My Enemy MY Soul Mate

My Enemy MY Soul Mate
# 16. Ngampus



Pagi itu sangat sejuk , matahari mulai menampakan wujudnya, sinarnya menerangi seluruh bumi itu.


Aensley membuka matanya di lihatnya masih jm 06:00 Aensley terkejut melihat tangannya sendiri memeluk Zeyn .


" aghhhh " Aensley berteriak hingga membangunkan Zeyn


" kenapa kau berteriak ini masih sangat pagi " kata Zeyn dengan suara yg malas


" kenapa kau memelukku " Aensley tidak sadar kalau tangan Aensley juga masih memeluk Zeyn ( lucu ya hh )


" kenapa juga kau memeluk ku " kata Zeyn dengan merenggangkan pelukannya


Aensley malu , langsung saja Aensley melepaskan pelukannya dengan cepat dan berlari ke arah kamar mandi dan hampir saja terjatuh.


***


seusai mereka selesai mandi mereka berdua turun untuk sarapan , yg sudah di tunggu Nesya .


" apa kalian mau ngampus hari ini?? " tanya Nesya


" iya ka kita berdua akan berangkat setelah sarapan , kalau kakak kesepian jalan jalanlah sendiri " kata Zeyn dengan meledek


" aku tidak kesepian Zeyn , nanti juga mama sama papa pulang " kata Nesya ,kesal karena selalu di ejek oleh adiknya


***


pagi pagi sekali mereka berdua berangkat bersama agar tidak di lihat oleh sahabat nya, Aensley turun di parkiran dan langsung ke kelasnya tanpa menyapa Zeyn .


Zeyn juga langsung ke kelas dan membuka telponnya. karena bosan di kelas hanya ada Aensley dan Difa ,mereka hanya bertiga asik dengan telpon masing masing .


aeyla , fiona , jasmnine masuk kelas bersamaan, memandang aneh ke Aensley.


kenapa berangkat sepagi ini gumam aeyla dan dua sahabatnya itu


" Aensley " teriak mereka bertiga dan memeluk Aensley


" Ih kenapa si geli tau , udah kek gak ketemu satu abad aja " kata Aensley dengan tertawa


" yaelah Sley lu kagak kangen sama kita kita " tanya Fiona


" kangen si , sini peluk lagi " kata Aensley


" dih , tadi bilangnya geli, dasar " kata Jasmine yg akhirnya memeluk Aensley lagi


" ya ampun giliran di peluk temennya aja mau , giliran di peluk gua kagak mau " gumam Zeyn dalam hati sambil melirik ke arah Aensley


mereka sahaba" Zeyn datang .


" Dah sehat boy " kata Asraf


" udah dong hh " kata Zeyn santai


" lu kangen gk sama gua " tanya Zeyn


" ngapain kangen sama lu " kata Fino dan Asraf bebarengan dan di bumbui dengan tawa receh ( hhh )


***


" Fi, jas, la, kantin yuk , laper ni gua " kata Aensley


" hayuk meluncur " kata Fiona


sesampainya mereka ber empat di kantin , mereka duduk di meja yg dekat dengan mang Eko karna biar enak aja ngambil makannya ( wkwk )


mereka berempat duduk dan masih nungguin pesenannya . tiba tiba Zeyn dan kawan kawan datang duduk di depan mereka berempat.


" boleh ya gabung " kata fino


" gabung aja ,biar rame " jawab aeyla dengan senang hati


" sumpah males bgt ketemu ni anak " gumam Aensley dalam hati dengan melirik tajam ke arah Aensley


mereka duduk saling berhadapan , pas juga Aensley berhadapan dengan Zeyn.


pesanan mereka sudah jadi , dan aeyla dan Fino yg mengambilnya .


" disini ada yg mau jadi cewek gua kagak " tanya Asraf denagn PD nya


" semua mata menatap ke arah Asraf dan tertawa hingga membuat Aensley dan mereka bertiga tersedak


" dih lu PD amat " kata Zeyn


" males gua jomblo terus , bosen , eh iya Aensley kn jomblo , mau kagak kalo jadi pacara gua " kata Asraf dengan mengedipkan matanya


" ya ampun Sley jahat amat lu Ama gua , benran ni gua gak boong , lu mau gak " kata Asraf dengan mengelap mukanya dengan tisu


" apaan si gua gak mau pacaran " kata Aensley singkat


***


sesampainya di parkiran Aensley yg pura pura menunggu seseorang menjemput padahal nungguin sepi baru pulang (wkwk)


" udah sepi ko ,yuk balik " kata Zeyn


Aensley langsung membuka pintu mobil dan di jalan hanya ada suara musik , mereka berdua hanya diam .


sesampainya di rumah Aensley langsung ke kamar dan merebahkan tubuhnya di ranjang ukuran size.


