Miza & Arga

Miza & Arga
Penyelamatan!



Hingga Arga memiliki sebuah rencana yang dapat memusnahkan seluruh tempat. Dan kebetulan juga ia membawa bom di saku jaketnya dan Bom itu Lumayan kecil jadi bisa masuk ke dalam saku Arga yang lumayan besar.


Pertama-tama Arga akan menyerang semua musuhnya dengan aman dan tak bersuara satu persatu.


Kedua ia akan memasang sebuah bom yang ledakanya cukup besar dan dapat memusnahkan seluruh rumah megah itu.


Dan yang ketiga ia akan melawan pria paru baya itu yang merupakan kakak dari Alef XOX.


Arga segera memulai rencananya. Ia menyerang semua musuhnya dengan sempurna hingga tidak ada suara sama sekali yang terdengar.


Lalu Arga memasang bom di dekat Nakas kecil yang berisi beberapa surat yang sudah robek dan tak berguna lagi.


Setelah itu Arga memunculkan dirinya dan kebetulan juga Kakak Alef ingin menampar Miza namun dengan cepat Arga langsung menangkisnya.


"Ga!"


"ARGA! Nak, kamu ngapain ke sini? Di sini itu bahaya... hiks.., hiks..,"Tangis Amelia segera memecah saat melihat Arga yang datang menyelamatkanya dengan Miza di dalam kondisinya yang sudah berdarah-darah.


Kakak Alef menoleh pada Arga dengan raut wajah terkejut. "Kenapa dia ada disini? Apa Si Alef gagal! Argh, Alef kerjanya gak becus banget!Pasti Si Alef punya hutang budi sama Si Arga. Hmm, Liat Aja Lo Alef. Ketemu langsung gw bunuh! Macam-macam Loe!" Pikir Kakak Alef.


Tanpa banyak basa-basi Kakak Alef yang bernama Jerry segera menodongkan pistolnya pada Arga saat Arga hendak membuka tali ditangan Miza.


"Jangan lo buka talinya! Kalo lo buka Istri lo dan mertua lo akan gw bunuh!" Ancam Jerry.


Saat kondisi seperti itu tiba-tiba datang Polisi sambil menodongkan postolnya ke arah Jerry.


Begitu juga dengan detektif yang berjalan mendekati Jerry lalu memborgolnya.


Detektif itu segera memborgolnya Jerry sebelum Jerry terlepas dan kabur. Saat itu juga tiba-tiba datanglah Keluarga Zioland yaitu Amelia,Aditya,Deon,Grecilla,Dion serta Erlana.


dengan cepat Grecilla dan Erlana memeluk papah dan mamahnya karena sangat kangen akibat kedua orangtuanya sudah lama tak memberi kabar serta jejak sama sekali.


Saat itu Miza dan Kedua orangtuanya sudah terlepas dari ikatan tali yang mengikat kaki, tangan serta lakban yang menempel di mulutnya.


Miza segera berlari pada kedua orangtuanya. Setelah berpelukan yang cukup lama Miza seperti mencari seseorang ya, Itu adalah Arga sendiri.


Karena mata Miza yang teliti ia melihat Arga yang sedang berbicara dengan seorang detektif yang memborgol Jerry tadi. Miza segera berlari menuju Arga yang masih berbicara.


Tanpa di sengaja Arga menoleh pada Miza yang sedang berlari. Ia pun segera mengakhiri pembicaraannya dengan Detektif itu.


"Ngapain?" Tanya Miza segera


"Gak ngapa-ngapain" Jawab Arga


"Lo gak papa kan?" Tanya Arga pada Miza


"Gw gak papa! Tapi lo yang kenapa-napa!" Ucap Miza yang merasa khawatir pada Arga.


"Gw gak papa kok! Ayo, ke mamah sama papah! Tadi dia udah menggil gw" Ajak Arga.


Mereka pun menyusul ke tempat kedua orang tua Miza dan Arga. Saat berkumpul mereka semua menatap Arga dengan raut wajah yang sedang meminta penjelasan padanya.


Namun Arga hanya biasa saja saat di tatap sendiri. Ia malah memalingkan pandanganya ke arah yang lain. Seperti tak mau memberi penjelasan apapun.