
Hukuman!
(***Castigo***!)
Cinta Ditolak Emang Gak Enak...
Cinta Ditolak Emang Gak Enak...
Arnitha pun segera berlari Ke kelasnya karena Malu yang sedaritadi ia tahan-tahan.Saat dikelas Arnitha melihat Bu Echa yang sedang bermain Hp dikelasnya.
Sebagai anak yang unggul dan cantik Bu Echa sangat memanjakan Arnitha karena kepintaranya.Arnitha pun mengambil kesempatan jahat untuk menuduh Miza dan Kelly yang tidak-tidak. "Bu!"Panggil Arnitha pada Bu Echa "Ya sayang ada apa?"Tanya Bu Echa dengan nada yang memanjakan Arnitha. "Bu!,Si Miza sama Si Kelly ngeledikin saya Bu!"Jujur Arnitha segera Bu Echa yang mendengarnya langsung berdiri dari bangku duduknya dan pergi mencari Miza dan Kelly disaat itu juga Arnitha langsung mengikuti Bu Echa dari belakang sambil tertawa kecil pertanda kemenangan akan tiba.
Setibanya dikelas Miza dan Kelly seketika Arnitha melihat Kelly dan Miza yang sedang mengobrol. "Itu-itu Bu!"Tunjuk Arnitha mengarah ke Miza dan Kelly.
Bu Echa pun langsung mendatangi bangku Miza dan Kelly."Miza!,Kelly!, Kalian apakan Arnitha?"Tanya tegas Bu Echa.
"Yaelah Ngadu lagi,ngadu lagi!"Gumam Kelly seketika meja Miza dan Kelly dipukul sehingga membuat Kelly berhenti dari gumamanya. "Miza,Kelly!Kalian apakan Arnitha?"Tanya tegas Bu Echa lagi.
"Emang kami apain Bu?!"Bela Miza. "Katanya Arnitha kalian ledekin dia!Iya? Begitu?!"Ucap Bu Echa memastikan perkataan Arnitha
"Emang kenapa Bu?"Tanya enteng Miza. "Kalian tau kan peraturan disekolah!"Tegas Bu Echa "Tidak boleh mengejek ataupun meledek sesama manusia!"Lanjutnya.
"Ya, tapi kan Bu dia (Arnitha) Anj*ng Bu makanya saya ledek!"Ucap Kelly yang membuat Bu Echa semakin memanas. "Kelly, Miza Ibu hukum kalian bersihin toilet sama Koridor sekolah!"Perintah Bu Echa. "Yaelah Bu,Cuma ngeledek aja dihukum sampai segudang!"Protes Kelly
Kriiiiingg...
Kriiiiingg...
Kriiiingg...
"Yah, ibu gak jadi hukum kita dong Bu!"Ejek Kelly "Iya Ibu kan perintahnya gak boleh hukum murid pas lagi jam Istirahat!"Ucap Miza nyambung. "Bodo- amat pokoknya kerjain pas pulang sekolah!"Tegas Bu Echa
"Iyadeh Bu!"Males Miza. "Mampus Loh! Lagian sih ngeledikin gue kan loh!Itu balesanya!"Gumam Arnitha dengan tatapan tajam kepada Miza dan Kelly. "Nanti Arga sama teman-temanya yang akan mengawasi kalian!"Perintah Bu Echa yang membuat Arnitha menatap Bu Echa. "Ibu kok jadi Ayang Beb Nitha Si Bu!"Ucap Manja Arnitha. "Udah diam aja kamu!"Ucap Bu Echa dan segera Arnitha terdiam. "ibu pergi dulu!"Lanjutnya
Setelah Bu Echa dan Arnitha pergi Miza dan Kelly saling menatap males. "Kenapa harus Si muka Sendal jepit yang ngawasin!"Ucap males Miza yang meratapi rutukanya. "Kenapa harus Gagang yang ngawasin!"Ucap Kelly senasib dengan Miza.
"Kalo lo mau pas pulang sekolah kita cabut aja yuk!"Ajak Miza pada Kelly dan diangguki oleh Kelly pertanda setuju dengan ajakan Miza.
"Btw nanti malam Za,Lu ada urusan gak?"Tanya Kelly dengan topik lain. "Emg kenapa?"Tanya Miza balik. "Gue nanya Za,ngapa lu nanya balik!"Gerutu Kelly. "Ya, Nganga apa Nganga!"Ucap Miza. "Yaudah Lu ntar malem ada urusan gak?"Tanya Kelly dengan topik tadi. "Ada!"Jawab singkat Miza. "Kemana?"Tanya Kelly penasaran. "Gak tau!Soalnya Nyokap gw sama Bokap pergi jadi gw ama kakak-kakak gw ikut!"Jelas Miza dan diangguki oleh Kelly.
