
Pagi itu sangat sejuk , matahari mulai menampakan wujudnya, sinarnya menerangi seluruh bumi itu.
Aensley membuka matanya di lihatnya masih jm 06:00 Aensley terkejut melihat tangannya sendiri memeluk Zeyn .
" aghhhh " Aensley berteriak hingga membangunkan Zeyn
" kenapa kau berteriak ini masih sangat pagi " kata Zeyn dengan suara yg malas
" kenapa kau memelukku " Aensley tidak sadar kalau tangan Aensley juga masih memeluk Zeyn ( lucu ya hh )
" kenapa juga kau memeluk ku " kata Zeyn dengan merenggangkan pelukannya
Aensley malu , langsung saja Aensley melepaskan pelukannya dengan cepat dan berlari ke arah kamar mandi dan hampir saja terjatuh.
***
seusai mereka selesai mandi mereka berdua turun untuk sarapan , yg sudah di tunggu Nesya .
" apa kalian mau ngampus hari ini?? " tanya Nesya
" iya ka kita berdua akan berangkat setelah sarapan , kalau kakak kesepian jalan jalanlah sendiri " kata Zeyn dengan meledek
" aku tidak kesepian Zeyn , nanti juga mama sama papa pulang " kata Nesya ,kesal karena selalu di ejek oleh adiknya
***
pagi pagi sekali mereka berdua berangkat bersama agar tidak di lihat oleh sahabat nya, Aensley turun di parkiran dan langsung ke kelasnya tanpa menyapa Zeyn .
Zeyn juga langsung ke kelas dan membuka telponnya. karena bosan di kelas hanya ada Aensley dan Difa ,mereka hanya bertiga asik dengan telpon masing masing .
aeyla , fiona , jasmnine masuk kelas bersamaan, memandang aneh ke Aensley.
kenapa berangkat sepagi ini gumam aeyla dan dua sahabatnya itu
" Aensley " teriak mereka bertiga dan memeluk Aensley
" Ih kenapa si geli tau , udah kek gak ketemu satu abad aja " kata Aensley dengan tertawa
" yaelah Sley lu kagak kangen sama kita kita " tanya Fiona
" kangen si , sini peluk lagi " kata Aensley
" dih , tadi bilangnya geli, dasar " kata Jasmine yg akhirnya memeluk Aensley lagi
" ya ampun giliran di peluk temennya aja mau , giliran di peluk gua kagak mau " gumam Zeyn dalam hati sambil melirik ke arah Aensley
mereka sahaba" Zeyn datang .
" Dah sehat boy " kata Asraf
" udah dong hh " kata Zeyn santai
" lu kangen gk sama gua " tanya Zeyn
" ngapain kangen sama lu " kata Fino dan Asraf bebarengan dan di bumbui dengan tawa receh ( hhh )
***
" Fi, jas, la, kantin yuk , laper ni gua " kata Aensley
" hayuk meluncur " kata Fiona
sesampainya mereka ber empat di kantin , mereka duduk di meja yg dekat dengan mang Eko karna biar enak aja ngambil makannya ( wkwk )
mereka berempat duduk dan masih nungguin pesenannya . tiba tiba Zeyn dan kawan kawan datang duduk di depan mereka berempat.
" boleh ya gabung " kata fino
" gabung aja ,biar rame " jawab aeyla dengan senang hati
" sumpah males bgt ketemu ni anak " gumam Aensley dalam hati dengan melirik tajam ke arah Aensley
mereka duduk saling berhadapan , pas juga Aensley berhadapan dengan Zeyn.
pesanan mereka sudah jadi , dan aeyla dan Fino yg mengambilnya .
" disini ada yg mau jadi cewek gua kagak " tanya Asraf denagn PD nya
" semua mata menatap ke arah Asraf dan tertawa hingga membuat Aensley dan mereka bertiga tersedak
" dih lu PD amat " kata Zeyn
" males gua jomblo terus , bosen , eh iya Aensley kn jomblo , mau kagak kalo jadi pacara gua " kata Asraf dengan mengedipkan matanya
" ya ampun Sley jahat amat lu Ama gua , benran ni gua gak boong , lu mau gak " kata Asraf dengan mengelap mukanya dengan tisu
" apaan si gua gak mau pacaran " kata Aensley singkat
***
sesampainya di parkiran Aensley yg pura pura menunggu seseorang menjemput padahal nungguin sepi baru pulang (wkwk)
" udah sepi ko ,yuk balik " kata Zeyn
Aensley langsung membuka pintu mobil dan di jalan hanya ada suara musik , mereka berdua hanya diam .
sesampainya di rumah Aensley langsung ke kamar dan merebahkan tubuhnya di ranjang ukuran size.
