My Life Is Confusing

My Life Is Confusing
Manis



Video-call antara Camelia dan Priya masih terus berlanjut. Meskipun kini di Paris masih jam 3 pagi, hal ini tidak membuat Camelia mengantuk. Akhirnya rasa rindunya terobati.


"Gue mau cerita sama lo." kata Priya.


"Cerita coba. Camelia dengerin deh." balas Camelia.


"Tapi janji lo jangan marah ya?" kata Priya sembari memperlihatkan jari kelingkingnya.


"Janji." ucap Camelia sembari melakukan hal yang sama seperti Priya.


"Di sekolah gue, ada murid baru. Seangkatan sama gue. Orang itu punya obsesi buat dapetin gue, bahkan dia enggak peduli meskipun tau kalo gue udah sama lo. Bahkan dia sama sekali enggak peduli, meskipun gue bilang kalo gue calon suami lo." kata Priya mulai cerita.


Bukannya kesal atau marah, Camelia justru tertawa.


"Lha kok lo ketawa sih Mel? Ini gue lagi serius Mel." kata Priya yang justru membuatnya merasa kesal.


"Kamu nyeritaiinnya lucu sumpah." kekeh Camelia yang masih diiringi gelak tawa.


"Apanya yang lucu coba Mel? Gue tuh cerita beneran sama lo." kata Priya dengan nada semakin kesal.


"Iya-iya, namanya siapa?" tanya Camelia.


"Chatrine." kata Priya dengan nada yang lebih pelan.


Dari sebrang sana. Camelia hanya menanggapi dengan anggukan.


"Cuma gitu?" tanya Priya tak percaya. Setahunya jika Camelia adalah pencemburu berat. Apalagi zodiaknya Scorpio yang terkenal pencemburuan itu.


"Aku yakin kalo dia sama aku masih cantikan aku." kata Camelia dengan percaya diri.


"Kok lo bisa bilang gitu?" tanya Priya.


"Ya buktinya kamu enggak mau dideketin dia? Bahkan kamu sampe bilang kalo kamu calon suami aku." balas Camelia.


"Ya kalau cantik, emang dia cantik kali Mel. 11, 12 sama lo. Dia bahkan jadi idola para kaum Adam Mel. Tapi gue risih kalau dia ndeketin gue tiap hari." kata Priya dengan mimik wajah yang begitu menggemaskan di mata di Camelia.


"Aku percayain semua ke kamu aja. Aku kasih sepenuhnya kepercayaanku ke kamu. Kalaupun kamu beneran sayang sama aku, mau secantik apa dia. Kamu bakalan tetep milih aku dan jadiin aku satu-satunya yang ada di hati kamu. Dan kamu pasti tau kan? Kalau orang ketiga gak akan datang jika orang yang bersangkutan itu tidak mengizinkan untuk datang." Balas Camelia. Priya hanya diam dan mengangguk sebagai respon jawaban.


"Aku juga disini. Juga jaga hati buat kamu. Di sini mah emang banyak bule yang jauh lebih ganteng dari kamu, yang lebih pinter dari kamu, dan lebih tinggi dari kamu. Tapi disana gak ada yang lebih plin plan dari kamu." lanjutnya. Sontak wajah Priya sedikit terkejut. Terkejut karena malu dan juga marah.


"Lo itu sebenarnya mau sama gue itu karena gue plin plan apa gimana?" tanya Priya kesal.


"Awalnya aja manis banget bikin sampe ini jantung dag-dig-dug terus. Eh endingnya bikin gue kecewa." lanjutnya.


"Dari awal emang kamu itu tipe aku. Kamu itu lain dari yang lain Priya, aku mencintaimu tanpa tapi dan syarat." kata Camelia.


"Bucinnya cuma ke kamu doang, jadi hukumnya sah-sah aja dong." balas Camelia dengan nada santainya.


"Hukum apaan ngomong kayak gitu? Sumpah keliatan ngarang banget." kata Priya diiringi gelak tawa.


"Kamu disana baik-baik ya, tunggu aku. Aku pasti nunggu kamu pulang, selepas tiba di bandara. Aku bakal kasih ini ke kamu, jadi aku harap pas waktu aku pulang nanti. Keluarga aku dan kamu ada disana terutama orang tua aku dan orang tua kamu." kata Priya sembari menunjukkan sebuah kotak yang ternyata berisi sepasang cincin.


"Lo lagi gak nge-prank kan ini?" tanya Camelia dengan ekspresi tidak percaya.


"Enggak Mel. Aku cuma pengen nanti aku bisa bahagia sama kamu, bahagia sama kamu selamanya bersamaku." ucap Priya.


"Tunggu beberapa tahun lagi ya?" lanjutnya.


"Iya Priya, gue bakalan nungguin lo. Itu pasti." balas Camelia dengan senyum bahagianya.


"Udah ya, jangan sedih lagi. Badgirl tu ga gampang nangis. Cengeng amat lo." ledek Priya.


"Suka-suka gue lah." balas Camelia dengan tertawa.


"Iya deh iya." ucap Priya mengalah.


"Priya?" panggil Camelia.


"Kenapa hmmm?"


"I Love You."


"I love you too."


Tbc.


Tunggu kelanjutannya. InsyaAllah kalau paketan masih ada.


Intinya jangan lupa like dan comment kalian.


Serius aku tuh semangat nulisnya karena baca comment kalian.


Lop yu dah 😉


Warning!!!


Typo bertebaran.