My Enemy MY Soul Mate

My Enemy MY Soul Mate
# 70. Welcome baby twins



Selamat membaca kesayangan author 🤗


Beberapa hari kemudian...


Hening di malam hari. Seorang wanita yang sedang menahan rasa sakit membuat dirinya berfikir apakah ini adalah akhir hidupnya


Menahan rasa sakit diatas brankar rumah sakit bersalin.


Rambut panjang yang terburai dan suami tercinta sedang mengikat rambut panjangnya agar tidak mengenai mata indah sang istri.


keringat sudah bercucuran, matanya terpejam rapat, menggigit bibir bawahnya karena menahan rasa sakit yang pertama kali ia rasakan.Ada teriakan mendramatisir rasa sakit yang keluar dari mulutnya.


Ia meringkuk, terlentang, dan tidak ada rasa nyaman sama sekali setiap pindah posisi.


Tangannya sudah mencengkram rambut Suaminya yang selalu di Sampingnya dan sudah pasrah apa yang akan di lakukan istrinya.


"Huh, sayang" panggil Aensley sambil menggigit bibir bawahnya


"Iya, kamu pasti kuat, Cup."


"Tuhan beri aku kekuatan" gumam Aensley


"Jika ibu ingin berteriak, berteriak saja tapi jangan menyerah ya buk" ucap dokter perempuan yang akan membantu Aensley melahirkan


"Zeynn hiks..hiks" teriak Aensley sambil sedikit mengeluarkan air mata


"Saya akan cek pembukaannya lagi ya buk" ucap sang Dokter meminta izin kepada Aensley


"Syukur sudah pembukaan tujuh, Dikit lagi buk" ucap dokter yang sejak tadi menunggu Aensley


"Andai rasa sakit ini bisa ku gantikan, biarkan aku saja yang merasakan sakit ini Tuhan" gumam Zeyn, karena tidak kuat jika melihat istri tercinta menahan rasa sakit yang sangat sakit


"Boleh jalan jalan buk, agar cepat proses bukaannya" saran Dokter


"Apa nggak nambah sakit Dok,? tanya Zeyn bingung


"Biar cepat bukaannya sayang" jawab Aensley


Akhirnya Aensley jalan jalan di ruangan yang lumayan luas, Zeyn menggandeng tangan istri dan memegang bahu Aensley.


"Cekelekk" Pintu kamar terbuka ternyata mama Dara dan keluarga Zeyn


"Sayang" mama Dara memeluk Aensley dan menangis


"Aensley kuat mah" sambil melemparkan senyuman


Mama dara mengangguk dan mencium Perut Aensley dan membisikan "Sayang jangan lama lama ya, Cup"


Sebenarnya mereka yang ada di ruangan itu ingin memeluk Aensley tapi perawat menyuruhnya untuk menunggu di luar.


Akhirnya semua keluar kecuali mama Aensley dan Zeyn.


"Sayang capek ya,?" tanya Zeyn


"Yaiyalah, aw"


"Udah yuk istirahat dulu" Zeyn menidurkan Aensley dan duduk di sebelahnya menciumi tangan Aensley dan memberikan ucapan ucapan "Pasti bisa dan kamu kuat sayang"


"Aw mah sakit mah" Aensley menjambak rambut Zeyn


"Iya sayang mama tau sabar ya, sebentar lagi"


"Sayang aku mau minum" pinta Aensley


Zeyn bangun dan mengambil gelas berisi air putih dan memberikannya kepada Aensley.


Setelah meneguk air putih Aensley meringkuk lagi dan mamah memijat punggungnya.


Beberapa menit Aensley langsung merasakan sakit yang lebih parah, Zeyn sudah di cakar punggungnya dan di Jambak rambutnya dan di gigit lengannya, tapi Zeyn masih bisa menahannya.


"Tarik napas ya buk terus buang lewat Mulut"


Aensley menganggukan kepala dan melakukan apa yang perwat suruh.


Sudah berkali kali Aensley mengejan akhirnya keluar Baby Boy, dan selang lima detik keluar baby Girl.


Zeyn menangis dan memeluk tubuh Aensley yang lemas, menciumi puncak kepala Aensley dan mengucapkan beribu ribu terimakasih.


"Zeyn biarkan Aensley di rawat sebentar dia kelelahan" ucap mama Dara


"Mah Aensley kenapa ma, ma liat Aensley ma"


Zeyn sudah sangat panik karena Aensley tidak sadarkan diri.


"Aensley kelelahan sayang, nanti juga dia akan sadar" jawab mama menenangkan menantunya itu


Akhirnya Zeyn melepas pelukannya dan mulai melihat baby twins mereka dan lagi lagi Zeyn meneteskan air matanya melihat anak kembarnya laki laki dan perempuan.


"Sayang ini papa" ucap Zeyn kepada Baby Boy dan pindah ke sebelah pada baby girl nya


Tiba tiba mereka menangis dan mama Clara masuk bersama ka Nesya.


"Zeyn" panggil ka Nesya dan mama Clara sudah menggendong baby boy yang menangis


"Kak," Zeyn memeluk kakaknya yang selama ini selalu tidak pernah akur


"Selamat Zeyn" ucap ka Nesya dan memeluk Zeyn lagi


"Terimakasih" jawab Zeyn mengusap bahu ka Nesya


Ibu yang baru saja melahirkan sudah sadarkan diri dan sedang mengobrol dengan papa tercinta.


"Pa anak anak ku dimana,?" tanya Aensley


"Ada di ruangan sebelah sayang disana ada Zeyn dan mama"


"Aensley pengen lihat anak Aensley pa"


Zeyn masuk dan membawa baby Boy dan baby girl di bawa mama Clara.


Aensley sudah Berkaca kaca melihat bayi kembarnya.


Zeyn menaruh baby boy di dada Aensley dan baby girl di sebelahnya juga, air mata Aensley langsung menetes melihat baby mereka yang lucu dan jari jarinya yang sangat mungil.


"Kalian semangat Papa dan Bunda sayang"


gumam Aensley mencium tangan puncak kepala baby twins.


***


Aaesnly sudah berada di rumah karena sudah sehat begitu juga baby twins.


"Sayang namanya siapa,?" tanya Zeyn


"***Afra Ambelin Enze" Untuk baby Girl


"Rey Patch Enze" Untuk baby Boy***


"Nama yang bagus bukan" kata Aensley


"Iya bagus, aku akan bekerja keras untuk kalian, I love you sayang" ucap Zeyn yang berada di samping Aensley dan mencium tangan baby twins yang sangat mungil


Mereka berdua sangat bahagia karena sudah hadir baby twins yang hadir di tengah tengah mereka, mereka sangat bersyukur karena Tuhan sudah mempercayainya untuk menjadi orang tua.


BUAT KALIAN YANG UDAH SETIA JADI PEMBACA " MY ENEMY MY SOUL" TERIMAKASIH BANYAK


DAN TERIMAKASIH YANG SUDAH MEMBERIKAN DUKUNGAN BUAT SAYA🤗