MONA

MONA
Ketemu lagi dengan Mona



******


Ketika malam harinya, Mona pun keluar dari puskesmas untuk membeli perlengkapan medis ke apotik terdekat, Mona terpaksa keluar karena sudah tidak ada yang bisa bantu untuk membeli dan pada akhirnya Mona pun memberanikan dirinya untuk keluar.


Sepulangnya dari apotek, Andre yang tidak sengaja lewat melihat Mona masuk ke dalam puskesmas tersebut. Lalu Andre pun buru-buru mengabari Kemal.


"Bro! Gue dah tau dimana Mona!" Ujar Andre.


Andre yang sedang duduk berdua nonton tv dengan Siska pun langsung sontak kaget dan berdiri.


"Apa? Dimana dia?" Tanya Siska semangat.


"Lo gak salah lihat kan bro?" Tanya Kemal.


"Gue yakin gak salah lihat.. dia ada di puskesmas yang ada di jalan Kediri.. gak jauh dari sini." Ujar Andre.


"Ngapain dia di puskesmas?" Tanya Kemal penasaran.


"Nggak penting dia ngapain di sana.. yang penting sekarang kita culik si Mona terus kita jual dia ke rumah hiburan." Ujar Siska.


"Hiburan malam? Ke tempat itu? Parah Lo sis, mending dia Ama gue aja.. gue kangen sama body nya yang seksi itu." Balas Andre.


"Gue nggak peduli! Gue mau penduduk kampung tau kalau si Mona itu gak sebaik yang mereka kira." Ujar Siska


"Terserah Lo deh! Cuma nggak mungkin kan kita culik dia pas di puskesmas? Yang ada kita di gebukin warga!" Ujar Andre.


"Ya nggak lah. Kita tunggu dia keluar! Setelah dia keluar baru kita bertindak." Ujar Siska.


"Kelamaan! Udah kamu tenang aja! Aku punya ide lain. Kamu tinggal beres aja." Sambung Kemal.


Kemal pun punya rencana licik lainnya yang dia tidak mau Siska tau.


Lalu Kemal pun pergi ke klinik tersebut tanpa sepengetahuan Siska. Ketika di puskesmas Kemal sama sekali tidak melihat adanya Mona, sehingga dia berpura-pura ke kamar mandi, namun bukannya ke kamar mandi dia terus mencoba menyelinap masuk. Sehingga akhirnya dia melihat Mona yang sedang mencuci.


Kemal pun menghampiri Mona sehingga Mona pun kaget dan takut.


"Tunggu... tunggu! Kamu jangan takut Mona! Aku ke sini niat baik!" Ujar Kemal yang mencoba menyakinkan Mona.


"Mau apa akang ke sini! Tidak puas akang buat saya menderita!" Ujar Mona gugup.


"Saya mau minta maaf sama kamu Mona! Ini semua ide si Andre, saya merasa bersalah sekali sama kamu.. kamu mau kan maafin saya?" Ujar Kemal dengan wajah melas dan sok lugu.


"Tapi akang sudah bersalah, gara gara akang saya sudah tidak suci lagi.. apa kata bapak dan ibu nanti kalau tau!" Ujar Mona yang sedih dan mulai lunak.


"Iya akang tau! Akang akan tanggung jawab sama kamu.. akang akan nikahi kamu kalau kamu mau!" Ujar Kemal.


"Lalu bagaimana dengan Siska?" Tanya Mona.


"Saya dan Siska sudah putus! Kami sudah tidak punya hubungan apa apa! Bagaimana? Kamu mau kan menikah dengan saya! Lagian saya juga sebenarnya cinta sama kamu, saya akan tanggung jawab dan terima kamu apa adanya!" Ucap Kemal.


"Akang serius? Apa akang benar benar mau menikahi saya?" Tanya Mona.


"Iya Mona! Saya serius! Saya mau menutup aib kamu!" Ujar Kemal.


"Akang harus bicara dulu sama bapak dan ibu di kampung!" Ujar Mona.


"Baiklah, kita berdua akan pergi ke kampung! Kamu percaya kan sama saya?" Ujar Kemal.


"Saya berangkat ke kampung naik bus saja kang, bagaimana bisa saya percaya lagi ke akang!" Balas Mona.


"Oke! Kamu tunggu saya di kampung ya, kalau begitu ini kamu ambil ponsel ini. (Memberikan ponsel) itu sudah ada nomer saya.. kamu hubungi saja kalau kamu sudah tiba di kampung.. kalau begitu saya pamit dulu." Ujar Kemal.