My Enemy MY Soul Mate

My Enemy MY Soul Mate
# 10. camping



Teman teman Aensley sedang menunggu Aensley yang dari tadi tidak datang datang


" kenapa Aensley tidak datang datang , apa mungkin Aensley tidak ikut , jika dia tidak ikut aku akan kesepian " ucap jasmnine dengan raut wajah yang sedih


" mungkin bentar lagi juga Dateng, sabar aja " kata aeyla cuek


" gua mau telfon Aensley aja kali ya , ini udah mau berangkat Lo lima menit lagi tapi kenapa Aensley belom Dateng juga , kan khawatir gua" kata Fiona


Druttt...Druttt...Druttt


suara telfon Aensley berdering , langsung saja Aensley mengambil , tapi Aensley ragu untuk mengangkat nya apa yang harus dikatakan nanti kepada teman temannya, apa alasan yang tepat untuknya.


akhirnya Aensley menjawab telfonnya .


" *Iya ada apa fi " Aensley ^^


" apa kau tidak mengikuti camping " tanya Fiona Fiona ^^


" em - eh- tidak , aku tidak bisa ikut aku sedang sakit fi , maafkan aku , mama dan papa ku yang memaksa untuk tidak ikut, dan ketua camping sudah mengizinkannya " ucap Aensley dengan terbata bata Aensley ^^


" ya ampun kenapa kamu dari tadi tidak mengabari kita Aensley " teriak Jasmine


" maafkan aku " kata Aensley


" baiklah tidak apa - apa , lepas membaik Aensley ku sayang jangan lupa di minum obatnya ya " kata Fiona dengan nada sedihnya*


***


Dimana si tu anak , apa kagak ikut camping ya , ucap Asraf .


mungkin sebentar lagi juga datang , santai aja kali bro , ucap kefin


***


" *apa aku menelfon mereka saja ya biar mereka tidak cemas " gumam Zeyn dalam hatinya


**Druttt..Druttt..Druttt***


suara telfon Zeyn berbunyi , langsung saja Zeyn mengangkat nya dan menjawab dengan santai ( kek di pantai , wkwk)


**Asraf**


" Zeyn kenapa kau belom datang juga , kita semua menunggumu , jangan bilang kalau kau bangun kesiangan " kata Asraf


**Zeyn**


" *maafkan aku ,aku tidak bisa ikut camping , aku sedang tidak enak badan dan aku sudah meminta izin, maafkan aku " ucap Zeyn


**Kevin**


" Kau bisa sakit juga ternyata Zeyn , " Kevin pun terkekeh.


" ok baiklah tidak apa apa semoga cepat membaik boy" kata Kevin*


***


Aensley dan Zeyn sedang ada di kamar keduanya sedang rebahan , dan mereka tidak bicara sama sekali , hanya memainkan ponselnya.


akhirnya Aensley membuka suara karena kesal , alasa Zeyn sama dengan Aensley .


" *Mengapa alasannya sama , kau ini , memang mereka nanti tidak curiga " tanya Aensley


" Tenang saja , mereka tidak akan curiga " jawab Zeyn tanpa menoleh ke arah Aensley


***


" Aensley, Zeyn turunlah untuk makan siang bersama " ucap mama Aensley


" Iya ma kami turun " jawab Zeyn


" hei bangun kita disuruh makan siang oleh mama " , dengan menarik menggoyangkan bahu Aensley


Aensley membuka matanya ,


" kenapa kau menyentuhkan ?? tanya Aensley padahal hanya menggoyangkan bahunya agar Aensley bangun , tetapi Aensley berlebihan


" aku hanya membangunkanmu , kagak ngapa ngapain " kata Zeyn dengan mengangkat kedua jarinya


" kita disuruh makan siang oleh mama , cepat kita turun jangan berfikir yang aneh aneh " imbuh Zeyn


saat Aensley dan Zeyn menuruni anak tangga , mereka di kejutkan oleh kedatangan mama dan papanya Zeyn


" mama , papa , kenapa tidak memberitahu Zeyn kalau papa dan mama akan kesini " *tanya Zeyn dengan memeluk mama dan papanya bergantian


" biar jadi kejutan buat kalian " kata papa Zeyn


" Baiklah ayo kita mulai makan siangnya " imbuh papa Aensley*


***


seusai makan mama Aensley, Aensley dan mama Zeyn mereka duduk santai di taman belakang agar lebih nyaman untuk mengobrol dan juga di bawakan jus jeruk oleh bik Mila.


sekarang papa Aensley, Zeyn, dan papa Zeyn duduk di ruang tamu dan mengobrol.


" emm katanya kakak nya Zeyn seminngu lagi akan datang ya " tanya mama dara


" iya jeng seneng banget aku, udah satu tahun stengah gak ketemu " jawab mama Clara , dengan raut wajah yang sedih


" o iya , apa Aensley mau menginap di rumah mama mertua sayang , biar mama punya teman untuk mengobrol " imbuh mama Clara


" Ah-- aku " tanya Aensley dengan menunjuk dirinya sendiri


" iya sayang kamu , siapa lagi menantu mama kalau bukan kamu sayang " jawab mama Clara


" em iya terserah Zeyn saja Tante " jawab Aensley


" loh ko Tante si sayang , panggil aja mama , mama Zeyn mama kamu juga , mama kamu mama Zeyn juga " imbuh mama Clara dengan senyum ramah dan merangkul Aensley


" iya sayang tidak apa pa kalau kamu tinggal di rumah mertua kamu , mama juga besok akan pergi ke luar kota dengan papa " kata mama Aensley


***


" Zeyn setelah quliyah kamu slesai kamu langsung menjadi presedir di kantor papa Zeyn jadi belajar lah dengan sungguh sungguh, o iya kamu juga kan satu kampus sama Aensley jadi sekarang jaga Aensley juga , jangan sampai terjadi apa apa dengan Aensley " kata papa Zeyn dengan tegas


" iya pa Zeyn mengerti " jawab Zeyn dengan menundukkan kepala


" Jangan sakiti Aensley ya Zeyn, karna papa sangat menyayanginya dan Aensley anak papa satu satunya " kata papa Aensley


" iya pa Zeyn mengerti " kata Zeyn


" tuan GEO , saya pamit pulang dulu karna sudah hampir sore " kata papa Zeyn


" baik tuan tidak apa apa , lain kali sering seringlah bermain di gubuk ku kata papa Aensley


" baik tuan GEO, Zeyn papa pulang dulu ,inget kata kata papa tadi Zeyn " kata papa Zeyn


" iya pa " jawab Zeyn