol disini. Aldo gimana tadi sekolahnya?", tanya Tuan Erda.


"Em... biasa aja yah.", ucap Aldo.


"Lho enggak ada yang seru?", tanya Tuan Erda.


"Em... enggak terlalu yah. Tadi cuma belajar nulis kanji.", jawab Aldo.


"Oke. Sekarang coba nulis huruf kanji itu di kertas ini.", kata Tuan Erda.


"Hah? Enggak mau yah. Aldo capek belajar terus. Emang ayah enggak capek?" Heran Aldo.


"Iya, tapi kan tetep harus balajar biar cepet pinter.", jawab Tuan Erda.


"Udah ah ayah laper. Pasti habis ini makanannya dateng.", kata Tuan Erda. Tak lama kemudian, makanan pesanan mereka pun datang.


Pada saat mereka makan, tiba-tiba seorang pramugari tidak sengaja menumpahkan minuman ke pakaian Nyonya Jasmine.


BYURRRR


Pramugari itu meresa tidak enak dan dia segera memberikan tissue dan sapu tangan kepada Nyonya Jasmine. Kini pramugari itu menjadi pusat perhatian.


"Kamu punya mata enggak sih? Lihat dress istri saya jadi basah.", kesal Tuan Erda.


"Maafkan saya Tuan. Saya berjanji akan mengganti dress Nyonya." Ucap pramugari tersebut yang bernama Chintya.


"Eh.. Maafkan saya Nyonya. Saya tidak sengaja." Ucap Chintya lagi. Tapi Nyonya Jasmine hanya tersenyum dan segera menuju ke kamar mandi untuk menggangti pakaiannya.


"Eh.. Nyonya apa ada yang bisa saya bantu?" Tanya Devi -Teman Chintya yang tadi tuh.


Nyonya Jasmine diam.


"Sudah kalian boleh pergi." Ucap Tuan Erda pada Chintya dan Devi.


"Mama enggak papa?" Kalau kalian mengira itu Tuan Erda kalian salah. Aldolah yang menanyakan hal itu.


"Mama?" Ucap Nyonya Jasmine.


"Iyalah... mau siapa lagi?" Tanya Tuan Erda.


"Cih... alay" Ucap Nyonya Jasmine sambil tertawa.


Setelah Nyonya Jasmine mengatakan hal itu, dia langsung menuju kamar mandi dan mengganti dress-nya dengan pakaian santai karena dia sudah merasa sangat lengket. Sementara Tuan Erda masih menunggu istrinya di depan pintu kamar mandi.


"Yah, Aldo mau minu.." Ucapan Aldo terpotong oleh Tuan Erda


"Ya udah ini minum air mineral." ucap Tuan Erda sambil memberikan minuman itu kepada Aldo. Entah darimana Tuan Erda bisa membawa air mineral itu.


Aldo meminum air mineral itu hingga tersisa setengah.


○•○


Terima kasih buat para readers yang udah nyempatin baca 🙏


Terus ikuti kisah Camelia yaa~


Maaf kalau ceritanya kurang nyambung mohon maklumi karena ini novel pertama author.


Jangan lupa comment, like and rate ya guysss biar author semangat nulis ceritanya 😁