
Aensley dan Zeyn bermain sampai pagi, hingga mereka berdua bangun kesiangan.
Zeyn yang bangun lebih dulu, Zeyn langsung mandi dan menyiapkan sarapan untuk Aensley.
Aensley sangat pulas tidurnya, jadi Zeyn tidak tega untuk membangunkannya.
Zeyn membuat sarapan Nasi goreng.
Zeyn bisa karena melihat google walaupun masih kesusahan.
Selesai Zeyn membuat sarapan, Zeyn membawa sarapannya ke kamar.
sesampainya Zeyn di kamar ternyata Aensley belum bangun bangun juga.
Zeyn menaruh nampan di meja samping tempat tidur untuk menaruh sarapannya dan membuka ghorden kamar agar Aensley bangun.
Aensley mengerjakan matanya karena terkena sinar Matahari pagi yang cerah.
Dan Zeyn sudah ada di samping Aensley dan memeluknya erat.
Hingga membuat Aensley malas untuk bangun.
Aensley menoleh ke arah jam dinding, ternyata sudah jam 08:15
"Hah" teriak Aensley, membuat Zeyn bingung dan melepaskan pelukannya Karena teriakan Aensley
"Sayang kenapa" tanya Zeyn
"Aku pasti sudah terlambat" kata Aensley, lalu beranjak pergi dan menggunakan selimut untuk menutupi tubuh polosnya
"Awww" teriak Aensley
"Sakit ya" tanya Zeyn
Aensley menganggukan kepalanya dan tersenyum kecut ke Zeyn.
"Sarapan dulu, aku sudah menyiapkannya" ucap Zeyn, lalu Zeyn mengambil sarapannya yang ada di meja tadi.
lalu menaruh di pangkuannya dan menyuapi Aensley
"Apa kau sudah makan" tanya Aensley
"Belum" jawab Zeyn
Aensley mengambil sendok yang tadi di pegang oleh Zeyn, lalu menyuapi Zeyn.
"Aaaa" ucap Aensley
Zeyn membuka mulutnya dan menerima suapan dari Aensley.
***
Sesampainya Zeyn mengantarkan Aensley ke kantor, Zeyn keluar dari mobil dan membukakan pintu untuk Aensley.
lalu menutupnya kembali, sampai Zeyn mengantarkannya di depan ruangan Aensley.
Saat Aensley akan masuk ke ruangannya, Zeyn Ikut masuk ke dalam ruangannya Aensley dan membisikan di telinga Aensley
"Hati hati ada Nadia" kata Zeyn lirih di telinga Aensley
"Benarkah" Tanya Aensley kaget
"Iya kemarin aku melihatnya dia melamar kerja disini" kata Zeyn
"Hah aku tidak takut" ucap Aensley lalu tersenyum ke arah Zeyn
"Istri pintar" kata Zeyn, lalu mencium kening Aensley dengan sayang
Zeyn pergi meninggalkan Aensley untuk pergi ke kantornya.
***
Sudah waktunya makan siang, Aensley ke ruangan papa GEO untuk mengajaknya makan bersama.
Telpon Aensley berdering, ternyata suaminya yang menelfonnya.
[📱]Sayang maaf siang ini aku tidak bisa makan siang bersamammu, karena aku akan makan siang dengan client baru.
[📱] Iya tidak apa apa, aku akan makan siang dengan papa sayang.
"Siang pa, ayok pa makan siang ini sudah waktunya" ucap Aensley
"Ok Anak Papa" kata papa GEO
Papa GEO sudah tahu jika Aensley mengajaknya makan siang bersama saat di kantor, berarti Zeyn sedang sibuk.
Dan saat Aensley makan siang bersama Zeyn, Papa GEO akan makan siang denag dengan sekretarisnya.
Aensley berjalan beriringan dengan papa GEO.
Nadia melihat Aensley dan Bosnya sedang berjalan bersama dan terlihat bergandengan tangan, Nadia berfikir jika Aensley adalah simpanan Bosnya.
Karyawan yang lain biasa saja karena mereka sudah mengetahui, sebelum Aensley mulai bekerja di kantor ayahnya.
Diam diam Nadia memoto Aensley dengan Bosnya lalu di kirimkan ke Zeyn. Membuat Nadia puas, Nadia merasa bahwa Zeyn akan Kemabli padanya dan meninggalkan Aensley, setelah melihat foto yang di kirimnya tadi.
"Kau pasti akan memutuskan dia, dan Zeyn akan kembali padaku"
"Dasar seleranya Om Om"
"Hah Zeyn kenapa matamu buta"
"Lebih baik juga diriku, cantikan juga diriku" dengan bangganya Nadia berkata seperti itu
Di dalam hati Nadia hanya menjelek jelekan Aensley.
Sesampai nya papa GEO dan Aensley di cafe xxx ternyata Nadia membuntutinya dan memoto ayah dan anaknya itu.
"Sekarang aku yang milik Zeyn bukan kau" gumam Nadia
Nadia duduk sekitar jarak lima meter dari tempat Aensley dan Bosnya.
Sudah banyak sekali Nadia memoto Aensley dan papanya, dan siap untuk di kirimkan ke Zeyn.
Saat Aensley dan papa GEO sudah selesai makan dan hendak berdiri dari duduknya, Aensley mencurigai seorang wanita yang menutup kepalanya dengan jaket dan menggunakan masker, berpakaian serba hitam, dan seperti sedang sembunyi.
Aensley tidak menghiraukannya, Aensley tidak mau ambil pusing, Aensley dan papa GEO Langsung pergi untuk ke kantor.
Saat Nadia akan balik ke kantor, tiba tiba tangan Nadia di pegang adat oleh seorang laki laki.
"Aww" teriak Nadia
Lalu Nadia membalikan badannya agar mengetahui siapa yang memgang tangannya keras.
"Kau, kenapa kemari, aku benci denganmu" kata Nadia
"Maafkan aku, aku kemarin terlalu emosi, maafin aku Nad" mohon Dani
"Maaf, hah, laki laki tidak tahu malu, jangan mengangguku atau membuntutiku"teriak Nadia, membuat orang yang ada di cafe melihat ke arahnya.
Pemilik cafe datang, membuat Nadia kaget dan malu.
"Nadia, Nadia manendra" tanya Nesya mengulanginya lagi
Nadia tidak menjawab pertanyaan Nesya, lalu pergi meninggalkan sepasang kekasih itu yang sedang bertengkar
"Hah sudahlah" gumam Nesya
"Maaf, silahkan nikmati makan siang kalian" kata Nesya ke pelanggannya
08....
Mengirimkan foto
Inikan Aensley sama papa, kenapa emang, tanya Zeyn sendiri
"Siapa kau" balas chat
"Aku sayang, aku Nadia" balas Nadia tanpa malu malu
"Lihat wanitamu, apa kau buta, aku lebih baik dari dia Zeyn" balas Nadia
Zeyn tertawa terbahak bahak sampai lupa Zeyn tidak membalas chat Nadia, karena sekertaris Fani mengirimkan file di laptopnya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Jangan lupa like, vote, bintang lima, dan Faforitkan 🤗 jangan lupa beri semangat buat author ya😗🤗