My Enemy MY Soul Mate

My Enemy MY Soul Mate
# 59. Gagal Curhat



Selamat membaca kesayangan author 🤗


Mereka sudah masuk kedalam rumah yang sangat besar tetapi penghuninya hanya beberapa.


Aeyla, Fiona, jasmnine sudah masuk kedalam Dan mendudukan dirinya di sofa ruang tamu


"Buset dah, rumah bak istana" ucap jasmnine


"Iyadong gua beli rumah segedek ini karna gua inget kalian" ujar Zeyn


"Lo perhatian banget si Zeyn, untung Lo jadinya sama Zeyn Sley nggak jadi sama yang dulu itu hhhh" kata Fiona


"Jangan bahas masalahku dong" ujar Zeyn agak meninggikan Suaranya


"Iya iya maap, maapin Fiona papa muda hahahaha" tawa mereka pecah karna melihat gaya dan ucapan Fiona tadi


Deo hari ini bingung, dia ingin berkumpul Dengan teman temannya tapi dia harus pergi Ke cafe ada urusan penting yang tidak bisa ia Tunda


Sedangkan Kevin dan Asraf Mereka berdua Masih molor, padahal kemarin malem Sebelum pulang akan datang ke rumah Aensley dan Zeyn untuk minta sarapan


"Eh Kevin sama Asraf ko belom kerumah gua si" kata Zeyn


"I don't know, palingan juga mereka masih molor"


"Aww" Aensley mengaduh karena tendangan dari si kembar


Zeyn langsung mengusap perut istrinya yang sudah membesar, dan mengucapkan "Jangan nakal ya anak papa" seketika tendangan dari perut Aensley berhenti menendang


"Lo mau lahiran Sley" tanya Mereka bersama


"Hahaha kalian apaan si, masih tiga bulan lagi, ini tadi cuman tendangan anak gua" jelas Aensley


Mereka membicarakan tentang seputar Kehamilan kepada yang sudah hamil, siapa ya Aensley dong hehe.


"Hoaammm" Asraf menguap di lihatnya sudah siang, ia langsung duduk dan membangunkan Kevin yang ada di sampingnya


"Pin bangun pin,udah siang" kata Asraf sambil menggoyangkan bahu Kevin


"Iya" katanya yang masih memejamkan matanya


"Pin bukannya kita mau sarapan di rumah Zeyn sama Aensley ya, ko malah kesiangan si" ucap Asraf


"Ya elu semalem ngajakin gua nge games si" kata Kevin mengalahkan Asraf


Akhirnya mereka berdua bangun Asraf mandi dan Kevin duduk di meja makan dan mengotak atik handphonennya.


"Pin buru mandi, gua udah slesai katanya mau kerumah Zeyn" teriak Asraf yang masih mengeringkan rambutnya


"Cerewet banget si punya kawan cowok" gumam Asraf dalam hati


Ka Nesya masih ada di ruang Tv, ia sedang mengobrol dengan mama dan papanya


ka Nesya sedikit kesal dengan mamanya, karena mengizinkan Deo membopong sampai ke kamarnya tapi ada rasa senang juga , dasar kakak wkwk


"Ma kakak malu nanti kalo ketemu Deo, pasti Nesya berat banget, mana Deo nganter Sampek kamar, terus naikin tangga segitu banyaknya, kenapa mama nggak nyuruh dia naik lift aja si ma kan Kasian" kata Nesya panjang lebar


"Nggak papalah sayang, cie perhatian sama Deo" kata mama


"Enggak ko" jawab ka Nesya cepat


"Nggak papa kali ka, nanti juga kalian akan menikah" ucap papa Indra santai


"What" kata Nesya yang langsung membulatkan matanya


"Papa sama Mama mau jalan jalan dulu sayang, mama kangen suasana Disni"


"Kakak ikut" kata Nesya langsung berdiri


"Nggak boleh, nanti kamu iri liat mama sama papa" kata papanya sambil menjulurkan lidahnya ke anak pertamanya itu


Nesya malu, ia langsung membalikan badan dan berjalan menaiki tangga dan masuk ke dalam kamar


"Papa ih ko gitu si, udah tua juga" kata mama Clara sambil mencubit pinggang suaminya yang sudah berumur


Deo sudah masuk kedalam cafe, dan ia langsung masuk kedalam ruangan rapat


dua jam sudah mereka berada ruang rapat, dan akhirnya keluar sudah.