" Tapi jangan lupa hari Senin kata Bu Echa!Ingat gak?"Tanya Kelly memastikan Miza ingat. "Iya gw ingat!"Jawab Lesu Miza. "Emg apa?"Tanya Kelly memastikan kembali. "Ada camping kan!"Ucap Miza dan diangguki Kelly
Kriiingg....
Kriiingg....
Kriiingg....
Pak Arno yang mendengar bisikan Miza dan Kelly segera menegur Kelly dan Miza. "Kelly!, Miza!,DIAM!"Tegur Pak Arno. "Ye pak!"Jawab Santuy Miza pada Pak Arno
Kriiingg...
Kriiingg...
Kriiingg...
Bell pulang pun terdengar keseluruh telinga para murid yang sudah menanti-nantikan akhirnya tiba. Belajar-mengajar Usai dan pak Arno pergi dari kelas Miza dan Kelly.
"Ly!,ayo cabut!"Ajak Miza pada Kelly. "GC-GC!"Ucap Kelly
Miza dan Kelly pun pergi namun aksinya lagi-lagi dicegat oleh Cio, Bagas dan Petra yang sudah menuggu di gerbang belakang sekolah. "Mau kemana?"Tanya Bagas "Anj*r lah!"Pasrah Kelly
"1,2,3 Lariiii Kell!"Saat mendengar Aba-aba dari Miza kelly segera berlari dibelakang Miza namun nihil! Arga sudah ada tepat didepan mereka sehingga Miza tak sengaja menabrak Arga. "Au..."Rintih Miza dan kelly. Cio, Bagas dan Petra segera sampai dan melihat Arga yang sudah menangkap Kelly dan Miza. "Bagus Ga!"Puji Petra.
"Dah lah Ayo bersihin Koridor sama toilet!"Pasrah Kelly dan segera mengajak Miza untuk mengerjakan Hukumanya. Miza pun hanya mengikutinya dan menatap Arga dengan tatapan Psikopat berdarang dingin namun Arga tak takut ia malah menatap balik Miza dengan tatapan yang sama.
~♥~
"Akirnya selesai juga!"Ucap Kelly yang sudah capek bersih-bersih sepanjang hari hingga sore hari. Seketika Miza yang sudah melihat Matahari sudah mau tenggelam Ia langsung pergi meninggalkan Kelly yang terduduk lelah dibangku koridor.
"Za!Tunggu!"Kelly yang melihat Miza pergi meninggalkanya langsung menyusulnya namun nihil! Miza tak mendengarnya.
Sementara itu Arga yang sudah melihat Matahari yang sudah mau tenggelam ia langsung pergi tanpa berpamitan dkknya.
Petra,Cio dan Bagas melihat kepergian Arga yang sudah jauh mereka pun langsung menyusul pulang kerumah masing-masing.
Sementara itu Miza yang sudah sampai dirumah ia langsung melihat Papah, Mamah dan Kakaknya yang sudah siap namun beda dengannya yang masih belum bersiap-siap sama sekali Melana yang melihat Miza tampak berkeringat seperti orang yang dikejar-kejar Anjing ia langsung mengerutkan keningnya penasaran Apa saja yang dilakukan anaknya hingga
berkeringat.
"Miza kamu habis ngapain?Kok keringat banget?"Tanya Melana halus "Tadi habis dihukum!"Jujur Miza. "Karna?"Tanya Erlana "Ledekin teman yang cintanya ditolak!"Sontak Erlana,Melana dan Grecila langsung tertawa mungkin mereka pikir temanya adalah Kelly tapi nyatanya tidak. "Maksud kamu Kelly?"Tanya Melana "Ya, bukanlah mah!"Jawab datar Miza. "Yaudah Miza mau mandi dulu! Mamah,Papah sama kakak pergi duluan aja dari pada terlambat tapi jangan lupa alamatnya!"Jelas Miza diangguki oleh Melana.
Segera Melana menulis alamat rumah yang akan mereka tuju. "Mamah taronya dilemari Ya Za?!Biar gak hilang!"Ucap Melana dan diangguki oleh Miza.
Segera Melana, Asland dan kedua putrinya pergi kerumah sahabatnya Melana dan Asland karena mereka sudah membuat pertemuan dirumah Sahabatnya.
Halo Gays Saya Author ingin menyampaikan
Terimakasih Banyak Bagi yang Sudah Membacanya Sampai Akhir Semoga Cerita Ini Seru Dan Menarik Untuk Dibaca.
~♥~ TERIMAKASIH~♥~