Miza & Arga

Miza & Arga
Misi part 2



...◌⑅●♡⋆♡ Miza & Arga ♡⋆♡●⑅◌...


Saat ini suasana sudah jauh berbeda. Disebuah Club yang sangat ramai dan dipenuhi oleh orang-orang yang sangat mencurigakan dan Misterius.


Di Club tersebut juga menjual beberapa Narkoba, Nakotin, dan obat-obat terlarang dan menjual beberapa Informasi yang sangat penting.


Kini kedua pasutri sedang mrnjalankan rencananya. Tentu saja sambil dipantau oleh teman-temanya lewat Telpon sambung kecil yang diselipkan di belakang kerah baju Laki-laki itu.


Kedua pasutri itu adalah Cio dan Kelly. Mereka sedang berada di area yang cukup berbahaya. Dan tempat mereka berada di Club Lee soekhoon.


Tempat Club yang pemiliknya adalah orang korea asli. Saat ini Kelly sedang duduk bersandar disebuah kursi merah muda.


Berbeda dengan Cio yang sedang duduk di kursi Abu-abu. Setelah menunggu waktu yang lama, pada akhirnya Cio memulai menjalankan Misinya.


Cio mendatangi Bartender yaitu Si pemilik Club tereebut. Dan Cio pun duduk tepat didepanya. Si pemilik Club tersebut tampaknya sangat penasaran dengan Cio.


Sudah seperti yang direncanakan. Lee soekhoon sangat menyuaki orang yang Misterius.


"Permisi, Tuan. Anda ingin memesan apa?" Tanya Lee soekhoon.


" Maaf, apa anda menjual informasi?" Tanya Cio langsung.


" Hmm .., Ya, tergantung anda ingin mencari tahu tentang siapa." Jawab Lee soekhoon sambil melayani seorang misterius lainya.


"Saya hanya ingin anda mencari Informasi tentang 'Dia' dan Kakaknya. Namanya Alef dan Jerry. Dan aku hanya tau mereka kakak beradik. Tolong cari tau tentang ke pribadianya, orang yang pernah berinteraksi dengan mereka berdua, dan keluarga besarnya. " Jelas Cio dengan wajah yang tambah serius.


" Hmm .., ini pekerjaan yang mudah untukku. Tapi tergantung anda membayarnya berapa dan kami akan secepatnya memberitahukanya pada anda, Tuan." Ucap Lee soekhoon dengan senyuman khas nya.


" Baiklah, berapa yang anda mau?" Tanya Cio berusaha tetap tenang dalam situasi.


" Lima ratus juta!" Jawab Lee soekhoon.


" Baiklah, Saya setuju." Final Cio lalu segera memberikan foto Alef dan Jerry secara bersamaan.


Setelah itu, Cio langsung pergi dan tak lama kemudian Kelly pun ikut pergi dari sana. Dari jauh Kelly hanya mengawasi Cio agar tidak melakukan kesalahan.


"Oke, Za. Gue udah selesai." Kelly menekan tombol aktif dari Telpon sambungnya.


" Oke, Good." Balas Miza dari Telpon Sambungnya.


" Tapi kita tinggal nunggu informasinya aja." Ucap Kelly.


" Hmm, " Balas Kelly dan segera mematikan Telepon sambungnya.


..._______...


Berbeda disisi lain. Di Club yang bertulis dipapan besar atas yang bernama Evenue. Dan di Club tersebut sudah didatangi oleh banyak orang, termasuk Giana dan Petra.


Kini mereka berdua sudah menyamar menjadi sepasanga kekasih namun berbeda tempat duduk tapi tentunya tempat duduk tersebut saling terhubung dekat walau tempatnya lumayan jauh.


Seperti yang dilakukan oleh Cio, Petra menunggu waktu yang tepat dan setelah menunggunya dengan waktu yang lumayan lama, Akhirnya tiba lah pemilik dari Club Evenue.


Petra pun langsung mendatanginya dengan gayanya yang seperti orang tak dikenal tentunya. Dengan berpakaian serba hitam dan tentunya wajahnya hampir tertutup oleh topi koboy hitam seperti topi JoKer.


" Maaf, Tuan. Sepertinya kita pernah bertemu." Ucap Si pemilik Club Evenue.


" Hmm .., sepertinya." Ragu Petra.


" Supaya obrolan kita tidak tegang dan asing, perkenalkan saya Noel Gyyson. Pemilik Club Evenue. Sepertinya anda masih pendatang baru." Jelas Noel si pemilik Club.


" Hahha ... Maybe. Tapi boleh saya bertanya satu hal?" Ucap Petra yang berhasil mendapat lirikam dari Noel.


" Tentu saja. Silahkan," Jawab Noel, dengan senang hati.


" Apa Tuan mengenal orang ini? Namanya Harry. Sepertinya dia pernah datang kesini." Ucap Petra sembari memperlihatkam Foto Harry.


" Ohh, aku kenal dia. Namanya memang Harry. Dia tinggal didekat pegunungan. Tidak jauh dari sini dan keluarganya tersisah adiknya yang sedang berkuliah di luar negri. pekerjaanya tak jelas jika bisa dibilang. Dan kepribadianya pun sama. Ia sering menjual obat-obat an, Narkoba Penggelapan dana. Yah, seperti itulah pekerjaanya dan yang lebih penting, adiknya sama sekali tidak mengetahui pekerjaanya. " Jelas Noel, yang tanpa sadar memberikan Informasi yang sangat penting.


" Hmm,"


" Apa kau sangat tertarik denganya?" Tanya Noel pada Petra.


" Tidak. Hanya kemarin dia baru saja mengganggu ketenangan hidupku. Kalau begit aku pergi dulu. Masih banyak hal lain yang harus aku kerjakan. " Pamit Petra pada Noel.


" Terimakasih sudah datang ketempat ini." Ucap Noel.


" Sama-sama." Jawab Petra.


...JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK!...