" mau gua dulu apa lu yg mandi duluan " kata Zeyn yg melepas bajunya


" lu aja dulu " kata Aensley


Zeyn mandi dan Aensley megunci pintu kamar mandi dari luar , karena Aensley males sekali melihat wajah Zeyn


" ****** kau " kata Aensley dengan tawa liciknya


Aensley sedang tidur tiduran guling sana guling sini dan berfikir , apa mungkin aku bisa mencintainya, tanya Aensley .


Dorr... Dorr... Dorr


Aensley langsung bangun dan tertawa hingga membuat Zeyn bingung yg ada di dalam kamar mandi.


" hey buka , kenapa kau mengunciku di dalam , apa kau aku mau mati " tanya Zeyn denagn mendekat kn dirinya ke Aensley yg memegang perutnya sakit karena tertawa sangat puas


" aku hanya bosan " kata Aensley dengan melihatkan gigi kudanya


Aensley langsung masuk ke dalam kamar mandi , Zeyn bingung kenapa Aensley seperti itu ,aneh sekali Aensley bisa bercanda dengannya, saat mereka berdua .


Kreekk..


pintu kamar mandi terbuka, Aensley sudah selesai mandi , Aensley langsung ke ruang ganti , sialnya ternyata disana ada Zeyn yg hanya menggunakan kolor .


"Ahhhhhh , kenapa kau ceroboh sekali , cepat pakai bajumu lalu keluar " kata Aensley dengan menutup kedua matanya dengan tangannya .


Zeyn tertawa puas melihat Aensley yg menutup matanya itu .


" aku akan pergi tapi pilihkan aku baju " kata Zeyn dengan senyum liciknya


" ambil saja sendiri " kata Aensley cuek


" aku mau pergi jika kau yg mengambilkannya Aensley " kata Zeyn


" hah dia menyebut nama ku dengan benar " gumam Aensley dalam hati


" baiklah, karna kau memanggilku dengan benar aku akan mengamkannya " kata Aensley sambil berjalan ke arah lemari Zeyn


setelah Aensley mengambil kan baju Zeyn , Zeyn langsung keluar , Aensley langsung memakai pakaiannya sendiri .


kenapa dia memanggilku dengan benar tadi ya , apa dia masih baik padaku , apa dia mulai mencintaiku , aghhhh tidak mungkin dia mencintaiku aku saja tidak mencintainya.


Aensley ingat kata kata mama dan papanya katanya cinta akan tumbuh sendiri, apakah ini cinta .


Aensley keluar dari kamar melihat Zeyn tidur , Aensley langsung melemparkan sendal yg di pakai , langsung Aensley lemparkan ke Zeyn .


" aw " kata Zeyn dengan mengusap pant**nya


Aensley malah tertawa melihat Zeyn kesakitan, sampai Aensley memegangi perutnya yg sakit karena tertawa .


" kenapa hari ini kau sangat bahagia , apa karna kau mengerjai ku sampai kau sebahagia itu " tanya Zeyn dengan melototkan matanya


" Aensley mengangkat tangannya sambil membetuk v "


Zeyn berdiri dan mengangkat Aensley dan menjatuhkannya ke ranjang ukuran size. langsung Zeyn menggelitiki perut Aensley hingga Aensley meminta ampun .


" ampun , maafkan aku Zeyn , maafkan aku " kaya Aensley dengan memgangi perutnya


ketika Zeyn menghentikan gelitikannya , Aensley bangun dan tidak sengaja mencium kening Zeyn.


jantung Zeyn berdetak sangat kencang, Aensley pun sebaliknya, mereka saling menatap .


" maafkan aku ,aku tidak sengaja " kata Aensley dengan gugup.


" eh _ em tidak apa apa " mereka sama sama gugup.