" mau gua dulu apa lu yg mandi duluan " kata Zeyn yg melepas bajunya
" lu aja dulu " kata Aensley
Zeyn mandi dan Aensley megunci pintu kamar mandi dari luar , karena Aensley males sekali melihat wajah Zeyn
" ****** kau " kata Aensley dengan tawa liciknya
Aensley sedang tidur tiduran guling sana guling sini dan berfikir , apa mungkin aku bisa mencintainya, tanya Aensley .
Dorr... Dorr... Dorr
Aensley langsung bangun dan tertawa hingga membuat Zeyn bingung yg ada di dalam kamar mandi.
" hey buka , kenapa kau mengunciku di dalam , apa kau aku mau mati " tanya Zeyn denagn mendekat kn dirinya ke Aensley yg memegang perutnya sakit karena tertawa sangat puas
" aku hanya bosan " kata Aensley dengan melihatkan gigi kudanya
Aensley langsung masuk ke dalam kamar mandi , Zeyn bingung kenapa Aensley seperti itu ,aneh sekali Aensley bisa bercanda dengannya, saat mereka berdua .
Kreekk..
pintu kamar mandi terbuka, Aensley sudah selesai mandi , Aensley langsung ke ruang ganti , sialnya ternyata disana ada Zeyn yg hanya menggunakan kolor .
"Ahhhhhh , kenapa kau ceroboh sekali , cepat pakai bajumu lalu keluar " kata Aensley dengan menutup kedua matanya dengan tangannya .
Zeyn tertawa puas melihat Aensley yg menutup matanya itu .
" aku akan pergi tapi pilihkan aku baju " kata Zeyn dengan senyum liciknya
" ambil saja sendiri " kata Aensley cuek
" aku mau pergi jika kau yg mengambilkannya Aensley " kata Zeyn
" hah dia menyebut nama ku dengan benar " gumam Aensley dalam hati
" baiklah, karna kau memanggilku dengan benar aku akan mengamkannya " kata Aensley sambil berjalan ke arah lemari Zeyn
setelah Aensley mengambil kan baju Zeyn , Zeyn langsung keluar , Aensley langsung memakai pakaiannya sendiri .
kenapa dia memanggilku dengan benar tadi ya , apa dia masih baik padaku , apa dia mulai mencintaiku , aghhhh tidak mungkin dia mencintaiku aku saja tidak mencintainya.
Aensley ingat kata kata mama dan papanya katanya cinta akan tumbuh sendiri, apakah ini cinta .
Aensley keluar dari kamar melihat Zeyn tidur , Aensley langsung melemparkan sendal yg di pakai , langsung Aensley lemparkan ke Zeyn .
" aw " kata Zeyn dengan mengusap pant**nya
Aensley malah tertawa melihat Zeyn kesakitan, sampai Aensley memegangi perutnya yg sakit karena tertawa .
" kenapa hari ini kau sangat bahagia , apa karna kau mengerjai ku sampai kau sebahagia itu " tanya Zeyn dengan melototkan matanya
" Aensley mengangkat tangannya sambil membetuk v "
Zeyn berdiri dan mengangkat Aensley dan menjatuhkannya ke ranjang ukuran size. langsung Zeyn menggelitiki perut Aensley hingga Aensley meminta ampun .
" ampun , maafkan aku Zeyn , maafkan aku " kaya Aensley dengan memgangi perutnya
ketika Zeyn menghentikan gelitikannya , Aensley bangun dan tidak sengaja mencium kening Zeyn.
jantung Zeyn berdetak sangat kencang, Aensley pun sebaliknya, mereka saling menatap .
" maafkan aku ,aku tidak sengaja " kata Aensley dengan gugup.
" eh _ em tidak apa apa " mereka sama sama gugup.