
π beruntung banget loe masih punya kedua orang tua loe. Tapi kali ini orang yang loe sayangin akan mati di depan mata loe sendiri. Kalo loe selamatian dia, Datang loe ke Jln. Ma**** No ** tapi inget loe harus sendiri kalo nggak Cewek loe pasti akan gw bunuh sekrang juga
Tuutt
Arga segera menutup teleponya. Ia langsung pergi tanpa memedulikan orang lain saat di Vila. Ia berjalan tergesa-gesa hingga akhirnya sampai ia melajukan mobilnya ke arah yang di tunjukan.
Saat sampai Arga langsung membuka face masknya and Helmnya. Lalu ia langsung berlari. Saat di luar banyak sekali Penjahat yang berjenis kelamin laki-laki.
Mereka mulai menyerang Arga namun naasnya, merekalah yang terkena akibatnya. Arga menyerang mereka dengan tangan kosong saja.
Setelah berhasil menghajar semua musuhnya, Arga langsung memasuki ruangan yang tampaknya sangat gelap. Dan tiba-tiba seseorang menyerangnya dan dengan kelincahan Arga musuhnya itu terkapar tak berdaya.
Namun masih sadar ia hanya tak sanggup untuk berdiri ataupun bergerak. Ia hanya bisa berbicara saja. Arga melihatnya ia segera jongkok dan menanyakan tentang ke beradaan Miza.
"Dimana istri saya?" Tanya Arga
"Tadi saya melihat Bos saya membawa seorang perempuan ke ruangan kosong namun agak gelap. Mungkin saja dia disana"
Segera Arga pergi dan meninggalkan musuhnya itu yang sudah tak berdaya lagi. Saat sampai pada tempat yang di sampaikan oleh Musuhnya tadi.
Arga langsung mendatangi ruangan itu tanpa rasa takut. Ia melihat sekelilingnya sudah terdapat puluhan musuhnya yang akan menyerangnya.
Dan disisi lain Arga melihat Miza yang sudah di todongkan pistol ke arah kepalahnya.
"Gw tau siapa lo! Jadi gw mohon lo jangan apa-apain istri gw dan sahabatnya! Gw tau lo salah jalan. Gw tau semua penyebab kenapa lo bisa mengambil jalan yang salah. Dan itu juga sudah berlalu. Apa loe gak bisa ikhlas dengan kepergian Audrian? Dia sedih kalo ngeliat loe jadi orang jahat. Gw tau gw penyebab lo jadi kayak begini. Tapi lo jangan sangkutin dengan Istri gw dan Sahabatnya karena, dia gak ada sangkutanya dengan masalah kita."
"Hahaha, Gara-gara loe Audrian Meninggal Ga! Salah lo semuanya dan gw harap lo mati di tangan gw dan gantiin nyawa Audrian. Kalo lo mau hidup istri lo harus mati sekarang juga atau sahabatnya. Lo tinggal pilih aja. Dan kalo lo mau istri lo dan sahabatnya selamat ada syaratnya!"
"Katakan"
"Lo sendiri. Lo yang harus jadi Babu gw di sini sekarang juga. Dan lo harus tunduk sama gw dan gak boleh ada kata 'tidak' "
"HMMMAGGGHJANGGAGGN" ucap Miza asal karena mulutnya masih di tutupi oleh lakban.
Arga menoleh padanya dan melihat Miza sekilas lalu balik menatap Teman dekatanya tapi dulu sekarang sudah tidak akibat Kematian Audrian membuat mereka menjadi terpecah.
"Gw setuju, tapi gw harus pastiin kalo istri gw dan sahabatnya selamat" Ucap Arga
"Hei, You yang ada di sana lepaskan mereka dan bawa mereka dengan selamat" Perintah Bos itu
"Baik bos"
Suruhan dari Bos tersebut langsung pergi sambil membawa Miza dan Kelly. Di sisi lain Arga langsung menjalankan rencananya ia tak akan semudah itu untuk di kalahkan. Ia memiliki seribu satu cara.