My Enemy MY Soul Mate

My Enemy MY Soul Mate
# 09. Gagal



sesampainya di kamar Aensley langsung saja mengganti pakaian di tempat gantinya ,


Zeyn yang dari tadi memperhatikan Aensley yang sedang kesusahan melepas gaunnya ,


" Apa kau perlu bantuan ku " tanya Zeyn


" Tidak usah aku bisa melepasnya sendiri " jawab Aensley dengan nada kesalnya, karena dari tadi tidak bisa lepas lepas


" baiklah , jika butuh bantuan , jangan sungkan " imbuh Zeyn


Zeyn sudah melepaskan pakaiannya , dan Aensley juga sudah melepaskan pakaiannya, Aensley langsung duduk di meja riasnya dan membersihkan make up, Zeyn setelah ganti pakaiannya Zeyn langsung merebahkan tubuhnya dan pura pura tertidur.


ketika Aensley sudah slesai membersihkan make up nya Aensley ke kamar mandi karna panggilan alam.


kenapa lama sekali hanya ke kamar mandi , apa dia mati di dalam , apa dia tidur di dalam kmaar mandi??


gumam Zeyn dalam hatinya .


kreekk


Zeyn langsung menutup matanya kembali , dan pura pura tidur.


" kenapa dia tidur di kamarku si ", gumam Aensley dengan kesal


" Aku ini suami mu , jangan lakukan aku seperti itu " jawab Zeyn dengan senyum kecilnya


" Apa kau mendengar aku bicara? apa kau pura pura tidur ? " tanya Aensley dengan bingung


Zeyn hanya diam ,tidak mau menjawab


" Aku ingin bicara " imbuh Aensley


" katakan saja " kata Zeyn


" apa kau ingat besok kita akan mengadakan camping " tanya Aensley


" Tenang saja aku sudah izin ,aku juga mengizinkanmu untuk beberapa hari tidak berangkat ke kampus " jawab Zeyn


" Tapi aku ingin ikut , aku ingin bersama fiona , Jasmine, aeyla " jawab Aensley


" aku juga ingin ikut , ingin tahu bagaimana camping dengan teman temanku , kau kira cuma dirimu " karena mama dan papa ku yang menyuruhnya , kalau bukan karena mereka aku akan tetap ikut. " imbuh Zeyn kesal


" Kenapa kau memebentak ku ,aku kan hanya bicara " Aensley juga meninggikan suaranya juga


" tidur lah aku tidak mau berdebat dengan mu" kata Zeyn


" ini kamarku tidurlah di ruang tamu apa kau mau tidur di bawah?? " tanya Aensley


" akukan suami mu , apa kau tega memperlakukanku seperti itu " tanya Zeyn dengan melototkan matanya


" oh iya aku lupa , tidurlah " kata Aensley dengan membelakangi Zeyn , dan di tengah tengah ada penghalang , ( guling )


***


Pagi pun datang dengan Cahya matahari meringkuk masuk dari sela - sela jendela kamar. Aensley yang kelelahan membuatnya bangun kesiangan , di saaat Aensley terbangun melihat sebelahnya ternyata melihat Zeyn yang sedang tertidur juga yang menindih kaki Aensley dan memeluk guling


Aensley langsung melihat jam dinding di kamarnya 9:00 , ketika Aensley hendak bangun dari tidur tiba tiba tangan Zeyn menindih kepalanya


" ahgg sakit " kata Aensley


Aensley langsung memindahkan tangannya dengan kasar , tiba tiba Zeyn membuka matanya karena kaget ada yang melemparkan tangannya .


Aensley langsung ke kamar mandi , tanpa meminta maaf kepada Zeyn.


" kenapa dia membuang tanganku ,?? " tanya Zeyn sendiri


kreekk


pintu kamar mandi terbuka dan melihat Aensley sudah mandi dan menggunakan pakaian rapi


" kau mau kemana ? " tanya zeyn


" gak kemana mana , memangnya kalo gak kemana mana gak mandi apa?? menjijikan " jawab Aensley


" tidak , bukan begitu maksudku ,ini masih sangat pagi untuk mandi " kata Zeyn


" 9:03 kenapa kau tidak membangunkan ku " tanya Zeyn


" kenapa kau bodoh , aku saja baru bangun , dan kau menimpa kepalaku dengan tangan beratmu , kau saja baru bangun ketika aku membuang tanganmu " kata Aensley kesal


" Apa ? aku menindih kepalmu dengan tanganku hh sangat lucu tawa Zeyn "


" Sudahlah aku malas bertengkar dengan manusia sepertimu " kata Aensley kesal


" baiklah maafkan aku , aku akan mandi " imbuh Zeyn


" aku tunggu di bawah , cepat mandinya jangan terlalu lama aku sudah lapar " kata Aensley


ketika Aensley menuruni anak tangga Aensley sudah di tanyain mama


" sayang dimana suammimu ? " tanya mama


" mandi ma " jawab Aensley singkat dan padat hh


" yaudah kita tunggu Zeyn " kata mama dara


" selamat pagi ma , pa " sapa Zeyn dengan senyuman yang manis


apa ? aku tidak salah dengar kan , dia panggil mama dan papa sama sepertiku, menjijikan , gumam Aensley.


" ayo sayang ambilkan Sumani sarapan , kau kan sudah bersuami " ucap mama Aensley


" Dia kan punya tangan juga ma, biar dia ambil sendiri " ucap Aensley


" Aensley jangan gitu dong , itu suami kamu Lo sayang " kata papa GEO


***


seusai makan mereka berkumpul di ruang keluarga , Zeyn duduk di samping Aensley dan mama dara di samping papa GEO.


Drutt...Druttt... Druttt


telpon Zeyn berbunyi , langsung saja Zeyn mengambil iPhone nya dan minta izin kepada mama dan papa nya untuk mengangkat telepon nya


" ma, pa Zeyn angkat telponnya dulu sebentar" kata Zeyn


" iya sayang" kata mama Aensley


*K****ak Nesya ;


Zeyn ,maaf kemarin ka Nesya tidak datang di acara pernikahanmu


Zeyn ;


tidak apa apa ka , kapan kakak akan kembali


kak Nesya ;


Sepertinya satu Minggu lagi Zeyn, soalnya kakak disini masih banyak sekali urusan


Zeyn ;


baiklah ka tidak apa apa , kakak disana jaga kesehatan , jangan terlalu lelah bekerja ka , o iya satu lagi ka , jangan lupa cari jodoh ka, ledek Zeyn.


ka Nesya ;


oh iya aku kalah denganmu Zeyn, baiklah besok lagi , disini sudah malam kakak sangat lelah ingin tidur


Zeyn ;


iya ka , by kak Nesya***


Zeyn menutup telfonnya dan kembali ke ruangan yang tadi .


" Zeyn siapa yang menelfon? tanya mama dara


" kakak Zeyn ma , katanya satu Minggu lagi ma " jawab Zeyn .