
Hai hai maaf ya author lama up nya, karena kuotanya abis hehe
Selamat membaca🤗
Setelah makan malam Selesai kini Aensley langsung masuk ke kamar dan Zeyn ke ruang kerjanya, seperti biasa orang penting kan wkww
Aensley sudah membersihkan tubuhnya di kamar mandi lalu di berdiri di depan kaca yang panjang lalu mengamati tubuhnya yang agak membesar.
"Yah aku gendut, tapi nggak papa lah"
"Tapi kalo aku gemukan Zeyn bakal ninggalin aku nggak ya"
"Nanti dia ninggalin aku terus aku ngelahirin sendiri tanpa suami OMG"
Entah kenapa Aensley memikirkan hal seperti itu, ia langsung menyadarkan dirinya agar tidak berfikir seperti itu lagi, akhirnya Aensley ke ruang ganti untuk menggantinya dengan baju tidur yang sexy.
Zeyn masuk kedalam kamar, tapi ia tidak melihat istrinya, lalu ia ke kamar mandi tapi tidak ada juga, akhirnya Zeyn melangkah ke ruang ganti, karena pintunya tertutup, akhirnya ia membuka pintu lalu medapati Aensley yang sedang menggunakan baju tidur yang sangat sexy.
"Wah cantik sekali" ucap Zeyn lalu memeluk Aensley dari belakang dan menciumi leher istrinya
"Geli sayang" kaya Aensley lalu mengikat tali baju tidurnya
"Tangan Zeyn sudah ada di pinggang istrinya lalu membuka tali baju tidurnya yang baru saja selesai ia menalinya
"Zeyn" kata Aensley lalu memegang tangan suaminya
"Kau harus bertanggung jawab, karna sudah membangunkan juniorku" kata Zeyn lirih di telinga Aensley
Mata Aensley membulat lalu ia melepaskan pelukannya dan lari ke ranjang dan menutup tubuhnya dengan selimut.
"Hahaha" Zeyn tertawa, lalu ia menyusul istrinya di dalam selimut
Aensley sudah memejamkan matanya, sudah jelas Aensley berpura pura tidur wkwk
Aensley sebenarnya juga ingin melakukan hal yang sama dengan Zeyn, tapi Aensley takut jika janin yang ada di dalam kandungannya kenapa Napa.
"Sayang" panggil Zeyn dan melingkarkan tangannya di perut istrinya
"Hemm"
"Aku haus"
Aensley membuka selimutnya dan menatap suaminya dengan rasa was was.
"Itu di nakas ada" tunjuk Aensley ke arah nakas
"Aku mau yang ini" tunjuk Zeyn di payudara milik Aensley
Aensley pura pura tidak dengar, ia langsung menutup matanya dan menenggelamkan wajahnya dalam selimut.
Aensley membuka matanya dan mendorong dada Zeyn, membuat Zeyn bingung.
"Zeyn apa kau mencintaiku,?" tanya Aensley
"Iya sayang aku sangat mencintaimu dan anak anak kita" jawab Zeyn lalu mengusap perut istrinya
"Sayang lihat tubuhku, aku gemukan, apa kau akan meninggalkanku,?" tanya Aensley berkaca kaca
"Aku tidak akan meninggalkan kecuali Tuhan yang memisahkan kita" ujar Zeyn
mereka berdua saling menatap lalu Zeyn mendekatkan wajahnya ke wajah istrinya, lalu ia ******* lagi bibir manis Aensley dan meremas payudara yang semakin membesar.
Aensley pun membalas kecupan dari mulut suaminya, ciuman mereka semakin dalam Zeyn membuat tanda di leher Aensley lalu turun ke payudara milik Aensley lalu meremasnya.
***
Permainan malam ini sudah selesai karena Zeyn tidak tega melihat Aensley yang begitu lemah dan seperti tak bertulang.
Zeyn menutupi tubuh polos istrinya dengan selimut lalu Zeyn masuk juga ke dalam selimut lalu ia memejamkan matanya untuk beristirahat.
***
Pagi sekali Aensley bangun, ia langsung mandi dan tidak membangunkan Zeyn lebih dulu, karena Aensley tidak mau pasti Zeyn akan meminta agar mandi bersama.
Ritual mandi sudah selesai saatnya ia membangunkan suami tercinta untuk berangkat ke kantor.
"Sayang bangun" tapi Zeyn tidak menjawab
"Zeyn sayang bangun" kata Aensley dan memainkan jari jari suaminya
"Hemmm" jawab Zeyn
"Bangun sayang, ini sudah pagi"
Zeyn membuka matanya, kau duduk dan mengecup kening Aensley dengan sayang.
"Yaudah sana mandi, aku mau kebawah bikin sarapan" kata Aensley lalu mengacak acak rambut Zeyn
"Mandikan" kata Zeyn dengan suara khas bangun tidur
"Aku tidak mau juniormu terbangun" bisik Aensley lalu memegang Junior milik suaminya
Aensley langsung lari dan menutup pintu kamarnya, Zeyn terkekeh melihat keanehan istrinya yang tiap hari menggemaskan.
Hai jangan lupa tinggalkan jejak 🤗
Jangan lupa like, vote, Faforitkan dan bintang limanya 👌;)