My Enemy MY Soul Mate

My Enemy MY Soul Mate
#67. Kedatangan Mertua



Selamat membaca kesayangan author ๐Ÿค—


Pagi hari yang cerah mama Dara dan papa GEO sangat bersemangat untuk menjenguk Anak dan menantunya yang sudah lama tidak Bertemu apalagi kini Aensley sedang hamil Besar pasti akan nambah senang.


"Papa buruan dong" mama Dara sudah tidak sabar rupanya


"Sabar ma" jawab papa GEO santai dan sebenarnya ia sangat tidak sabar ingin bertemu anak semata wayangnya yang ia tinggal berbulan bulan


Papa GEO sudah menelfon sopirnya agar ke apartemen lebih awal, karena ia juga akan memberikan kejutan untuk anak semata wayangnya.


"Emng kenapa si pa, kita nggak kasih tau mereka aja biar mereka tahu" ujar mama Dara


"Suprise dong ma hehehe"


***


"Sayang aku kangen banget loh sama mama, udah dua hari mama nggak nelfon" ujar Aensley lesu


"Mungkin mama sibuk, coba kamu telfon gih sekarang" kata Asraf yang duduk di samping Aensley


Aensley mengambil handphonenya yang ada di atas meja, ia mengambilnya dan mengetik nama "Mamaku Sayangโ™ฅ๏ธ"


Druttt.. Druttt.. Druttt


"Huh" Aensley menghembuskan nafasnya kasar


"Kenapa sayang, apa nggak bisa di hubungi,?" tanya Zeyn


"Iya nggak bisa, kenapa ya sama mama, aku jadi cemas deh" ucap Aensley yang sudah mulai gelisah


"Positif thinking aja sayang, Cup" Zeyn mengecup kening Aensley agar istrinya itu tenang dan tidak khawatir


Mama Dara dan papa GEO sudah sampai di bandara mereka berdua makan berdua di restoran yang dekat dengan Bandara.


"Pa Aensley udah makan belum ya,?" tanya mama pada papa GEO


"Udahlah mah pastinya, jangan khawatir dong, sebentar lagi kan kita sampai" jawab papa santai


Usia makan mama Clara ingin ke Mall untuk memebelikan sesuatu lagi untuk cucunya, dan sebenarnya mama Dara sudah membawakan oleh oleh banyak untuk Aensley dan Zeyn dan juga si twins yang masih ada di dalam perut Aensley.


"Mama mau beli apalagi, bawaan kita udah banyak loh padahal cuman berdua" kata papa yang agak kesal karena ia sudah ingin bertemu dengan anak semata wayangnya


"Sabar pa, mama mau beliin si twins" jawab mama Dara santai


"Jangan lama lama loh ya, papa nunggu disini aja" ujar papa ya g tidak mau lelah


Mama masuk kedalam ruangan yang berisi baju baju baby, mama dara sangat senang jika berbelanja apalagi berbelanja untuk twins cucu pertamanya.


"Ada uang bisa saya banyu nyonya,?" tanya pegawai mall


"Tidak usah, saya bisa memilih sendiri" ucapnya yang masih memilih baju untuk cucunya


"Ibuk ibuk lama banget si belanjaannya" gumam papa GEO dalam hati


Tiba tiba ada seorang gadis cantik duduk di sebelah papa GEO dan senyum senyum ke arah orang yang sudah umur setengah abad yang sudah mau mempunyai cucu, walaupun papa GEO akan memiliki cucu ia masih terlihat tampan


"Emm udah kayaknya udah, yaudahlah pulang kasian suamiku hehehe" gumam mama Dara


"Ehem" gadis itu berdehem dan melirik ke arah papa GEO


Papa GEO menoleh karena tidak ada orang yang duduk di kursi itu keculai papa GEO dan wanita yang berdehem tadi.


"Ehemm" gadis itu berdehem lagi dan mendekat ke samping papa GEO


"Maaf ada apa,?" tanya papa GEO yang sudah mulai risih


"Hehe nggak papa om" jawab gadis tadi


"Kaya nih orang, gua plorotin aja hh" gumam Nadia


Mama Dara sudah kluar dan Melihat Suaminya sedang berdekatan dengan gadis yang mungkin masih seumuran dengan Aensley.


"Siapa wanita itu" gimana mama Dara


Mama dara mengumpat agar tidak terlihat Oleh suaminya, ia ingin menguping tapi Kenapa tidak ada yang bicara, kenapa malah Gadis itu yang selalu mendek dan papa GEO Menjauh, akhirnya mama dara keluar dengan wajah songongnya.


