My Enemy MY Soul Mate

My Enemy MY Soul Mate
# 14. Kedatangan Nesya



Druttt.. Druuttt.. Druttt


telpon Zeyn berdering , dengan mata yang masih mengantuk Zeyn mengangkat telponnya .


" Siapa si masih pagi juga udah nelfon " gumam Zeyn dalam hati


" Halo , ada apa ka " kata Zeyn dengan suara khas bangun tidur


" apa kau masih tidur Zeyn " tanya Nesya


" iya !! kau mengganggu saja " ketus Zeyn


" mau apa kau menelfon ku sepagi ini ka " imbuh Zeyn dengan nada malas


" Jemput aku di bandara Zeyn , apa kau lupa aku hari ini pulang , dasar adik tidak berguna kau ini Zeyn , cepat ke bandara menungguku , aku tidak mau menunggu , aku sudah merindukan rumah " kata Nesya yang ngomong tanpa jeda , membuat Zeyn kesal


" Hemm " kata Zeyn


" jangan lupa bawa istrimu Zeyn , aku ingin kita makan siang bersama " ucap Nesya


" Hemm" balasan deheman lagi dari mulut Zeyn


***


Aensley yang masih tidur , mendengar suara orang mandi , Aensley langsung membuka matanya dan melihat di sampingnya tidak ada .


Krekkkk..


pintu kamar mandi terbuka , Zeyn melihat Aensley yg sedang duduk dan menguap menyuruhnya untuk mandi .


" Cepat mandi ,kita akan pergi " kaya Zeyn dengan mentap Aensley


" Pergi kemana , aku malas , aku ingin tidur tiduran seharian saja di rumah , besok kn mulai ngampus" kata Aensley dengan nada malas


" kak Nesya akan pulang, dan dia menyuruh ku untuk membawamu untuk makan siang bersama " jelas Zeyn


" Aku malu Zeyn " kata Aensley denagn mengerutkan keningnya


" Tidak usah malu , nanti juga akan kenal dan terbiasa " kata Zeyn dengan santai dengan mengancingkan bajunya


" baiklah aku ikut , daripada aku dirumah sendiri " gumam Aensley dalam hati


***


Aensley dan Zeyn menuruni tangga bersama , mereka duduk di meja makan dan sarapan bersama , setelah makan Aensley di depan tv di ikuti Zeyn .


" Kenapa kau mengikutiku " tanya Aensley


" kenapa ? ini rumahku " kata Zeyn dengan nada sombong nya


Aensley dan Zeyn menonton dan hanya ada keheningan di antara mereka berdua , dan pembantu di rumah Zeyn memberitahu mereka.


" emm maaf tuan , nona, nyonya Clara , nyonya ingin bicara dengan anda tuan, nona " jelas pak iman


" iya pak, kemarikan ponselnya " kata Zeyn


pak iman langsung memberikan ponselnya kepada Zeyn .


" ma, ada apa " kata Zeyn dengan santai


" Mengapa kau tidak mengangkat telpon mama Zeyn " bentak mama Clara


" maaf ma, teleponku aku tinggal di kamar , dan aku dengan Aensley sedang menonton tv dan nanti akan menjemput ka Nesya ke bandara " kata Zeyn dengan jelas


" ok Zeyn , mama hanya memastikan kalian baik baik saja , mama matikan telponnya ya Zeyn "


***


setiba Aensley dan Zeyn di bandara , Zeyn melihat kakaknya sedang mencari cari .


Zeyn dengan cepat melambaikan tangannya , langsung saja Nesya berlari menemui Zeyn dan memeluknya .


" Zeyn , adik bodoh aku merindukan mu " kata Nesya terang terangan , dan tidak di sadari kalau ada Aensley yg sedang menahan tawa , karena mendenngar ucapan kakakny Zeyn.


" sudah sudah aku tidak merindukan mu ka " kata Zeyn dengan tertawa


" hai kenalin aku kakaknya Zeyn " kata Nesya yang mengulurkan tangannya ke Aensley


" iya ka , aku Aensley " kata Aensley ramah


" Yuadah ayok kita makan siang " kata Zeyn


***


sesampai di cafe xxx Zeyn turun membukakan pintu mobil Aensley dan kakaknya.


