
"Pokoknya gk usah dipikirin lagi yg tadi."Ucap Deon. "Gw pulang duluan. Jangan ngejar gw dan jangan ngomong sama gw paham!"Ketus Grecilla.
"Cil, lo cemburu sama gw!"Sontak Grecilla terdiam dengan pipinya yang merah. Deon mencoba memegang pipi Grecilla yang merah itu lalu....
Cup!
Deon mencium bibir manis Grecilla dengan lembut. Grecilla terkaget-Kaget ia membulatkan matanya tak percaya sekaligus menahan rasa malunya.
Mereka berciuman didepan umum sehingga banyak. orang yang memandang mereka. Hingga Celine menjadi sangat kesar. Wajahnya merah ia menghentakan kakinya lau pergi begitu saja.
"Yon, udh Yon!"Ucap Grecilla sambil menepuk bahu Deon. Deon segera berhenti seketika Grecilla terbatuk-batuk.
"Uhhuk, Uhhuk, Uhhhk,"
"Yon, lu mau bunuh gw ya? Uhhuk"Grecilla kembali batuk lagi.
Sementara itu Arga dan Meninggalkan Miza tak kemana-mana mereka hanya duduk santai di Living Room. Segera Deon dan Grecilla sampai lalu mendapati Miza dan Arga di Living Room. "Lah, kalian gk belanja?"Tanya Grecilla.
Pada saat ditanya Arga dan Miza saling menatap dengan tatapan yang tajam dan sulit dimengerti. Lalu balik menatap HP mereka masing-masing.
Grecilla yang menanyakan hal itu bergidik ngeri melihat tingkah laku mereka yang sulit diartikan. "Btw, mana Erlan?"Tanya Grecilla mencoba mencairkan suasana.
"Dia ka pergi sama Kakak Ipar!"Ucap Miza. "Kemana?"Tanya Grecilla.
"Kepo banget!" Ketus Miza.
"Kenapa sih? Kalian lagi marahan ya? Klo marahan itu diselesaikan dengan baik-baik jangan kayak gini...."Ucap Grecilla sambil mengunyah cemilan.
"Gw ke atas dulu"Pamit Grecilla. "Iye, hati-hati awas jatoh"Ucap Miza.
Tak butuh waktu lama Dion dan Erlana pulang dan mendapati Miza dan Arga yang berada di Living Room. "Loh, kalian gak belanja?"Tanya Erlana.
Miza melirik sekilas kakaknya lalu balik menatap HPnya. "Enggak"Jawabnya.
"Ya udah, gw sm Dion keatas duli yeh"Pamit Erlana. "Ayo,Yen"Ajaknya.
Ceklek!
Arga masuk lalu mengunci pintunya kembali. Ia mengambil Laptop di nakasnya yang tak jauh dari Sofa. Sementara Miza ia masih menyiapkan barang-barangnya.
Sebagai orang yang baik hati dan tidak sombong Miza juga menyiapkan barang-barang Arga. Ia memasukan pakaiannya Arga ke dalam kopernya.
Setelah menyiapkan barang-barang Miza segera pergi ke Bathroom untuk membersihkan dirinya. Setelah selesai tampak Miza menggunakan Baju tidur berwarna Black and White.
Tak butuh waktu lama Miza segera tidur dengan kaki yang mengarah ke kasurnya dan kepalanya yang melewati pembatas.
Arga yang kebetulan sudah selesai mengerjakan tugas-tugasnya. Ia tak sengaja melihat Miza tertidur dengan posisi tubuh yang aneh.segera Arga berjalan lalu membenarkan Cara tidur Miza dengan benar agar saat bangun tidak sakit.
Keesokan harinya Miza bangun ia melihat Arga yang sedang menatap Layar Laptopnya dikamarnya. Miza bangun lalu segera membersihkan diri. Setelah mandi tampak Miza menggunakan Hodie Putih dengan bergambar boneka Bts, Celana jeans,dan sepatu snekers Putih. Perfect!
Sementara Arga sudah selesai Mandi ia juga menggunakan Baju hitam yang tak dimasukan,Celana Jeans hitam dan Sepatu Snekers hitam.
Miza dan Arga segera turun kebawah mereka makan bersama di Dining Room. Semuanya hening tak ada suara sama sekali yang terdengar hanyalah Suara dentingan Sendok, garpu, dan pisau saja.
Sehingga Aditya duluan yang membuka suara agar tidak hening dan tegang. "Kemarin Saya dengan ada yang beli baju. Siapa?"Tanya Aditya.
"Kak Erlena dan Kak Grecilla"Jawab Miza.
"Loh, kamu Nggak Belanja Za?"Tanya Amelia menatap Miza yang sedang mengunyah.
"Enggak mah"Jawab Miza sambil tersenyum.
"Kenapa Za?"Tanya Amelia.
"Nggak papah mah"Jawab Miza seperti ada yang ia sembunyikan.
Jangan lupa dilike, komen,rite,give and vote dan jangan lupa juga tinggalkan jejak kalian guys see you π