"Pah, ayok mama udah selesai belanjaannya" ucap mama Dara


"Eh udah ma, let's go sayang" ucap papa GEO dan merangkul pundak mama Dara


"*What udah punya istri" gumam Nadia yang sangat kaget


"Kirain belom nikah karena nggak laku laku oh ternyata" gumam Nadia lagi*


Mama Dara di dalam mobil hanya diam saja, Tidak ada yang bicara, lima menit kemudian papa GEO bingung kenapa istrinya diam saja, akhirnya ia berdehem.


"Ehemmm" papa GEO berdehem, sambil menoleh ke arah istrinya yang cemberut


"Mah, kenapasi" sambil memegang telapak tangan mama Dara


Mama Dara masih diam saja dan tidak Menoleh mama dara masih tetap Memandang ke luar jendela dan memainkan Jarinya ke kaca.


"Mama cemburu ya" goda papa GEO sambil mencolek dagu istrinya


"Apasi, diem ah ngantuk" jawabannya malas


"Tadi kan di pesawat udah tidur, masa ngantuk lagi"


Mama Dara masih diem aja dan papa GEO berhenti di pinggir jalan membuat istrinya bingung.


"Kenapa berhenti, belom Sampai juga" ucapnya ketus


"Mama kenapasi, mau ketemu anaknya bukannya seneng malah cemberut" kata papa GEO dan mendekatkan wajahnya ke wajah mama Dara


"Jangan deket deket ih, males" ucapnya sambil menjauh dari wajah tamfan papa GEO


"Mama cemburu ya sama cewek tadi,?" tanya papa GEO


"Hemm" jawabnya singkat


"Hahahahaha, tenang ma, papa nggak akan berpaling dari mama, lopyu Dara sayaang, Cup"


Pipi mama Dara sudah merah seperti kepiting rebus dan untung saja lampu di matikan jadi tidak terlihat merah meronannya.


"Emang siapa gadis tadi, enak aja Deket Deket suami gua, ngga tau apa udah mau punya cucu" kata mama ketus


"Ya dia manusia ma hehe, tapi papa nggak kenal serius, tiba tiba duduk aja di samping papa sambil ehem ehem gitu, geli lah papa" katanya jujur


"Huh dasar anak jaman sekarang, sukanya sama om om, dasar sugar Baby cih"


"Sabar ma, papa nggak suka ko sama gadis tadi cuma mama di hati papa"


"Alah gombal, udah ah ayok mama udah kangen sama Aensley"


"Ok siap mama Dara, hehe


Tiga puluh menit mertua Zeyn sudah sampai Di rumahnya dan bahkan sudah di depan Pintu.


"Sebentar tuan, saya panggilakan nyonya dulu"


"Pak jangan bilang kalo saya yang datangnya, bilang aja ada tamu penting" ujar papa


Pak Dion mengacungkan jempolnya lalu melihatkan gigi putihnya.


"Sayang kata pak Dion ada tamu tuh" ucap Aensley memberitahu Zeyn yang baru saja memejamkan matanya


"Siapa, aku nggak ada janji" ucapnya


"Yaudah samperin aja dulu, siapa tau orang dadakan pengen ketemu kamu" ujar Aensley


Zeyn turun kebawah dan membuka pintu ia kaget karena ada mertuanya datang, dan langsung memeluknya.


"Papa ih lepasin Zeyn kesusahan bernafas tuh" kata mama Dara


Papa GEO langsung melepaskan pelukannya dan sekarang Mama Dara yang memeluk menantu kesayangannya.


"Sley dimana Zeyn,?" tanya papa GEO


"Di atas pa, sebentar" Zeyn berlari menaiki tangga untuk memanggil istrinya


"Sayang sini temani aku bertemu tamu"


"Manja banget ih minta di temenin" kata Aensley yang malas karena sudah rebahan


"Ayodong gaboleh gitu"


"Hemmm"


akhirnya Aensley nurut dan mereka turun menggunakan lift karena Zeyn kasihan jika Aensley turun dari tangga akan membuatnya lelah.


"Suprise" ujar mama Dara dan papa GEO yang sudah ada di depan lift


Mata Aensley membulat dan sudah berkaca kaca, ia langsung memeluk papa dan mamanya.


"Ko nggak bilang bilang si kalo mau kesini" tanya Aensley yang msih dalam pelukan mama Dara


"Suprise dong sayang hehe" jawab papa


๐ŸŒป


๐ŸŒป


๐ŸŒป


JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, VOTE, FAFORITKAN DAN BINTANG LIMANYA ๐Ÿ‘Œ