" permisi , silahkan mau menu yang mana " kata pelayan


" aku mau udang balado sama stick pake nasi juga " kata Nesya


" Aensley , kamu mau makan apa, pesan saja sesukamu " kata Nesya


" aku samakan saja dengan kak Nesya " kata Aensley


" aku juga samakan saja dengan kalian " kata Zeyn sebelum di tanya


Disaat makan siang mereka bertiga berbincang bincang dan menanyakan tentang Aensley dan keluarganya bagaimana mereka bisa menikah tanpa saling mencintai.


setelah makan siang mereka bertiga ke mall dulu membeli cemilan dan Nesya membelikan beberapa baju untuk Aensley dan Zeyn .


" Zeyn , Aensley kalian silahkan pilih baju , nanti aku yg membayar nya " kata Nesya


" dih sombong amat lu , mentang mentang udah kerja seenaknya " kata Zeyn kesal


" Bodo amat suka suka gua lah , duit ,duit gua ,kalo lu kagak mau yodah gpp si " kata Nesya kesal


Aensley bingung memilih baju yg seperti apa , mau buat ke kampus atau di rumah ,pikir Aensley.


Zeyn sudah mendapatkan kaos dan celana dan jam tangan , sedangkan Aensley belum mendapatkan kan apa apa dari tadi , Aensley hanya bolak balik .


" apa kau belum dapat juga " tanya Zeyn


" Belum , aku bingung , aku tidak enak dengan kakak mu " kata Aensley


" tidak usah malu malu , pilih saja apa yg kau mau , dia masih banyak uang " kata Zeyn berbisik di telinga Aensley


" tapi !! 'omongan Aensley di potong dengan Zeyn , " em baiklah aku pilihkan untukmu , kau diam saja di situ " kata Zeyn


Zeyn membawa kardigan , kaos pendek dan celana + tas untuk Aensley


" ini untukmu , tidak usah sungkan " kata Zeyn


" tapi aku tidak suka tas nya ,ini terlalu


feminim buatku Zeyn " kata Aensley


" kalau begitu pilih saja tasnya sendiri " kata Zeyn dengan kesal


" aku tidak mau tasnya " kata Aensley


***


sesampainya mereka di rumah , Nesya di sambut oleh bik Atun


" ya ampun nona Nesya makin cantik aja " kata bik Atun dengab memeluknya.


" ah bik Atun jangan terlalu memujiku " kata Nesya dengan merenggangkan pelukannya


" bik , Zeyn , Aensley , aku ke kamar dulu , aku mau mandi " kata Nesya


" iya ka " jawab Aensley dan Zeyn berbarengan


" Mereka sosweet bgt si, kn gua jadi pengen nikah " ucap Nesya dalam hati yang paling dalam.


Aensley dan Zeyn saling bertatapan dan Aensley langsung berjalan ke arah kamar dan ingin tidur karena lelah.


di ikuti dengan Zeyn di belakang nya .


" hei mandi jangan langsung tidur , apa kau mau kau gila " kata Zeyn


" Kenapa si orang itu , aghhh sebal sekali ingin sekali aku memakannya hidup hidup " batin Aensley


" mandilah dulu " kata Aensley dengan pura pura memejamkan matanya.


saat Zeyn mandi , Aensley duduk di ranjang dengan memainkan ponselnya, Aensley berdiri dan melihat baju yang baru saja ia beli dan di pilihkan oleh suaminya .


Aensley mencoba coba bajunya , tidak sadar kalau Zeyn sudah keluar , Zeyn tercengan melihat keindahan tubuh sexi Aensley yang menggunakan celana panjang , kaos pendek dan di tambah kardigan yg hanya sampai di atas pan**t di tambah dengan jam tangan berwarna army yg sangat cocok dengan kulit putih Aensley.


" kenapa kau melihat mu seperti itu " tanya Aensley


" Emm tidak , aku tidak melihatmu aku hanya mengaca sebentar " kata Zeyn bohong


seusai Aensley mandi , Aensley tidak melihat Zeyn, ternyata Zeyn ada di balkon kamar , entah kenapa Aensley tiba tiba mencari Zeyn.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


jgn lupa tinggalkan jejak ;)