Deo kerungannya dan menyuruhnya pelayanan menyajikan makan siang dan Deo akan makan di ruangannya.


Tlingggg....


di lihatnya nomor baru ia ingin tidak membalasnya tapi kenapa ia ingin sekali membalas pesan chat itu, akhirnya ia membuka dan menjawab.


0848...


"Terimakasih untuk semalam"


Deo


"Siapa anda" tanya Deo


0848...


"*Aku Nesya Deo"


**Deo**


"Oh iya tidak apa apa*:)


Mereka menyudahi pesan chat nya karena Deo akan makan siang dulu, usia makan siang slesai Deo menelfon Nesya dan mengajaknya kerumah Zeyn, karena teman temannya sudah berkumpul di sana.


Tadinya Nesya menolaknya tetapi ia ingat bahwa dia mencintai Deo, dan akhirnya Nesya mengiyakan ajakannya.


Deo sudah ada di depan gerbang rumah Nesya, dan satpam membukakan gerbang rumahnya dan mempersilahkan Deo masuk.


"Pakai baju mana ya" Nesya masih kebingungan karena dimatanya baju apaapun tidak ada yang cocok


Deo belum turun dari mobil ia masih Mengamati sudut sudut rumah orangtua Nesya yang tak kalah dari rumah Zeyn.


Nesya melihat ke arah jendela disana sudah Ada mobil Deo, ia langsung menggunakan Dres pendek selutut lalu keluar dengan Jantung yang tak karuan, ka Nesya sudah menggenggam tangannya karena dingin dan berkeringat, lalu ka keluar dan Deo membuka kaca pintu mobil lalu senyum ka Nesya ikut Senyum, Deo langsung turun dan membukakan pintu untuk ka Nesya bagaikan tuan putri


"Ganteng banget sumpah, ini pangeran ya" gumamnya dalam hati


"Cantik" gumamnya . Deo


Di perjalanan mereka tidak banyak bicara, dan Akhirnya sepuluh menit mereka berdua Sampai di rumah Zeyn yang sudah cukup Ramai.


Deo turun lebih dulu membukakan pintu mobil ka Nesya lalu melepaskan sabuk pengaman yang masih melingkar.


Deg..


Jantung ka Nesya sudah tidak karuan, ingin Rasanya melompat tapi tidak bisa, akhirnya Mereka turun dan langsung masuk kedalam Rumah Zeyn


"Gays gua pengen curhat nih" kata Aeyla


"Yodah buru kita denegrin ko" jawab Aensley


"Gua itu suka sama.."


"Hai kalian" teriak Deo yang sudah masuk kedalam


"ko sama ka Nesya lagi si, apa mereka pacaran" otak aeyla bingung sendiri


"Hai hai datang" teriak Kevin dan Asraf di belakang Deo dan ka Nesya


"Kebiasaan pada telat" ketus Zeyn


Deo sudah duduk di samping Zeyn dan ka Nesya sudah duduk di samping Aensley Kevin di samping Aeyla dan Asraf di samping jasmin Fiona ada dimana di tengah gays hehe


"Kalian pacaran,?" tanya Zeyn kepada Deo


"Hah enggak ko, ka Nesya tadi katanya kesepian di rumah yaudah gua ajak aja" jawab Deo


"Oh kirain pacaran" kata kevin sambil membulatkan bibirnya


Mereka mengobrol dengan asyik tapi tidak Dengan Aeyla yang sangat cemburu melihat Deo datang dengan ka Nesya, jadi Aeyla tidak banyak bicara


Tadinya ka Nesya tidak akrab dengan sahabat Sahabat Zeyn dan Aensley sekarang malah Sudah seperti sahabat yang sudah kenal Lama ka Nesya tidak sungkan berbagi cerita Dan tertawa terbahak bahak.


Tidak sadar waktu sudah sore, akhirnya Mereka pulang dan Deo tidak lupa mengantarkan ka Nesya pulang kerumahnya.


🌻


🌻


🌻


Hai kesayangan author, jangan lupa like, Vote, Faforitkan dan bintang limanya, kritikannya dong biar author bisa memperbaiki karyaku lagi 👌😊