MONA

MONA
Pertengkaran Siska dan Kemal



Besok harinya, Vino dan Mona pun kembali ke kota. Sesampainya di Kota Mona pindah rumah yang lebih dekat dengan rumah Vino agar lebih dekat.


Mona mulai menjalani hidupnya dengan lebih bahagia lagi dan semakin mendekatkan diri kepada Allah.


Ketika Mona membeli perlengkapan dapur, Andre tidak sengaja menyapa Mona yang sedang belanja.


"Kamu Mona kan?" Tanya Andre ragu.


Karena yang Andre tau Mona sebelumnya tidak berhijab. Lalu dengan santai Mona pun balas sapaan Andre.


"Iya saya Mona! Mas Andre mau apa? Jangan ganggu saya lagi." Balas Mona.


"Wah kamu udah tobat atau nutupi kenakalan kamu?" Ujar Andre meledek.


"Terserah Mas Andre mau bilang apa! Yang jelas saya tidak seburuk orang orang yang sudah tega melakukan hal keji ke orang lain! Permisi!" Ujar Mona lalu pergi.


"What? Udah belagu tuh cewek! Kira-kira si kemal tau gak ya! Dah lama juga gak ketemu Ama tuh anak!" Ujar Andre dalam hati.


Karena Sakin penasaran Andre pun mengikuti Mona, Andre penasaran Mona tinggal di rumah besar itu dengan siapa. Karena ingin tau Andre pun mengunjungi Kemal di rumahnya.


"Hey bro! Masih ingat gue Lo! Ujar Kemal.


"Ya ingat lah bro! Kampus sepi nggak ada Lo! Eh by the way! Gue ngeliat si Mona di rumah gedong! Dia juga dah berhijab sekarang!" Ucap Andre.


"Dia kerja di sana! Gue pernah nikah sirih sama dia, semenjak di berhijab jadi gak selera gue lihat dia." Balas Kemal.


"What? Lo nikah sirih! Enak banget Lo, sama Mona iya, sama Siska iya! Emang berengsek tingkat dewa Lo!" Ujar Andre tertawa.


Lalu Siska pun datang.


"Andre! Dah lama Lo gak kelihatan." Sapa Siska.


"Iya gue memang betah sama dia! Kalau gak sama dia sama siapa lagi.. lagian dia nikah sama Mona untuk balas dendam gue!" Jawab Siska santai.


"Jadi sekarang Lo sibuk apa bro?" Tanya Andre.


"Bisnis! Cuma gue gak bisa kasih tau karena ini rahasia!" Balas Kemal.


"Ya deh iya! Eh tapi melihat Mona hijrah begitu gue jadi mereka bersalah dengan dia." Ucap Andre.


"Kemana aja Lo! Jadi selama ini Lo gak merasa bersalah!" Balas Siska.


"Ya gue kan cuma ikuti saran cowok Lo." Ucap Andre yang tanpa sadar keceplosan.


Kemal sontak tersedak karena dia lagi minum. Andre hanya cengengesan sambil melihat kemal.


"Apa? Jadi ini ide kemal! Bukan ide Lo?" Tanya Siska marah dan langsung menatap tajam Kemal.


"Duh sorry ya Bro! Gue nggak ikutan masalah ini.. gue pamit ya! Bye!" Ujar Andre tertawa dan pergi.


Siska pun marah dan langsung memukul bahu kemal yang sedang duduk.


"Memang tukang bohong kamu ya! Kamu itu memang berengsek!" Ujar Siska marah.


"Kalau aku brengsek kenapa kamu masih mau sama aku! Udahlah gak usah ribut!" Balas Kemal santai.


"Aku udah kasih semuanya sama kamu, termasuk tubuh aku! Kamu kira aku apaan!" Balas Siska marah.


"Ya salah kamu ngapain mau! Pantesan aja orang orang lebih suka dengan Mona, memang Mona itu lebih baik dari kamu." Ucap Kemal santai dan pergi.


"Kemal!.. mau kemana kamu!" Ujar Siska kesal dan melempar vas bunga ke pintu.